RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Inginkan Perubahan di Dunia Otomotif, Komunitas Mobil Ceper Semarang Dukung Cak Imin Nyapres 2024

Inginkan Perubahan di Dunia Otomotif, Komunitas Mobil Ceper Semarang Dukung Cak Imin Nyapres 2024

Inginkan Perubahan di Dunia Otomotif, Komunitas Mobil Ceper Semarang Dukung Cak Imin Nyapres 2024

UNGARAN – Pemilihan Presiden (Pilpres) di Indonesia masih akan dilaksanakan pada 2024. Meski demikian beberapa tokoh sudah mulai memanaskan mesin untuk menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di Indonesia.

Di Kabupaten Semarang, puluhan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Mobil Ceper Semarang telah mendeklarasikan dukungan kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Capres 2024.

“Selain mengguyubkan kembali sesama anggota komunitas, kami mendukung Cak Imin maju sebagai capres pada Pilpres 2024,” kata Wahyu Eko Kusmanto, Korlap Jateng Wilayah Kabupaten Semarang usai deklarasi dukungan di Ungaran, Rabu (9/2/2022).

Menurut Wahyu, Cak Imin dinilai peduli terhadap kondisi bangsa dan mampu membawa Indonesia ke arah lebih baik. Apalagi di kalangan milenial, Ketua Umum DPP PKB itu dianggap bisa merangkul terutama di bidang otomotif.

“Sebagai warga dari kalangan santri, beliau cukup terbuka dan paham keinginan anak muda. Kami selaku pecinta otomotif di lingkup Kabupaten Semarang, Kota Semarang dan Salatiga optimis dunia otomotif bisa menjadi lebih baik,” kata dia.

Seperti diketahui Cak Imin menyatakan keinginannya maju sebagai capres dalam Pilpres 2024 bukan hanya karena percaya diri, melainkan ada perintah dari para kiai. Meski demikian, sampai saat ini Wakil Ketua DPR RI itu belum menggandeng tokoh untuk dijadikan tandemnya dalam kontestasi Pilpres 2024. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px