URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Leprid mencatatkan rekor pembuatan gemblong singkong terbanyak, yaitu 2.024 gemblong, pada Sabtu, 7 Desember 2024, di Kampung Singkong Salatiga. Kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Salatiga dan menjadi rekor Leprid ke-895. Rekor ini bertujuan untuk mempromosikan kuliner olahan singkong sebagai makanan alternatif yang kini diminati berbagai kalangan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kampung Singkong Salatiga Kembali Pecahkan Rekor LEPRID, Pembuatan 2024 Gemblong Singkong

Kampung Singkong Salatiga Kembali Pecahkan Rekor LEPRID, Pembuatan 2024 Gemblong Singkong

Kampung Singkong Salatiga Kembali Pecahkan Rekor LEPRID, Pembuatan 2024 Gemblong Singkong

Ketua umum Leprid, Paulus Pangka (pegang Mic)saat menyerahkan Rekor kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Salatiga, Pemkot Salatiga dan Kampung Singkong Salatiga

Foto Arief Rasika

Ketua umum Leprid, Paulus Pangka (pegang Mic)saat menyerahkan Rekor kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Salatiga, Pemkot Salatiga dan Kampung Singkong Salatiga
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Setelah sukses menciptakan Rekor LEPRID pembuatan dan penyajian getuk singkong terbanyak pada 3 Desember 2022 lalu, Leprid kembali mencatatkan prestasinya atas pembuatan gemblong singkong terbanyak, 2024 biji gemblong singkong pada Sabtu 7 Desember 2024 dikampung Singkong Salatiga. Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Salatiga ini berhasil catatkan rekor Leprid ke 895.

Ketua umum dan pendiri Leprid, Paulus Pangka mengatakan pemberian prestasi ini setelah kampung singkong berhasil membuat panganan dari bahan olahan singkong yaitu pembuatan gemblong singkong terbanyak 2024 gemblong.

“ide kreatif dalam mengenalkan makanan olahan singkong yang merupakan salah satu makanan penganti beras, sebagai makanan yang tidak hanya disenangi oleh orang tua saja, sekarang mulai merambah disukai oleh anak anak”. ujar Paulus.

Pemberian rekor juga disampaikan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Salatiga, selaku pemrakarsa dan penyelenggara, Pemkot Salatiga selaku penyelenggara pendukung dan Kampung Singkong Salatiga selaku pembuat.

Sementara itu Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kampung Singkong Salatiga.

Menurut Yasip kegiatan semacam ini bisa menginspirasi kampung lain di Salatiga untuk lebih bekembang dan terkenal sehingga bisa mendatangkan wisatawan.

“Kampung Singkong berhasil membuat rekor lagi dengan 2024 gemblongnya, rekor ini saya harapkan jadi trigger bahwa Salatiga mempunyai kampung kuliner aneka olahan singkong, “ kata Yasip didampingi ketua tim penggerak PKK.

Dirinya berharap saat masuk Salatiga, wisatawan bisa menikmati beragam kuliner yang ada termasuk ikon kampung Singkong, apalagi saat ini sudah ada ratusan varian dari olahan singkong. “Saya berharap bisa dikembangkan lagi varianya, serta mengikuti selera konsumen yang mau datang ke Salatiga”. tutupnya.

Ketua umum Leprid, Paulus Pangka saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved