URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hujan deras yang mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Semarang pada Senin (6/6/2022), mengakibatkan sejumlah wilayah di Desa Wirogomo, Banyubiru, Kabupaten Semarang terdampak bencana tanah longsor.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hujan Deras, Tujuh Titik Gunung Kelir Longsor Bersamaan

Hujan Deras, Tujuh Titik Gunung Kelir Longsor Bersamaan

Hujan Deras, Tujuh Titik Gunung Kelir Longsor Bersamaan

featured-img

UNGARAN – Hujan deras yang mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Semarang pada Senin (6/6/2022), mengakibatkan sejumlah wilayah di Desa Wirogomo, Banyubiru, Kabupaten Semarang terdampak bencana tanah longsor.

Desa yang berada tepat di bawah lereng Gunung Kelir tersebut memang sudah menjadi “langganan” longsoran material berupa batu dan tanah saat curah hujan tinggi.

Asroni Jalil (44), seorang warga Dusun Kendal Ngisor, Wirogomo, menuturkan tanah longsor yang terjadi diawali hujan dengan intensitas sedang kemarin siang. Tak berselang lama, hujan kembali mengguyur dengan intensitas yang lebih tinggi setelah sempat reda beberapa saat.

“Pas hujan yang kedua terjadi longsor, sekitar jam setengah tiga sore,” ujarnya di sela-sela kerja bakti membersihkan sisa material longsoran, Selasa (7/6/2022).

Dikatakannya, lokasi terjadinya longsor tidak hanya satu titik, melainkan ada tujuh titik dengan waktu yang hampir bersamaan.

“Selain di Kendal Ngisor sini, di Wirogomo juga longsor, kemudian Kendal Duwur. Bahkan yang cukup parah itu yang kena Sendang Pacak Siji,” ucapnya.

Menurut Asroni, Sendang Pacak Siji adalah sumber air bersih yang dimanfaatkan oleh warga sebagai air minum dan kebutuhan mushola setempat.

“Terpaksa warga beralih ke sumber air yang ada di Dusun Pagergedog, karena yang di Pacak Siji belum bisa digunakan, tertutup lumpur dan batu,” katanya.

Asroni menambahkan, sebenarnya sudah ada alat deteksi dini pergerakan tanah yang terpasang di beberapa titik di lereng Gunung Kelir, akan tetapi saat ini tidak berfungsi secara maksimal karena terjadi kerusakan.

“Beberapa kabel ada yang putus karena dibuat ‘mainan’ kera liar yang ada di gunung, sehingga praktis saat ini mengandalkan tanda-tanda alam terutama saat hujan deras,” imbuhnya.

Sementara Kapolsek Banyubiru Iptu Subhan saat melakukan pengecekan lokasi longsor di Desa Wirogomo menyampaikan berdasarkan laporan yang diterima dari Kepala Desa Wirogomo terdapat tujuh titik longsor yang tersebar di lereng Gunung Kelir.

“Skalanya kecil hingga sedang. Yang lumayan daerah Krajan Kidul dan Kendal Ngisor, tapi alhamdulillah nihil korban jiwa dan material,” tuturnya.

Diterangkan Kapolsek, salah satu titik lokasi longsor sempat membuat akses jalur Wirogomo-Pagergedog terputus akibat tertimbun material longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang yang mendapatkan laporan segera bergerak ke lokasi untuk membantu pembersihan material.

“Alat berat backhoe dari BPBD dikerahkan untuk membersihkan material longsoran, saat ini akses jalan sudah bisa dilewati kembali,” urainya.

Kapolsek mengimbau kepada seluruh warga di kawasan Desa Wirogomo untuk senantiasa berwaspada, terutama bagi yang tempat tinggalnya berada di bawah tebing.

“Sementara mengungsi dulu ke rumah saudara yang agak jauh dari tebing, terlebih saat ini cuaca tidak menentu,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga