URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka kembali bertemu dalam sebuah kesempatan. Kali ini mereka didapuk untuk berbicara dalam kegiatan Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Tengah ke-15 di The Sunan Hotel Solo, Senin (8/8).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendi – Gibran Sepakat Beri Ruang Berkreasi Anak Muda

Hendi – Gibran Sepakat Beri Ruang Berkreasi Anak Muda

Hendi – Gibran Sepakat Beri Ruang Berkreasi Anak Muda

featured-img

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka kembali bertemu dalam sebuah kesempatan. Kali ini mereka didapuk untuk berbicara dalam kegiatan Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Tengah ke-15 di The Sunan Hotel Solo, Senin (8/8).

Selain mereka berdua, hadir pula Sunanto yang merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dan Ryano Panjaitan selaku Ketua Umum DPP KNPI.

Dengan mengangkat tema ‘Pemuda Bersatu, Indonesia Maju’, baik Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, dan Gibran sepakat bahwa anak muda saat ini harus lebih diberi ruang untuk berkreasi, agar mampu menjadi motor penggerak kemajuan Indonesia.

Meski dengan perspektif yang berbeda, keduanya kompak meyakini bahwa pemerintah harus memiliki komitmen yang tinggi dalam mendorong pengembangan potensi anak muda melalui berbagai cara.

Hendi misalnya dengan konsep pembangunan ‘Bergerak Bersama’ yang diusungnya di Kota Semarang, menyebutkan bahwa anak muda diberi ruang keterlibatan yang luas dalam berbagai program pembangunan.

Salah satunya dalam mengatasi persoalan sosial, dimana berbagai komunitas anak muda di Kota Semarang bersinergi dengan pemerintah.

“Misalnya terkait kemiskinan, kawan – kawan terlibat dalam berbagai kegiatan charity, bhakti sosial, atau program stimulan lainnya yang dapat menyentuh hal tersebut,” tutur Hendi.

Tak hanya itu, di sela-sela kegiatan, Hendi juga menambahkan bahwa di Kota Semarang juga diinisiasi berbagai program yang dapat mendorong pengembangan potensi anak muda.

“Ada Kredit Wibawa yang itu adalah kredit usaha dengan bunga murah, lalu Semarang Digital Kreatif untuk memfasilitasi start up di Kota Semarang, juga ada Komite Ekonomi Kreatif Semarang yang menggerakkan anak – anak muda untuk eksis di industri kreatif,” imbuh Wali Kota Semarang tersebut.

Senada, Gibran pun menyebutkan penting untuk anak muda saat ini diberi kesempatan untuk memimpin sejumlah project, agar kemudian hasilnya dapat lebih segar.

“Kemarin kita baru saja selesai menyelenggarakan Para Games, ini tidak pakai konsultan, murni anak muda. Jadi saya kira kalau anak – anak muda diberi kesempatan untuk nge-lead sebuah project, saya rasa ini sesuatu yang out of the box, yang baru, yang fresh, dan adaptif di era disrupsi,” terang Gibran.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved