KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Fasilitas Antar-Jemput Sekolah di Kabupaten Semarang Terkendala Keterbatasan Armada

Fasilitas Antar-Jemput Sekolah di Kabupaten Semarang Terkendala Keterbatasan Armada

Fasilitas Antar-Jemput Sekolah di Kabupaten Semarang Terkendala Keterbatasan Armada

Ilustrasi Bus Sekolah

UNGARAN – Fasilitas antar-jemput yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang bagi murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Semarang belum sepenuhnya merata. Hal itu terkendala jumlah armada milik Dinas Perhubungan (Dishub) yang terbatas.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo, meski sejumlah SD sudah difasilitasi ternyata masih belum mencukupi. Sehingga beberapa SD harus menyediakan fasilitas antar-jemput yang berasal dari sumbangan orang tua murid dan kelurahan setempat.

“Misalnya sejumlah sekolah yang lokasinya jauh dan tidak ada transportasi umum yang melewati,” ujarnya di Ungaran baru-baru ini.

Untuk armada yang disediakan oleh Dishub, mencakup sejumlah sekolah antar kecamatan. Ia tidak menyebutkan secara rinci sejumlah sekolah yang mendapatkan fasilitas itu. Hanya saja rute yang dilalui oleh mobil antar-jemput tersebut yakni wilayah Ungaran Barat, Ungaran Timur, Bergas, Pringapus hingga Ambarawa.

“Jadi meliputi sejumlah lokasi, tidak masing-masing sekolah karena ketersediaan armada dari Dishub juga terbatas,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Tri Martono menerangkan bahwa pihaknya menyediakan sebanyak tiga armada.

“Kami sediakan dua Toyota dan satu Isuzu, sampai saat ini masih berjalan,” ungkapnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]