URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kebakaran Rumah Huni Di Medoho, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp. 100 Juta

Kebakaran Rumah Huni Di Medoho, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp. 100 Juta

Kebakaran Rumah Huni Di Medoho, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp. 100 Juta

featured-img
Capt foto: Kebakaran rumah huni milik Tutik Jalan Medoho Safari No.7B RT 4 RW 4, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari pada Sabtu (28/8/2021) sekira pukul 10.15 WIB.

RASIKAFM – Kebakaran terjadi di rumah huni milik Tutik Jalan Medoho Safari No.7B RT 4 RW 4, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari Semarang pada Sabtu (28/8/2021) sekira pukul 10.15 WIB.

Akibat kejadian tersebut seisi rumah seluas 9×6 meter itu hangus dilahap api hingga kerugian ditaksir mencapai Rp. 100 juta.

“Barang sudah dibeli dari lama, tapi hanya TV yang masih bisa di selamatkan, surat-surat BPKB motor dan mobil juga selamat. Ya minimal Rp. 100 jutaan,” kata Tutik saat ditemui RASIKAFM dilokasi kejadian.

Tutik menjelaskan, kejadian tejadi setelah ia pergi hendak makan untuk merayakan ulang tahun salah satu keluarganya. Namun, saat ditengah jalan, tiba-tiba ia dihubungi bahwa tempat tinggalnya telah terbakar.

Dia menyebut kejadian itu disebabkan oleh korseleting kabel listrik dari stop kontak yang berada di dekat kulkas. Setelah timbul percikan api, kemudian api langsung membesar lantaran lokasinya berdekatan dengan bahan yang mudah terbakar.

“Jadi ada 3 lubang di stop kontak. La mikirnya tidak biasa pakai yang satunya (satu lubang bermasalah). La terus ini dipakai sementara (buat magicom) karena sesek (sempit). Terus ini kelamaan makainya karena lupa aja,” bebernya.

Tutik menambahkan, ada salah satu warga yang berkata bahwa kebakaran tersebut diakibatan oleh kompor yang masih menyala. Namun dia yakin pasti setelah pergi ia kompor itu sudah dimatikan.

“Orang masak aja pagi sudah selesai udah pada makan kok kompor masih menyala gitu,” pungkasnya.

“Saya yakin pasti (korselting) orang cepat terbakar soalnya diatas ada berkakas sama pakaian yang mudah terbakar,”  tambahnya.

Sementara itu, Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Trijoto Poejo menerangkan pihaknya menerjunkan 22 personil dan 4 mobil damkar untuk memadamkan api.

“Pukul 13.00 masih dilokasi kejadian untuk melakukan pendinginan,” imbuhnya.

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab