KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hotel Rooms Inc Gelar Nonton Bersama Piala Dunia di Meet ‘neet & Spacebar 24 Jam

Hotel Rooms Inc Gelar Nonton Bersama Piala Dunia di Meet ‘neet & Spacebar 24 Jam

Hotel Rooms Inc Gelar Nonton Bersama Piala Dunia di Meet ‘neet & Spacebar 24 Jam

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Gelaran piala dunia tak ubahnya pesta rakyat bagi para penggila sepakbola. Euforia sepakbola tersebut dilirik oleh Hotel Rooms Inc Semarang dengan membeli lisensi penayangan piala dunia selama satu bulan penuh.

Kusnadi selaku General Manajer Hotel Rooms Inc Semarang mengatakan, setelah mengantongi lisensi penyiaran pihaknya siap menggelar nonton piala dunia selama sebulan penuh dan menayangkan seluruh pertandingan piala dunia 24 jam di Meet ‘neet & Spacebar Resto.

“Bagi pecinta bola, kami siap menyelenggarakan nonton piala dunia 24 jam penuh selama sebulan fi Meet ‘neet & Spacebar Resto,” ujar Kusnadi seperti keterangan yang diterima, Rabu (23/11/2022).

Hotel Rooms Inc yang berkolaborasi dengan Jurnalis FC Semarang menggelar ngobrol santai sepakbola bersama para pakar, di antaranya CEO PSIS Yoyok Sukawi, GM PSIS Liluk Wahyoe Winarto, dan Ketua KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara.

Topik yang diperbincangkan cukup menarik, yakni soal harapan Indonesia bisa mengikuti piala dunia dan mengenai pembinaan bibit muda sepakbola di Semarang. Yoyok yang juga anggota Komisi X DPR RI menegaskan upaya untuk bisa lolos ke Piala Dunia telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

“Kalau kita bicara piala dunia, indonesia masih lama menurut saya. Kalau U20 itu kesempatan satu-satunya. Ya masih lama lah, karena kita asia saja belum,” papar Yoyok dalam sesi dialog.

Yoyok menyebut bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa lolos Piala Dunia. PSSI sedang melakukan upaya perbaikan untuk mewujudkan sepak bola Indonesia bisa bertanding di kancah internasional.

“Kita genjot saat ini yaitu naturalisasi pemain dari Belanda, dari Jerman dari Inggris. Mereka punya hak untuk menjadi warga negara indonesia,” bebernya.

Yoyok mengungkapkan talenta muda di Semarang tak pernah habis. Pemain muda berbakat kini selalu bermunculan.

“Kalau kita ngomong bibit dari Semarang ada Arhan yang akan ikut di piala dunia U-20. Kemudian talenta muda yang lainnya seperti Dewangga, ada Jauhari yang dari persis solo. Mereka dibesarkan dari semarang,” ucapnya

“Semarang tidak kehabisan talenta muda, pembibitan dari SSB, kemudian kita juga pro Akademy. Maka enggak aneh, kalau ada pemain2 dari daerah sekitar masuk ke Semarang, karena pembinaan di semarang ini bagus,” tambah Yoyok.

Sementara itu, GM PSIS Semarang Wahyu “Liluk” Winarto menyebut tugas klub adalah terus mencari bibit-bibit pemain muda berbakat.

“Saya yakin mas Yoyok dan PSSI pusat segera ingin masuk ke piala dunia, kita yang di klub tugasnya mencari bibit pemain,” ujar Liluk.

Senada, Ketum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara yang juga menjadi narasumber acara tersebut optimis dengan pembinaan atlet saat ini Indonesia bisa berprestasi ke tinggkat yang lebih tinggi.

“Masalah bola, mas Yoyok dan Mas Liluk ini ahlinya. Ya kami dari Koni Kota Semarang tentu suport untuk melakukan pembinaan atlet,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]