URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Jalan yang berada di Sendangguwo RT 10 RW 2, Kelurahan Sendangguwo, Kecamatan Tembalang Kota Semarang ambles. Kondisi kerusakan jalan ini sepanjang 50 meter dengan kedalaman satu meter lebih.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jalan di Sendangguwo Semarang Ambles, Akses Warga Terganggu

Jalan di Sendangguwo Semarang Ambles, Akses Warga Terganggu

Jalan di Sendangguwo Semarang Ambles, Akses Warga Terganggu

Featured Image

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Jalan yang berada di Sendangguwo RT 10 RW 2, Kelurahan Sendangguwo, Kecamatan Tembalang Kota Semarang ambles. Kondisi kerusakan jalan ini sepanjang 50 meter dengan kedalaman satu meter lebih.

Akibat kejadian ini, akses untuk para warga yang hendak menuju ke Tembalang terganggu dan harus cari jalan lain yang lebih jauh. Vincentius Adyarno, salah satu warga yang terdampak mengatakan, kejadian ini terjadi pada Sabtu (31/12/2022) dini hari.

Menurutnya, peristiwa ini terjadi diduga diakibatkan karena dampak dari cuaca extrem yang melanda Kota Semarang. Selain itu, teknis pengerjaan talud yang berada di tepi jalan itu dilakukan kurang kuat hingga berakibat tanah ambles ke sungai.

Dia menceritakan awal sebelum kejadian memang ada gerakan pada tanah namun belum terjadi apa-apa. Kemudian, pada saat kejadian tanah yang berada tepat di depan rumahnya itu tiba-tiba rusak dan ambles. Beruntung saat kejadian tak ada orang yang sedang melintas maupun berada di jalan tersebut.

“Ini longsor awalnya kan ditalud, terus kemarin dipaving sudah bagus, habis itu, kemarin cuaca ekstrem ambles pertama, pertama sedikit kan terus tiga hari lagi pas 31 Desember, ambles gini,” ujar pria berusai 58 tahun saat ditemui di depan rumahnya, Rabu (4/1/2022).

“Itu pernah ambles terus dibenerin ditalud tapi ambrol lagi gak tau teknis naludnya itu gimana kok bisa ambrol lagi,” terangny.

Tempat tanah ambles itu juga mengenai tempat parkir mobil dan bengkel yang ada di depan rumah Vincentius. Beruntung, pemilik bengkel sudah sempat memindahkan barang-barangnya saat tanah sudah mulai turun.

“Ini tadinya untuk garasi sama itu bengkel,” lanjutnya.

Kini, ia hanya bisa menggunakan motornya untuk ke arah timur karena akses ke barat benar-benar putus. Bahkan, warga yang ada di sana pun harus mengarahkan warga lain yang terlanjur sampai di depan tanah amblas itu.

“Makanya tak giniin (susun pavin menjadi tangga) supaya minimal orang jalan kaki dan sepeda ontel bisa lewat, kasihan orang itu harus muter ke sana, kasihan lah. Biar saya sendiri bisa jalan kaki ke sana,” lanjutnya.

Lebih lanjut, perangkat setempat juga sudah melaporkan tanah ambles ini kepada pemangku wilayah. Namun, sejauh ini orang-orang baru datang untuk melakukan pengecekan. Vincentius berharap jalan di depan rumahnya segera diperbaiki.

“Ada sih ngecek-ngecek dari kecamatan, kelurahan tapi ya namanya proyek biasanya kan baru kemarau lah baru dijalanin,” terangnya.

Sementara itu, pemilik bengkel yang terdampak, Ardi mengaku harus merugi akibat tanah yang ambeles ini. Selain tempat bengkelnya yang rusak, dirinya tidak bisa bekerja secara maksimal.

“Sudah sering ambles tapi saya urug mandiri. Rugi sebenarnya bukan cuma bengkel saya yang rusak tapi saya harus berhenti mbengkel sementara. Ya semoga saja dapet bantuan dari Pemerintah dan tanah ini bisa segera dibenerin,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman
Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menegaskan pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa merupakan langkah strategis menghadapi rob dan abrasi, namun tidak boleh mengabaikan persoalan sosial masyarakat pesisir. Dalam kuliah umum di Universitas Islam Sultan Agung, Selasa (2/6/2026), ia meminta proyek tanggul laut raksasa diintegrasikan dengan perlindungan lingkungan, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta kajian dampak sosial dan ekologis yang komprehensif.
Tak Cukup Bangun Tanggul Raksasa, Menteri LH Soroti Ancaman Penurunan Tanah di Pantura
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi memicu genangan rob di sejumlah wilayah pesisir Semarang dan pantura Jawa Tengah saat aktivitas laut dan pasang siang berlangsung.
04 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, serta Pantura tengah hingga barat Jawa Tengah pada sore hingga malam hari.
04 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur Pegunungan dan Pantura Barat Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di...
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
PT Pertamina Patra Niaga menggelar simulasi keadaan darurat terintegrasi di kawasan Integrated Terminal Semarang untuk menguji kesiapsiagaan menghadapi kebocoran minyak, kebakaran kapal nelayan, hingga...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved