KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kades Jombor Ajak Warganya Untuk Bermental Bos

Kades Jombor Ajak Warganya Untuk Bermental Bos

Kades Jombor Ajak Warganya Untuk Bermental Bos

Kades Jombor Tuntang H. Darso berharap warganya mempunyai mental bos

Harapan itu disampaikan oleh Kepala Desa Jombor Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, H. Darso. Ia mengajak warganya untuk berwirausaha dan mandiri. Tujuanya agar perekonomian warga desa semakin baik apalagi ditengah pandemi seperti sekarang ini.

Dikatakannya untuk mencapai semua itu maka warga diajak secara bersama sama mengembangkan potensi desa.”Warga saya ini kebanyakan berdagang dan jual beli barang bekas. Selain itu barang bekas sebagian juga direstorasi, sehingga ketika kembali dijual harganya akan lebih tinggi,”ungkapnya saat ditemui rasikafm.com, Sabtu (31/7/2021).

Darso mengajak agar warganya untuk membangun mental bos, karena sekecil apapun usahanya itu adalah bos, bukan karyawan.”Kalau bewirausaha mereka adalah jadi bos bukan karyawan. Kalaupun mereka kerja diperusahaan besar, dengan gaji yang besar sekalipun namun statusnya masih menjadi karyawan. Ajakan tersebut maksud saya untuk mengajak masyarakat mandiri dalam menekuni berbagai usaha,”tuturnya.

– Harapan kades Jombor kepada warganya
– Dirut Bumbes Jombor Riana Dewi

Dia menambahkan, untuk mewujudkan itu nantinya Pemerintah Desa Jombor tentunya juga akan mendukung dan mensuport.”Nantinya melalui BUMDes Agung Lestari Desa Jombor akan mencanangkan berbagai progam pembinaan. Jadi nanti warga menekuni usaha apa, kita akan melakukan pembinaan,”ucapnya.

Dikatakan Darso, saat ini BUMDes Agung Lestari terus menata dan mencanangkan berbagai progam dengan tujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi warganya serta mengembangkan potensi desa.

“Progam progam tersebut diantaranya pada sektor perdagangan, pertanian dan jasa serta usaha lainya. Selain itu nantinya juga akan mengolah sampah untuk dijadikan pupuk kompos,”pungkasnya

Senada dengan harapan kadesnya,
Dirut Bumdes Agung Lestari Riana Dewi mengaku siap akan membantu program kerja Pemdes Jombor

“Karena tujuan dibentuknya Bumdes adalah menggerakkan perekonomian warga desa agar lebih maju dan menciptakan peluang baru dibidang ekonomi” kata Riana (rief)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]