URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kedaulatan pangan menjadi prioritas pembangunan yang ingin diwujudkan Pemerintah Kota Semarang di tahun 2023. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I tahun 2023 bersama DPRD Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kedaulatan Pangan Masuk Prioritas Pembangunan Pemkot Semarang di 2023

Kedaulatan Pangan Masuk Prioritas Pembangunan Pemkot Semarang di 2023

Kedaulatan Pangan Masuk Prioritas Pembangunan Pemkot Semarang di 2023

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Kedaulatan pangan menjadi prioritas pembangunan yang ingin diwujudkan Pemerintah Kota Semarang di tahun 2023. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I tahun 2023 bersama DPRD Kota Semarang. Dalam rapat tersebut juga disampaikan hasil reses, serta pembahasan isu-isu lain seperti Covid-19, ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

“Yang pertama di bagian ekonomi yang selalu disampaikan Pak Presiden ada dua yaitu pangan dan energi. Seperti yang saya sampaikan Semarang kan tidak punya tambang minyak atau pun batubara. Makanya yg bisa kita lakukan adalah bagaimana ketahanan pangannya,” tutur Pelaksana tugas atau Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Senin (2/1/2023) di Gedung DPRD Kota Semarang.

“Ini yang dilakukan oleh Pemkot yaitu gerakan menanam dan pengentasan kemiskinan ekstrim atau prioritas. Kita peta-petakan untuk bagaimana wilayah-wilayah tertentu ini (dengan tingkat ekonomi terendah) bisa tercover,” lanjut Ita, sapaan akrab perempuan tersebut.

Bersama jajarannya, Ita telah aktif mendorong kegiatan menanam bahan makanan di pekarangan rumah sebagai bentuk upaya menekan pengeluaran belanja bahan makanan. Tidak hanya di rumah-rumah warga, kegiatan menanam bahan makanan ini juga diterapkan di sekolah-sekolah untuk menumbuhkan minat berkebun sejak dini bagi siswa sekaligus sebagai wujud pendidikan karakter.

“Bagaimana menata tata niaga lokal untuk masalah pangan, tentu juga gerakan menanam dari siswa sekolah, ibu-ibu, kelompok-kelompok, yang tentunya bisa menyangga. Contohnya menanam bayam, sayuran, tomat, ketela pohon, dan ubi. Dengan penanganan pangan dari hulu hingga hilir sehingga ini yang bisa dilakukan. Jangan sampai hasil di kota ini dijual dulu keluar, harus memenuhi dulu di Kota Semarang. Kemudian kerja sama dengan kabupaten sekitar, sehingga harga-harga bisa ditekan,” terang Ita.

Dirinya juga menghimbau masyarakat Kota Semarang untuk bisa menerapkan gaya hidup baru dengan mengkonsumsi makanan pokok non beras di samping beras, untuk mendukung keragaman pangan. Tentu hal tersebut membutuhkan waktu dan adaptasi yang tidak sebentar, namun dirinya berharap masyarakat mau mulai mencoba dari sekarang.

“Masyarakat melakukan perubahan gaya hidup, bisa memakan pendamping beras. Maka kita galakkan lomba-lomba bagaimana memasak makanan non beras yang bisa mendukung ketahanan pangan. Karena itu yang paling penting, kalau kita bisa mandiri Insyaa Allah kita bisa berjalan,” tandas Ita.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar