URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi Kelompok Tatah Sungging, perajin lukis kulit kambing di Desa Sonorejo, Sukoharjo. Dalam kunjungannya, Ganjar menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi para perajin dengan membuka kembali pasar ekspor yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Dengan potensi kerajinan kulit kambing yang telah dipamerkan hingga ke Dubai dan berhasil menembus pasar ekspor ke Malaysia, Turki, dan Iran sebelum pandemi, Ganjar berupaya meningkatkan penjualan kembali ke pasar internasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Siap Membuka Kembali Pasar Ekspor untuk Perajin Lukis Kulit Kambing

Ganjar Siap Membuka Kembali Pasar Ekspor untuk Perajin Lukis Kulit Kambing

Ganjar Siap Membuka Kembali Pasar Ekspor untuk Perajin Lukis Kulit Kambing

featured-img

Sukoharjo – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi perajin lukis kulit kambing Kelompok Tatah Sungging di Desa Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (11/7/2023).

Ganjar mengatakan, siap untuk memfasilitasi para perajin dengan membuka kembali pasar ekspor yang sempat mati, lantaran pandemi Covid-19.

“Banyak sekali warga kita memiliki keahlian ya. Jadi ini bagian dari ekonomi kreatif, memanfaatkan limbah, dan limbahnya ini lebih banyak dari kulit kambing ya. Kulit kambing terus kemudian mereka punya keahlian bisa dibikin wayang, lukisan, kaligrafi,” kata Ganjar.

Ditambahkan, hasil kerajinan kelompok Tatah Sungging tersebut pernah dipamerkan hingga ke Dubai. Bahkan, di pameran itu kerajinan lukis kulit kambing menjadi produk yang paling laku. Sebelum pandemi Covid-19, hasil kerajinan Kelompok Tatah Sungging Sukoharjo juga pernah menembus pasar ekspor ke Malaysia, Turki, dan Iran.

“Hanya memang karena terjadi pandemi, mereka tidak bisa menjual sehebat sebelumnya. Sempat ekspor ke Malaysia, Turki, Iran, tapi sekarang belum ada order lagi. Artinya, ada potensi yang kita bisa bantu untuk meningkatkan kembali,” jelasnya.

Melihat potensi yang dimiliki itu, Ganjar mencoba mendorong agar pasar ekspor di beberapa negara itu kembali dibuka. Ia juga siap memfasilitasi, dengan menjalin komunikasi ke negara-negara tersebut, dan menyiapkan sumber daya.

“Nanti coba kami dampingi dan coba komunikasi dengan Malaysia, Turki, dan Iran, untuk kami buka kembali. Kami bisa ngomong dengan duta besarnya. Nanti kami menyiapkan ada berapa perajin, kesulitannya apa, terus kami latih,” papar gubernur.

Dorongan untuk kembali merambah pasar luar negeri itu tentu bukan tanpa alasan. Ganjar melihat, dari sisi kualitas produktivitas, para perajin sudah dapat menghasilkan produk sesuai klasifikasi pasar.

“Tadi membuat wayang saja ada dua. Ini yang kualitas bagus, ini yang grade di bawahnya. Jadi sebenarnya mereka sudah bisa membuat klasifikasi itu. Mereka juga sudah belajar untuk menjual di marketplace,” jelasnya.
Bekal itu, menurut Ganjar, menjadi sebuah kemajuan yang dapat meyakinkan pasar. Pertama dari sisi kualitas, kedua dari sisi produktivitas.

“Ketika nanti kita buka kembali pasar itu, teman-teman ini menyiapkan dengan baik. Mulai dari supply chance-nya, bahan bakunya, siapa yang mengerjakan, siapa yang finishing, siapa yang mesti berdagang, sampai pada nagihnya,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyerahkan bantuan modal usaha kepada anggota Kelompok Tatah Sungging. Penerima bantuan tersebut adalah Nuryadi, seorang disabilitas perajin lukis kukut kambing.

Ketua Kelompok Tatah Sungging, Mulyono, mengatakan kelompok perajin lukis kulit kambing ini sudah berdiri sejak 2001, dan saat ini beranggotakan 30 orang. Ia kembali menegaskan, pandemi lalu telah menutup keran ekspor produk hasil perajin, di mana permintaan menurun dari sebelum pandemi.

“Kemarin bulan Juni ada yang mau order tapi permasalahan kita pada figura yang minta pakai tatah. Jadi kita agak kesulitan karena yang menatah sudah terbatas sekarang. Jadi kita permasalahan di situ. Harapannya, nanti bisa difasilitasi oleh pemerintah untuk pelatihan atau untuk pemasaran yang perlu ditambah lagi,” ujarnya.

BACA JUGA :

Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Mei 2026, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,05 yang berada di zona optimistis. Hasil Survei Konsumen menunjukkan masyarakat menilai kondisi pendapatan, peluang kerja, dan daya beli masih baik, sekaligus memiliki harapan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan penghasilan, dan perkembangan usaha dalam enam bulan mendatang sehingga menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pelaku UMKM di Kota Salatiga memanfaatkan program Kementerian Perdagangan untuk memperluas pasar hingga ekspor saat berdiskusi dengan puluhan pelaku usaha kuliner, fesyen, dan kerajinan di Argotelo Salatiga, Kamis (18/6/2026), melalui pelatihan, business matching, hingga akses jaringan perdagangan internasional.
Kunjungi Argotelo Salatiga, Mendag Busan ajak UMKM Tembus Ekspor
Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak 500 kilogram beras dari Bulog habis terjual dalam 20 menit, sementara panitia membatasi pembelian setiap item agar distribusi merata dan membantu menekan kenaikan harga pangan.
Ratusan Warga Salatiga Serbu Operasi Pasar di Kawasan Kridanggo
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia