URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Diduga rem blong, sebuah truk boks bermuatan tepung mengalami kecelakaan hingga menabrak sebuah kios di Jalan Suruh-Karanggede Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Kamis (30/5/2024) sekitar pukul 05.30 WIB, truk boks bermuatan tepung ini melaju dari arah Salatiga menuju ke Karanggede.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga rem Blong, Truck tabrak Kios di Bonomerto Suruh, Beruntung Tidak ada Korban

Diduga rem Blong, Truck tabrak Kios di Bonomerto Suruh, Beruntung Tidak ada Korban

Diduga rem Blong, Truck tabrak Kios di Bonomerto Suruh, Beruntung Tidak ada Korban

Foto Arief Rasika
Truk boks bermuatan tepung alami kecelakaan di Jalan Suruh-Karanggede Desa Bonomerto Kecamatan Suruh
featured-img

RASIKAFM.COM | SURUH – Diduga rem blong, sebuah truk boks bermuatan tepung mengalami kecelakaan hingga menabrak sebuah kios di Jalan Suruh-Karanggede Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Kamis (30/5/2024) sekitar pukul 05.30 WIB, truk boks bermuatan tepung ini melaju dari arah Salatiga menuju ke Karanggede.

Beruntung dalam musibah ini tidak ada korban jiwa, hanya saja badan truk menutupi sebagian jalan sehingga dilakukan buka tutup arus lalu lintas.

Kejadian itu pada Kamis (30/5/2024) sekitar pukul 05.30 WIB, truk boks bermuatan tepung ini melaju dari arah Salatiga menuju ke Karanggede.

Di lokasi kejadian kontur jalan sebagian besar turunan dan sopir tidak menguasai medan membuat rem tidak berfungsi kemudian sopir menyalip sebuah truk yang berada di depan.

Truk tersebut mengalami rusak pada bagian depan dan rusak pada bagian boks belakang truk.

Setelah menyalip truk, kemudian menabrak sebuah kios, tembok milik warga dan tiang listrik sehingga mengalami patah dan menutupi jalan.

Sopir truk, Muhammad Yusuf mengaku dirinya akan mengirim tepung dengan berat tujuh ton dari Cikarang menuju bali.

“Pertama tidak tahu medan juga. Tidak tahu kalau didepan ada turunan terus. Kita rem dari atas sudah panas, saat nyalip truk didepan posisi rem sudah panas.kalau saya tidak nyalip, kita bakalan kejedor,” kata Yusuf.

Yusuf mengaku sebenanya dirinya sudah merunkan gigi pereneling namun malah tambah kencang, saat ditikungan masih bisa dikendalikan. Hingga akhirnya menabrak warung dan tembok itu.

Pasca kejadian, aparat polsek Suruh Polres Semarang datang kelokasi dipimpin Kapolsek Suruh AKP Ririh Widyastuti.
Kedatangan polisi langsung mengamankan TKP dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang, mengingat lokasi laka adalah diruas jalan Propinsi, jalur alternatif ke Sragen dan Boyolali.

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting