[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menurut penuturan warga sekitar yang bernama Rumi, kejadian itu terjadi pada pukul 11.50 WIB. Pada saat itu, dirinya baru pulang bekerja lalu mencuci tangan di luar rumahnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kesaksian Warga Soal Penembakan Istri TNI di Semarang

Kesaksian Warga Soal Penembakan Istri TNI di Semarang

Kesaksian Warga Soal Penembakan Istri TNI di Semarang

SEMARANG – Istri seorang anggota TNI ditembak oleh orang tak dikenal didepan rumahnya yang berada di jalan Cemara III, Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang pada Senin (18/7/2022).

Korban berinisial R itu mengalami luka yang parah dibagian perut akibat dua tembakan yang disemayamkan kepada dirinya. Setelah kejadian korban langsung dibawa ke rumah sakit Hermina oleh suaminya berinisial M untuk mendapatkan perawatan medis.[irp posts=”39922″ name=”Istri TNI Ditembak Dua Kali oleh Orang Tak Dikenal di Banyumanik Semarang”]

Menurut penuturan warga sekitar yang bernama Rumi, kejadian itu terjadi pada pukul 11.50 WIB. Pada saat itu, dirinya baru pulang bekerja lalu mencuci tangan di luar rumahnya.

Disaat yang bersamaan, wanita berusia 48 tahun itu melihat korban yang pulang setelah menjemput anaknya sekolah. Kemudian secara tidak sadar ia juga melihat korban diikuti dari belakang oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor warna hijau.

“Kejadian persisnya bagaiaman saya tidak tahu. Setelah mbaknya (korban) jemput (anaknya) sekolah itu diikutin,” ujarnya di lokasi kejadian.

Tak berlangsung lama, tiba-tiba dirinya mendengar suara letusan yang berasal dari depan rumah korban. Karena curiga, lalu ia memeriksa asal suara itu dan mendapati korban sudah tergeletak di depan gerbang dalam keadaan bersimbah darah.

“Tiba-tiba ada suara ledakan dua kali. Saya kaget tapi saya tidak tahu kalu itu tembakan. Cuma saya langsung kesitu (lokasi kejadian) langsung lihat korban sudah ndlosor (tergeltak) di depan pintu,” terangnya.

“Luka (tembak) dipinggang kiri, kayanya parah banget soalnya darahnya banyak,” tambahnya.

Pada saat dirinya mendengar suara letusan itu, ia juga melihat dua orang mencurigakan yang pergi keluar kampung mengendarai motor ninja.

“Kalau ndak salah suara duar duar itu dua kali. Terus dua orang itu (orang mencurigakan) belok pergi dari kampung. Masnya (pegawai korban) tak suruh kejar tapi karena gak pakai motor enggak terkejar,” bebernya.

Sementara itu, ketua RT 8 RW 3, Agus Purnomo menjelaskan, korban baru menetap di rumahnya selama 3 bulan. Keluraga korban juga dikenal sebagai orang yang baik dan aktif saat kegiatan di lingkungannya.[irp posts=”39965″ name=”Detik-Detik Penembakan Istri TNI oleh OTK di Semarang”]

“Baru disini 2 sampai 3 bulan. Bapaknya (suami korban) anggota TNI. Disini juga aktif kegiatan bareng warga,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengatakan, korban mendapatkan dua kali tembakan yang menuju ketubuhnya. Irwan menerangkan, kejadian terjadi setelah korban menjemput putrinya yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD).

Lalu pada saat sampai dirumahnya, korban kemudian ditembak oleh beberapa orang yang mengendarai dua sepeda motor di depan rumahnya.

“Satu proyektil bersarang ditubuh korban kemudian satunya lagi tembuh (ke tubuh korban) dan tertinggal di TKP (tempat kejadian perkara),” ujar Irwan saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah korban ditembak, pelaku langsung kabur tanpa merampas barang-barang milik korban. Kemudian seorang saksi mata berinisial ZA yang merupakan pegawai di rumahnya langsung menolong korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Dari keterangan sementara dari saksi, setidaknya ada dua kendaraan yang dicurigai pelaku kemungkinan lebih dari 2 orang,” bebernya.

Irwan menegaskan, penanganan perkara ini secara penuh disupport penuh oleh TNI, Kodim dan Intelkam. Dirinya berharap pelaku dapat segera tertangkap dan kasus ini segera terungkap.

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px