KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Efisiensi Anggaran, Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Semarang Terancam Ditiadakan

Efisiensi Anggaran, Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Semarang Terancam Ditiadakan

Efisiensi Anggaran, Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Semarang Terancam Ditiadakan

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Wakil Bupati Basari saat mengikuti rangkaian jamasan pusaka di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang dalam rangka Hari Jadi ke-504 Kabupaten Semarang, Jumat (14/2/2025). Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran, Dana Bagi Hasil Pajak dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan yang semestinya diterima oleh Pemerintah Kabupaten Semarang mengalami penundaan sebesar Rp 38 miliar.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan inventarisasi kegiatan yang dapat ditangguhkan.

“Kami sedang menilai ulang kegiatan mana yang bisa ditunda, sembari menunggu arahan dari Kemendagri terkait kesesuaian program,” ujar Djarot saat dikonfirmasi, Senin (17/2/2025).

Dampak dari penundaan dana tersebut, kata Djarot, membuat rangkaian acara Hari Jadi ke-504 Kabupaten Semarang terancam tanpa adanya kirab budaya yang biasa digelar setiap tahun.

“Karena efisiensi tersebut, beberapa kegiatan terpaksa dikurangi. Namun, jika ada sponsor atau pihak ketiga yang mendukung, kirab budaya masih bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Meski demikian, kegiatan yang bersifat sakral, seperti ziarah makam Ki Ageng Pandanaran I di Kota Semarang dan Sunan Pendanaran II di Bayat, Kabupaten Klaten, napak tilas Kabupaten Semarang, serta jamasan pusaka, tetap akan dilaksanakan.

Djarot juga menambahkan bahwa pemerintah daerah sedang mencari solusi untuk menutupi kekurangan dana yang seharusnya ditanggung oleh pemerintah pusat.

“Kami akan melakukan efisiensi dan pemangkasan anggaran pada sektor-sektor yang memungkinkan tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Sebagai upaya efisiensi lebih lanjut, Pemkab Semarang juga berencana mengganti bohlam lampu dengan lampu LED untuk mengurangi biaya listrik bulanan. Selain itu, penggunaan AC juga akan diatur agar lebih efisien.

“Kami juga telah memerintahkan Diskominfo untuk memfasilitasi kebutuhan perangkat pendukung untuk rapat daring antar-OPD atau kecamatan menggunakan Zoom,” pungkas Djarot. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
[pekok2]