URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polda Jateng menyiapkan ratusan personil Brimob untuk pengamanan jelang laga Persis Solo melawan PSIS di Stadion Manahan pada Sabtu (3/9/200) pukul 16.00 WIB mendatang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hindari Bentrok Antar Suporter pada Laga PSIS melawan Persis Solo, Ratusan Personil Polda Jateng Disiagakan

Hindari Bentrok Antar Suporter pada Laga PSIS melawan Persis Solo, Ratusan Personil Polda Jateng Disiagakan

Hindari Bentrok Antar Suporter pada Laga PSIS melawan Persis Solo, Ratusan Personil Polda Jateng Disiagakan

featured-img

SEMARANG – Polda Jateng menyiapkan ratusan personil Brimob untuk pengamanan jelang laga Persis Solo melawan PSIS di Stadion Manahan pada Sabtu (3/9/200) pukul 16.00 WIB mendatang. Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, hal ini agar kedua suporter tidak saling berbenturan atau bentrok yang bisa mengakibatkan kerugian di beberapa pihak.

Saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi Polresta Surakarta untuk menyiagakan personil gabungan TNI-Polri didukung dengan back up dari Brimob Polda Jateng. Polres jajaran Soloraya juga sudah siap memberikan back up pengamanan agar kedatangan dan kepulangan suporter berjalan lancar.

“Polres Sukoharjo, Boyolali dan Karanganyar juga menyiagakan personil untuk mengawal suporter yang datang melalui jalur non tol,” ujar Iqbal Kamis (1/9/2022).

Iqbal menyebut bahwa Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi secara pribadi mengharapkan para suporter mentaati semua aturan yang berlaku dan bersikap kooperatif untuk mendukung pertandingan agar berjalan aman. Untuk itu dirinya meminta agar suporter bisa saling menahan diri dan tidak ricuh saat laga berlangsung maupun selesai.

“Kapolda Jateng juag menghimbau para suporter untuk menjaga ketertiban baik itu di jalan raya, pada saat laga maupun di perjalanan. Mari kita jaga keamanan serta ketertiban bersama agar situasi tetap sejuk dan kondusif,” terangnya.

Disisi lain, Polresta Surakarta juga telah menggelar rapat bersama perwakilan manajemen dan panpel pertandingan bertempat di kantor Polresta setempat. Wakapolresta Surakarta AKBP Gatot Yulianto mengklaim setidaknya ada 900 personel gabungan TNI Polri didukung backup Brimob Polda Jateng yang siap mengamankan pertandingan tersebut.

“Suporter PSIS bisa datang menyaksikan di Stadion Manahan, tetapi sesuai dengan kuota yang telah disepakati dengan Panpel Pertandingan,” bebernya.

“Pengamanan ketat masuk ke stadion tetap kami berlakukan kepada suporter tuan rumah maupun tim tamu,” tutur Gatot.

Gatot menjelaskan, suporter tim tamu akan dimasukkan melalui Gate 1 dengan penempatan parkir di pintu masuk Plaza Manahan, ke kiri diarahkan untuk parkir kendaraan. “Jika terjadi penumpukan, kami sudah siapkan antisipasi untuk membuka gerbang pintu masuk di pintu barat. Penempatan parkir suporter PSIS kami pisahkan dengan suporter Persis Solo,” pungkasnya.

Ia menerengkan pola pengamanan lainnya yakni Polresta Surakarta akan melakukan pengawalan kedatangan dan kepulangan suporter PSIS Semarang yang masuk maupun meninggalkan Kota Solo.

“Jika datang via tol, kami sudah kawal sejak pintu keluar tol daerah Banyuanyar. Kalau melewati jalan raya, petugas dari Polres Boyolali, Polres Karanganyar, dan Polres Sukoharjo akan mengawal secara estafet. Suporter tim tamu akan kami kawal di daerah Kleco,” katanya.

Dirinya juga meminta para suporter untuk tertib dan menjunjung tinggi sportivitas sehingga pertandingan dapat berjalan lancar. Oleh karena itu, pihaknya juga akan berupaya memberikan pelayanan terbaik pada saat mengamankan pertandingan.

Kepolisian juga telah siap menindak tegas setiap aksi anarkis yang mengganggu ketentraman masyarakat dan jalannya pertandingan.

Sementara itu, ketua Panpel Pertandingan, Ginda Ferachtriawan mengatakan, pihaknya memberikan kuota kepada suporter tim tamu yakni Panser Biru dan Snex sebanyak 1.800 lembar tiket.

“Panpel menyediakan sekitar 1.800 tiket untuk suporter PSIS Semarang di Stadion Manahan. Suporter PSIS akan ditempatkan di tribun barat sayap utara. Total saat Persis Solo lawan PSIS, Panpel menyediakan 17.000 lembar tiket,” terang Ginda.

“Dilarang membawa flare, smkoe bomb, kembang api, korek api, flash, sajam, ataupun barang lainnya yang dilarang, termasuk air mineral dalam kemasan botol juga dilarang. Petugas kami nantinya akan perketat pemeriksaan untuk penonton di setiap pintu masuk,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved