KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kenaikan Harga Kedelai Tidak Bergejolak di Kabupaten Semarang

Kenaikan Harga Kedelai Tidak Bergejolak di Kabupaten Semarang

Kenaikan Harga Kedelai Tidak Bergejolak di Kabupaten Semarang

Ilustasi , Tempe

RASIKAFM – Tingginya harga kedelai sempat membuat tahu dan tempe menghilang dari pasaran. Semakin tingginya harga kedelai impor juga terjadi di wilayah Kabupaten Semarang.

Kepala Diskumperindag Kabupaten Semarang, Heru Cahyono membenarkan, harga komoditas kedelai impor tengah mengalami fluktuasi dalam beberapa pekan terakhir. Harga komoditas kedelai impor di pasaran saat ini sudah mencapai Rp 9.000 per kilogram.

Beberapa pekan sebelumnya, harga kedelai impor di pasaran terpantau masih berkisar Rp 8.000 per kilogram. Mendekati perayaan hari besar agama akhir tahun lalu, harga kedelai impor sempat mengalami kenaikan hanya beberapa hari dan kemudian turun kembali.

Namun dalam beberapa hari ini, harga kedelai impor kembali melonjak hingga Rp 9.000 per kilogram. Pihaknya menduga, penyebab kenaikan harga kedelai tersebut karena pengaruh impor dan masa liburan Natal dan Tahun Baru 2021. Meski begitu, di Kabupaten Semarang tidak sampai bergejolak, karena kenaikan harga tersebut dianggap masih cukup terjangkau.

Ketersediaan komoditas kedelai di Kabupaten Semarang masih cukup terkendali dan masih aman untuk kebutuhan tiga bulan ke depan. Diskomperindag Kabupaten Semarang akan meningkatkan pengawasan dan pengecekan di lapangan. Jika nantinya diketahui ada pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan dengan menimbun dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan lebih besar, Pemkab atau aparat penegak hukum dengan Satgas Pangan tidak akan tinggal diam.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]