URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Arus balik kendaraan dari arah Solo menuju Semarang di Kota Salatiga mengalami peningkatan drastis sejak Jumat (12.4.2024), menyebabkan kemacetan yang signifikan di berbagai jalur perlintasan. Perjalanan yang biasanya memakan waktu sekitar 45 menit dari Solo ke Salatiga melalui tol kini bisa memakan waktu lebih dari 3-4 jam, begitu juga dengan jalur non-tol yang biasanya memakan waktu sekitar 1,4 jam bisa mencapai 4-5 jam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hindari Kemacetan Selama Arus Balik, Pemudik Manfaatkan Jalur Alternatif di Salatiga

Hindari Kemacetan Selama Arus Balik, Pemudik Manfaatkan Jalur Alternatif di Salatiga

Hindari Kemacetan Selama Arus Balik, Pemudik Manfaatkan Jalur Alternatif di Salatiga

Sejumlah pemudik memanfaatkan jalur alternatif di Salatiga
Sejumlah pemudik memanfaatkan jalur alternatif di Salatiga
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Terhitung sejak Jumat (12.4.2024) arus balik kendaraan dari arah Solo menuju Semarang yang melintas di Kota Salatiga meningkat drastis.

Perjalanan dari Solo menuju Salatiga yang biasanya ditempuh sekitar 45 menit lewat jalur tol bisa lebih dari 3-4 jam.

Begitu juga arus balik yang melewati jalan non-tol melewati Salatiga yang biasanya sekitar 1,4 jam bisa lebih dari 4-5 jam.

Berdasarkan pantauan rasikafm.com di lapangan pada Minggu petang, hampir semua jalur perlintasan di wilayah Kota Salatiga yang menjadi rute arus balik Lebaran terlihat padat.

Terjadi kepadatan arus pula di Jalan Lingkar Selatan Salatiga (JLS) ke arah Semarang.

Sementara itu sejumlah warga memanfaatkan jalur alternatif agar terhindar dari kepadatan dan kemacetan arus kendaraan di beberapa ruas jalan di Kota Salatiga.

Sebagai contoh untuk menghindari kemacetan dari arah Karanggede Boyolali menuju Salatiga melewati Jalur Kecamatan Suruh, dan Tingkir Salatiga.

Pengguna jalan lokal memilih lewat wilayah Kecamatan Suruh, Desa Ujung-ujung Kecamatan Pabelan, dan berakhir di Jalan Nanggulan Salatiga.

”Kalau menuju Salatiga lewat Jalan Raya Suruh – Tingkir sudah pasti terjadi kepadatan arus lalu lintas, Saya pilih jalur alternatif,” ungkap Purwo (49) warga Kota Salatiga.

Begitu itu juga warga Kota Semarang yang hendak pulang dari arah Salatiga memilih tidak melewati Ungaran baik lewat tol maupun non-tol.

Beberapa jalur alternatif yang bisa ditempuh adalah menggunakan Jalan Provinsi via Salatiga-Kecamatan Bringin-Kedungjati-Gubuk/Karangawen, setelah itu menuju ke Kota Semarang.

”Memang agak jauh, tetapi relatif tidak terjadi kemacetan,” ungkap Puji (35) warga Pedurungan Semarang.

Sebelumnya, Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menjelaskan, untuk mengatasi kemacetan di beberapa ruas jalan.

Seperti di Jalan Raya Tingkir yang berhubungan dengan Exit Tol Tingkir, pihkanya menerapkan satu arah.

Hal tersebut berdampak pada masyarakat lokal yang kesulitan menuju tempat tinggalnya karena harus memutar

”Semoga warga Kota Salatiga yang paham dengan jalur alternatif bisa memilih jalan tersebut untuk pulang atau hendak bepergian” ujar Kapolres.

Suasana arus lalin saat arus balik di Salatiga

BACA JUGA :

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Silaturrahmi Nasional perdana Annitho Aswaja digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026), dengan dihadiri ribuan anggota dan pengurus dari berbagai daerah. Organisasi perempuan di bawah JATMA...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri