URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BPBD Kabupaten Semarang menetapkan status Siaga Darurat Hidrometeorologi Basah sejak 12 September 2025 akibat hujan dini yang memicu potensi banjir dan longsor di wilayah rawan seperti Banyubiru, Jambu, dan Bandungan. Upaya mitigasi dilakukan dengan pembentukan Desa Tangguh Bencana serta perbaikan infrastruktur oleh DPU agar akses tetap aman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hadapi Musim Penghujan, BPBD Kabupaten Semarang Mulai Mitigasi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Hadapi Musim Penghujan, BPBD Kabupaten Semarang Mulai Mitigasi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Hadapi Musim Penghujan, BPBD Kabupaten Semarang Mulai Mitigasi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Kondisi terkini ruas jalan Arjuna, Desa Kalongan, Ungaran Timur, yang merupakan jalur alternatif penghubung Kabupaten Semarang-Demak yang longsor, Jumat (12/9/2025). Foto: win
Kondisi terkini ruas jalan Arjuna, Desa Kalongan, Ungaran Timur, yang merupakan jalur alternatif penghubung Kabupaten Semarang-Demak yang longsor, Jumat (12/9/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Hujan yang mulai turun sejak awal September 2025 memicu potensi bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak hidrometeorologi basah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, mengatakan pola musim bergeser cukup cepat. Padahal, wilayah tersebut sebelumnya masih berstatus Siaga Darurat Kekeringan pada Juli–September 2025.

“September ini hujan sudah turun, padahal seharusnya puncaknya baru Oktober. Kami sudah siapkan SK Siaga Darurat Hidrometeorologi Basah untuk antisipasi banjir dan longsor,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

Sejumlah kecamatan dinilai rawan bencana, meliputi Banyubiru, Sumowono, Jambu, Bandungan, Ungaran Timur, Getasan, dan Tengaran. Peta bahaya menunjukkan risiko longsor tinggi di lereng Gunung Ungaran, Jambu, Banyubiru, Bergas, dan Bandungan.

“Kalau potensi banjir berada di kawasan sekitar Danau Rawa Pening, khususnya Desa Sraten dan Desa Tuntang di Kecamatan Tuntang, serta Desa Kebondowo di Banyubiru,” lanjutnya.

BPBD juga memperluas pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana). Dari 28 desa pada tahun sebelumnya, kini meningkat menjadi 74 desa.

“Awalnya kami hanya bisa membina tiga desa per tahun. Tahun lalu naik jadi enam, lalu karena ada KKN tematik dari mahasiswa UNNES bisa terbentuk 66 destana baru,” kata dia.

Meski jumlah destana meningkat, BPBD mengakui rata-rata desa masih perlu pendampingan. “Nilai ketangguhan masih 30–50, belum ideal. Namun ada desa yang sudah bagus, seperti Desa Candirejo,” tambahnya.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang juga memperkuat infrastruktur. Kepala DPU, Valeanto Soekendro, menyebut tim reaksi cepat telah melakukan perbaikan jembatan Sungai Kaligung di Sidomulyo, Ungaran Timur, serta pemulihan talud dan tanggul yang longsor akibat aliran deras dari lereng Gunung Merbabu.

“Fokus kami menjaga agar jalur transportasi dan akses evakuasi tetap aman,” ungkapnya. (win)

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi...
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, kembali beroperasi pada 22 Juni 2026 setelah tiga bulan berhenti akibat kendala sertifikasi dan perizinan. Kepastian ini mendapat perhatian langsung dari Ahmad Luthfi...
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan seluruh layanan perizinan kapal bagi nelayan kecil di wilayah pesisir Jawa Tengah diberikan secara gratis saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026...
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Pemerintah Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, meluncurkan inovasi digital SINERGI pada 21 Juni 2026 untuk meningkatkan transparansi, monitoring, dan evaluasi kinerja pemerintahan....
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000...
Muat Lebih

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar