KABAR RASIKA

Hendi Inisiasi Urban Downhil dan Pasar Apung Untuk Tingkatkan Ekonomi Semarang

Hendi Inisiasi Urban Downhil dan Pasar Apung Untuk Tingkatkan Ekonomi Semarang

Hendi Inisiasi Urban Downhil dan Pasar Apung Untuk Tingkatkan Ekonomi Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi serius untuk membuat legacy menjadikan wilayah yang dipimpinnya sebagai kota tujuan wisata utama di Indonesia. Dirinya pun terus menggali seluruh potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata di wilayah ibu kota provinsi Jawa Tengah.

Hal itu seperti terlihat saat Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu membuka dua kegiatan sekaligus di hari yang sama, yaitu Pasar Apung di Banjir Kanal Barat, dan Kompetisi Urban Downhill di Kelurahan Bendungan, Minggu (14/8).

Hendi sendiri menekankan bahwa penyelenggaraan berbagai kegiatan sejatinya merupakan salah satu upaya penting untuk mendorong daya tarik kunjungan.

“Pariwisata itu kan kuncinya 6A, dan salah satu A itu adalah Attraction atau atraksi. Maka penyelenggaraan kegiatan ini bagian dari membangun atraksi atau daya tarik di Kota Semarang,” terang Hendi.

“Kita tentu mengharapkan teman – teman swasta yang kreatif bisa aktif, tapi Pemerintahnya juga harus aktif juga, jangan tunggu-tungguan,” tekannya.

Wali Kota Semarang itu pun mengapresiasi jajarannya yang telah aktif dan memiliki semangat yang sama dengannya. Adapun dengan membangun sektor pariwisata yang unggul, Hendi meyakini aktivitas ekonomi di Kota Semarang bisa lebih merata.

“Kita lihat di Bendungan dan Banjir Kanal Barat ini, UMKM yang ada di dalam area kegiatan maupun di sekitar mendapatkan rezeki. Maka kalau pariwisatanya semakin hidup, Insya Allah ekonominya juga semakin merata,” yakin Hendi.

Sementara itu, terkhusus kegiatan Pasar Apung di Banjir Kanal Barat, Hendi menjelaskan ada tiga hal penting yang ingin ditekannya dari kegiatan tersebut. Selain sebagai magnet pariwisata seperti yang telah ditekankannya, menurut ada dua hal penting lain yang ingin disampaikannya.

Pertama sebagai identitas sejarah kota yang mana pada abad ke-15, Kota Semarang sudah termasuk Kota Bahari maka penting menurutnya harus bisa merawat dan menjaga agar bisa terus mempertahankan identitas tersebut. “Kita teguhkan lagi mengangkat Kota Semarang sebagai Kota Bahari, sebagai potensi ekonomi di seluruh Indonesia,” ujar Hendi.

Selain itu. Hendi juga menyebut jika kegiatan Pasar Apung juga didorong sebagai daya dukung ekologi di Kota Semarang. “Kegiatan Pasar Apung ini sejalan dengan lingkungan yakni sungai, harapannya tumbuh rasa memiliki dan mendorong warga untuk merawat sungai,” harap Wali Kota Semarang tersebut.

Adapun terkait Pasar Apung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan sungai Banjir Kanal Barat. “Terdapat 30 perahu yang dibawa oleh nelayan dan dimanfaatkan oleh UMKM. Total terdapat 59 perahu yang disiapkan dan 1 kapal speed boat,” pungkas Wing.

Senada, Camat Gajahmungkur, Ade Bhakti Ariawan juga menuturkan bahwa kegiatan Urban Downhill di Kelurahan Bendungan juga diinisiasi untuk dapat meningkatkan perekonomian wilayah. “Banyak pelaku UMKM yang terlibat, fokusnya bukan pada kegiatannya saja, tetapi juga dampak adanya kegiatan tersebut, seperti peningkatan ekonomi wilayah,” ujar Ade.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px