RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Genangan Masih Tinggi di Kaligawe, Ganjar Minta Petugas Segera Penyedotan

Genangan Masih Tinggi di Kaligawe, Ganjar Minta Petugas Segera Penyedotan

Genangan Masih Tinggi di Kaligawe, Ganjar Minta Petugas Segera Penyedotan

SEMARANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang beberapa hari terakhir, mengakibatkan sejumlah wilayah banjir. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sejak malam pergantian tahun baru menerima laporan terus memantau perkembangan.

Seperti pada Senin (3/1), saat bersepeda pagi Ganjar memantau kondisi di Jalan Kaligawe, Kecamatan Genuk. Tampak banjir masih tinggi menyebabkan kendaraan yang melintas harus antri dan ekstra hati-hati.

Ganjar tampak langsung mengambil handphone-nya dan mengambil sejumlah gambar kondisi banjir dari sisi exit tol kaligawe. Ganjar kemudian mendekat ke arah rumah pompa. Sayang Ganjar tak menemukan petugas di rumah pompa tersebut.

Ganjar melanjutkan gowesnya ke arah Banjir Kanal Timur tepatnya di Kelurahan Sawah Besar. Kondisinya masih sama seperti saat Ganjar mendatanginya di malam tahun baru. Ada hal lain yang jadi sorotan Ganjar, yakni tumpukan sampah.

“Ini rutin dibersihkan ya pak? Kalau bisa segera diangkut supaya nggak numpuk,” kata Ganjar kepada petugas jaga rumah pompa.

Beberapa kali Ganjar mengambil gambar lalu jemarinya sibuk menuliskan pesan kepada seseorang. Ganjar mengatakan pengecekan ini dilakukan karena banyak komplain masyarakat yang diterimanya.

Dirinya berharap pemangku kepentingan terkait tetap siaga dan berjaga dalam cuaca seperti saat ini. Apalagi ketika sedang tidak hujan, mestinya genangan banjir bisa segera disedot.

“Nah ini mumpung terang maksud saya di bawah flyover (kaligawe) itu masih ada genangan. Justru pada saat terang terus kemudian ada genangan, cepat-cepat disedot itu pelayanan publik,” kata Ganjar.

“Sehingga layanan publiknya itu harapannya masyarakat yang lewat itu udah bisa menikmati jalan yang kering, bukan ditinggal,” imbuhnya.

Ganjar mengaku telah meminta jajarannya untuk berkoordinasi. Selain itu, Ganjar juga berkomunikasi dengan Sekda Kota Semarang untuk menindaklanjuti.

Apalagi, pompa yang rusak di rumah pompa pasar waru masih belum berfungsi. Ganjar menerima laporan jika kerusakan akibat pompa kemasukan kawat. Maka Ganjar meminta pada petugas untuk rutin membersihkan sampah yang masuk ke aliran pompa.

“Tadi saya udah kontak dari provinsi untuk komunikasi dengan balai besar termasuk dengan pemkot, tapi barusan pak sekda kota sudah merespon termasuk membersihkan tempat-tempat yang dipakai untuk aliran sungai ini. Karena beberapa hari lalu waktu tahun baru saya nengok ke sini itu kan pompanya kemasukan kawat, artinya proses pembersihannya di situ masih ada yang lolos dan termyata merusak sehingga satu harus diperbaiki,” tutur Ganjar.

Ganjar berhatap, petugas terus berjaga di wilayah-wilayah rawan banjir. “Ini agar petugas yang ada di wilayah-wilayah paling rawan ini untuk standby terus menerus selama info bmkg masih seperti ini, kalau bisa ya sampai malam,” tandasnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran