RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penegasan itu disampaikan oleh ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit saat sarasehan awal tahun 2026 di Setda Salatiga, Senin (5/1/2025).
Menurut Dance, salah satu cara dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah dengan masuknya investasi ke Salatiga. Untuk itu perizinan dan birokrasi bagi investor ke depan agar dipermudah.
“Perizinan dipermudah dan tarik investor masuk ke Salatiga. Saat ini dengan efisiensi amggaran, APBD Salatiga hanya sebesar Rp 890 miliar saja. Kita harus pandai menggali PAD,” tandas Dance.
Masalah sampah, Dance berharap bisa diselesaikan di hulu mulai pemilahan di rumah tangga, jangan sampai penanganan sampah di hilir.
Biayanya akan mahal dan tinggi. Dikatakannya, sampah di Salatiga mencapai 100 ton per hari terdiri 80 persen sampah rumah tangga.
“Mumpung ada Lurah dan Camat, tolong sosialisasi dengan baik Perda Persampahan. Perda ini bukan mengarang tapi salah satu strategi penanganan sampah,” tegas Dance.
Menyinggung soal UMKM di Salatiga, ia menyebut jumlahnya kurang lebih sudah mencapai 28.000 usaha. Ditegaskannya, DPRD mendukung penuh Pemkot Salatiga dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kapten kapal yang hebat bukan saat bersandar di pelabuhan, tetapi ketika melewati badai di lautan,” katanya.
Sementara Walikota Salatiga, Robby Hernawan mengungkapkan Salatiga saat ini memiliki potensi untuk menangkap peluang salah satunya adalah sektor transit pariwisata dengan hotel dan kuliner.
Potensi wisata saat ini ada di Kopeng dan Rawa Pening sehingga Kota Salatiga beruntung dan bisa menangkap peluang ini meraih pendapatan.