URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gelaran piala dunia tak ubahnya pesta rakyat bagi para penggila sepakbola. Euforia sepakbola tersebut dilirik oleh Hotel Rooms Inc Semarang dengan membeli lisensi penayangan piala dunia selama satu bulan penuh.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hotel Rooms Inc Gelar Nonton Bersama Piala Dunia di Meet ‘neet & Spacebar 24 Jam

Hotel Rooms Inc Gelar Nonton Bersama Piala Dunia di Meet ‘neet & Spacebar 24 Jam

Hotel Rooms Inc Gelar Nonton Bersama Piala Dunia di Meet ‘neet & Spacebar 24 Jam

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Gelaran piala dunia tak ubahnya pesta rakyat bagi para penggila sepakbola. Euforia sepakbola tersebut dilirik oleh Hotel Rooms Inc Semarang dengan membeli lisensi penayangan piala dunia selama satu bulan penuh.

Kusnadi selaku General Manajer Hotel Rooms Inc Semarang mengatakan, setelah mengantongi lisensi penyiaran pihaknya siap menggelar nonton piala dunia selama sebulan penuh dan menayangkan seluruh pertandingan piala dunia 24 jam di Meet ‘neet & Spacebar Resto.

“Bagi pecinta bola, kami siap menyelenggarakan nonton piala dunia 24 jam penuh selama sebulan fi Meet ‘neet & Spacebar Resto,” ujar Kusnadi seperti keterangan yang diterima, Rabu (23/11/2022).

Hotel Rooms Inc yang berkolaborasi dengan Jurnalis FC Semarang menggelar ngobrol santai sepakbola bersama para pakar, di antaranya CEO PSIS Yoyok Sukawi, GM PSIS Liluk Wahyoe Winarto, dan Ketua KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara.

Topik yang diperbincangkan cukup menarik, yakni soal harapan Indonesia bisa mengikuti piala dunia dan mengenai pembinaan bibit muda sepakbola di Semarang. Yoyok yang juga anggota Komisi X DPR RI menegaskan upaya untuk bisa lolos ke Piala Dunia telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

“Kalau kita bicara piala dunia, indonesia masih lama menurut saya. Kalau U20 itu kesempatan satu-satunya. Ya masih lama lah, karena kita asia saja belum,” papar Yoyok dalam sesi dialog.

Yoyok menyebut bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa lolos Piala Dunia. PSSI sedang melakukan upaya perbaikan untuk mewujudkan sepak bola Indonesia bisa bertanding di kancah internasional.

“Kita genjot saat ini yaitu naturalisasi pemain dari Belanda, dari Jerman dari Inggris. Mereka punya hak untuk menjadi warga negara indonesia,” bebernya.

Yoyok mengungkapkan talenta muda di Semarang tak pernah habis. Pemain muda berbakat kini selalu bermunculan.

“Kalau kita ngomong bibit dari Semarang ada Arhan yang akan ikut di piala dunia U-20. Kemudian talenta muda yang lainnya seperti Dewangga, ada Jauhari yang dari persis solo. Mereka dibesarkan dari semarang,” ucapnya

“Semarang tidak kehabisan talenta muda, pembibitan dari SSB, kemudian kita juga pro Akademy. Maka enggak aneh, kalau ada pemain2 dari daerah sekitar masuk ke Semarang, karena pembinaan di semarang ini bagus,” tambah Yoyok.

Sementara itu, GM PSIS Semarang Wahyu “Liluk” Winarto menyebut tugas klub adalah terus mencari bibit-bibit pemain muda berbakat.

“Saya yakin mas Yoyok dan PSSI pusat segera ingin masuk ke piala dunia, kita yang di klub tugasnya mencari bibit pemain,” ujar Liluk.

Senada, Ketum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara yang juga menjadi narasumber acara tersebut optimis dengan pembinaan atlet saat ini Indonesia bisa berprestasi ke tinggkat yang lebih tinggi.

“Masalah bola, mas Yoyok dan Mas Liluk ini ahlinya. Ya kami dari Koni Kota Semarang tentu suport untuk melakukan pembinaan atlet,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar