URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kota Semarang berfokus pada penyediaan pendidikan berkualitas. Dinas Pendidikan Kota Semarang dengan tegas mengarahkan perhatiannya pada kelengkapan fasilitas pembelajaran di SMPN 45 Semarang, sebuah sekolah baru. Peningkatan utama saat ini difokuskan pada perluasan ruang kelas dan fasilitas olahraga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinas Pendidikan Pemkot Semarang Perluas Fasilitas Pembelajaran di SMPN 45

Dinas Pendidikan Pemkot Semarang Perluas Fasilitas Pembelajaran di SMPN 45

Dinas Pendidikan Pemkot Semarang Perluas Fasilitas Pembelajaran di SMPN 45

(Foto:/ist)
Dinas Pendidikan Kota Semarang meninjau lokasi pembangunan SMPN 45.
featured-img

Semarang – Pemerintah Kota Semarang dengan tekad kuat berusaha memajukan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan pendidikan berkualitas. Dinas Pendidikan Kota Semarang konsisten memastikan fasilitas pendukung pembelajaran terlengkap, termasuk di SMPN 45 Semarang yang merupakan sekolah baru. Fokus pembangunan saat ini adalah perluasan ruang kelas dan fasilitas olahraga.

“Lokal baru yang akan dibangun tahun ini terdiri atas bangunan dua lantai yang terdiri atas 3 ruang kelas, 1 ruang serba guna, dan 1 ruang yang akan difungsikan sebagai tempat parkir sepeda motor,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto pada Rabu (30/8/2023).

“Adapun progres pembangunannya sampai saat ini sudah berdiri kerangka bangunan dua lantai. Sebagian lahan kosong di depan gedung sekolah dibangun lapangan, baik untuk upacara maupun olahraga. Saat ini pembangunan lapangan sudah sampai pada tahap pengecoran,” samvung Bambang.

Menurutnya, sekolah yang beralamat di Jalan Rejomulyo I Wates, Kecamatan Ngaliyan tersebut masih membutuhkan banyak ruangan dan fasilitas. Bahkan saat ini ruang TIK belum tersambung instalasi listrik dan jaringan internet. Untuk itu, pihaknya mengusulkan pembenahan laboratorium TIK berstandar ANBK dan praktik pembelajaran informatika di samping pembangunan kantin, penyempurnaan lapangan, pengadaan sound sistem kelas, hingga ruang penunjang lainnya seperti UKS dan perpustakaan.

“Progres penambahan sarana prasana dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan fisik SMPN 45, sehingga harapannya akan bisa menambah daya tampung sekolah tersebut. Pada awal tahun pelajaran 2022/2023 karena merupakan sekolah baru maka hanya mampu menampung 3 kelas. Alhamdulillah saat PPDB tahun 2023/2024 yang merupakan PPDB kedua SMPN 45 sudah mampu menampung 3 rombel (rombongan belajar) lagi,” terang Bambang.

Dengan demikian pada tahun pelajaran 2023/2024, SMPN 45 total mempunyai 6 rombel dengan 6 uang kelas dan jumlah siswa 191 orang. Sebagai pendukung untuk kegiatan publikasi, SMPN 45 sendiri saat ini sudah menggunakan website resmi pada portal https://smpn45.semarangkota.go.id/

“Keberadaan SMPN 45 diharapkan menjadi alternatif sekolah bagi siswa yang tinggal di wilayah Ngaliyan, Mijen dan sekitarnya,” pungkas Bambang optimistis.

BACA JUGA :

Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota