KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dinas Pendidikan Pemkot Semarang Perluas Fasilitas Pembelajaran di SMPN 45

Dinas Pendidikan Pemkot Semarang Perluas Fasilitas Pembelajaran di SMPN 45

Dinas Pendidikan Pemkot Semarang Perluas Fasilitas Pembelajaran di SMPN 45

(Foto:/ist)
Dinas Pendidikan Kota Semarang meninjau lokasi pembangunan SMPN 45.

Semarang – Pemerintah Kota Semarang dengan tekad kuat berusaha memajukan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan pendidikan berkualitas. Dinas Pendidikan Kota Semarang konsisten memastikan fasilitas pendukung pembelajaran terlengkap, termasuk di SMPN 45 Semarang yang merupakan sekolah baru. Fokus pembangunan saat ini adalah perluasan ruang kelas dan fasilitas olahraga.

“Lokal baru yang akan dibangun tahun ini terdiri atas bangunan dua lantai yang terdiri atas 3 ruang kelas, 1 ruang serba guna, dan 1 ruang yang akan difungsikan sebagai tempat parkir sepeda motor,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto pada Rabu (30/8/2023).

“Adapun progres pembangunannya sampai saat ini sudah berdiri kerangka bangunan dua lantai. Sebagian lahan kosong di depan gedung sekolah dibangun lapangan, baik untuk upacara maupun olahraga. Saat ini pembangunan lapangan sudah sampai pada tahap pengecoran,” samvung Bambang.

Menurutnya, sekolah yang beralamat di Jalan Rejomulyo I Wates, Kecamatan Ngaliyan tersebut masih membutuhkan banyak ruangan dan fasilitas. Bahkan saat ini ruang TIK belum tersambung instalasi listrik dan jaringan internet. Untuk itu, pihaknya mengusulkan pembenahan laboratorium TIK berstandar ANBK dan praktik pembelajaran informatika di samping pembangunan kantin, penyempurnaan lapangan, pengadaan sound sistem kelas, hingga ruang penunjang lainnya seperti UKS dan perpustakaan.

“Progres penambahan sarana prasana dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan fisik SMPN 45, sehingga harapannya akan bisa menambah daya tampung sekolah tersebut. Pada awal tahun pelajaran 2022/2023 karena merupakan sekolah baru maka hanya mampu menampung 3 kelas. Alhamdulillah saat PPDB tahun 2023/2024 yang merupakan PPDB kedua SMPN 45 sudah mampu menampung 3 rombel (rombongan belajar) lagi,” terang Bambang.

Dengan demikian pada tahun pelajaran 2023/2024, SMPN 45 total mempunyai 6 rombel dengan 6 uang kelas dan jumlah siswa 191 orang. Sebagai pendukung untuk kegiatan publikasi, SMPN 45 sendiri saat ini sudah menggunakan website resmi pada portal https://smpn45.semarangkota.go.id/

“Keberadaan SMPN 45 diharapkan menjadi alternatif sekolah bagi siswa yang tinggal di wilayah Ngaliyan, Mijen dan sekitarnya,” pungkas Bambang optimistis.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]