URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi serius untuk membuat legacy menjadikan wilayah yang dipimpinnya sebagai kota tujuan wisata utama di Indonesia dan terus menggali seluruh potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata di wilayah ibu kota provinsi Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendi Inisiasi Urban Downhil dan Pasar Apung Untuk Tingkatkan Ekonomi Semarang

Hendi Inisiasi Urban Downhil dan Pasar Apung Untuk Tingkatkan Ekonomi Semarang

Hendi Inisiasi Urban Downhil dan Pasar Apung Untuk Tingkatkan Ekonomi Semarang

featured-img

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi serius untuk membuat legacy menjadikan wilayah yang dipimpinnya sebagai kota tujuan wisata utama di Indonesia. Dirinya pun terus menggali seluruh potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata di wilayah ibu kota provinsi Jawa Tengah.

Hal itu seperti terlihat saat Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu membuka dua kegiatan sekaligus di hari yang sama, yaitu Pasar Apung di Banjir Kanal Barat, dan Kompetisi Urban Downhill di Kelurahan Bendungan, Minggu (14/8).

Hendi sendiri menekankan bahwa penyelenggaraan berbagai kegiatan sejatinya merupakan salah satu upaya penting untuk mendorong daya tarik kunjungan.

“Pariwisata itu kan kuncinya 6A, dan salah satu A itu adalah Attraction atau atraksi. Maka penyelenggaraan kegiatan ini bagian dari membangun atraksi atau daya tarik di Kota Semarang,” terang Hendi.

“Kita tentu mengharapkan teman – teman swasta yang kreatif bisa aktif, tapi Pemerintahnya juga harus aktif juga, jangan tunggu-tungguan,” tekannya.

Wali Kota Semarang itu pun mengapresiasi jajarannya yang telah aktif dan memiliki semangat yang sama dengannya. Adapun dengan membangun sektor pariwisata yang unggul, Hendi meyakini aktivitas ekonomi di Kota Semarang bisa lebih merata.

“Kita lihat di Bendungan dan Banjir Kanal Barat ini, UMKM yang ada di dalam area kegiatan maupun di sekitar mendapatkan rezeki. Maka kalau pariwisatanya semakin hidup, Insya Allah ekonominya juga semakin merata,” yakin Hendi.

Sementara itu, terkhusus kegiatan Pasar Apung di Banjir Kanal Barat, Hendi menjelaskan ada tiga hal penting yang ingin ditekannya dari kegiatan tersebut. Selain sebagai magnet pariwisata seperti yang telah ditekankannya, menurut ada dua hal penting lain yang ingin disampaikannya.

Pertama sebagai identitas sejarah kota yang mana pada abad ke-15, Kota Semarang sudah termasuk Kota Bahari maka penting menurutnya harus bisa merawat dan menjaga agar bisa terus mempertahankan identitas tersebut. “Kita teguhkan lagi mengangkat Kota Semarang sebagai Kota Bahari, sebagai potensi ekonomi di seluruh Indonesia,” ujar Hendi.

Selain itu. Hendi juga menyebut jika kegiatan Pasar Apung juga didorong sebagai daya dukung ekologi di Kota Semarang. “Kegiatan Pasar Apung ini sejalan dengan lingkungan yakni sungai, harapannya tumbuh rasa memiliki dan mendorong warga untuk merawat sungai,” harap Wali Kota Semarang tersebut.

Adapun terkait Pasar Apung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan sungai Banjir Kanal Barat. “Terdapat 30 perahu yang dibawa oleh nelayan dan dimanfaatkan oleh UMKM. Total terdapat 59 perahu yang disiapkan dan 1 kapal speed boat,” pungkas Wing.

Senada, Camat Gajahmungkur, Ade Bhakti Ariawan juga menuturkan bahwa kegiatan Urban Downhill di Kelurahan Bendungan juga diinisiasi untuk dapat meningkatkan perekonomian wilayah. “Banyak pelaku UMKM yang terlibat, fokusnya bukan pada kegiatannya saja, tetapi juga dampak adanya kegiatan tersebut, seperti peningkatan ekonomi wilayah,” ujar Ade.

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?
Ribuan masyarakat memadati kawasan PRPP Semarang pada pembukaan Jateng Fair 2026, Jumat (26/6), yang diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mengusung tema Action for Transformation, ajang yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menghadirkan pameran pembangunan, inovasi, UMKM, investasi, seni budaya, serta hiburan dengan akses masuk gratis sebagai upaya mendorong transformasi ekonomi dan promosi potensi daerah.
Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target