KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Komunitas Kopi Kabupaten Semarang Sumbangkan 100 Persen Hasil Penjualan bagi Korban Gempa Cianjur

Komunitas Kopi Kabupaten Semarang Sumbangkan 100 Persen Hasil Penjualan bagi Korban Gempa Cianjur

Komunitas Kopi Kabupaten Semarang Sumbangkan 100 Persen Hasil Penjualan bagi Korban Gempa Cianjur

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komunitas Kopi Kabupaten Semarang ikut andil dalam aksi kemanusiaan penggalangan dana kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur. Mereka menyediakan minuman kopi gratis sambil berjualan berbagai produk kopi Gunung Kelir di halaman. Seluruh hasil penjualan produk didonasikan bagi penyintas gempa Cianjur.

Sriyanto, salah seorang pemilik Kopi Kenthir (kenthel tur ireng) sekaligus perwakilan Komunitas Kopi Kabupaten Semarang mengatakan sebenarnya rencana donasi ini sudah digagas tak lama setelah gempa Cianjur terjadi. Saat itu Pihaknya telah mengusulkan hal ini kepada Bupati Semarang.

“Alhamdulillah Bupati Semarang setuju dan langsung mengajak eksekusi,” ujarnya saat ditemui di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang bertepatan dengan acara pembagian bantuan sepeda motor operasional bagi seluruh kades dan lurah se-Kabupaten Semarang baru-baru ini.

Sriyanto sengaja memanfaatkan momentum acara itu untuk mengajak para peserta memberikan niat tulus mereka dengan membeli kopi dagangannya.

“Siapa tahu dari kades dan lurah yang hari ini mendapatkan bantuan sepeda motor, mau menyisihkan sedikit rejekinya untuk disumbangkan kepada saudara kita yang sedang ditimpa musibah,” sambungnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan turut berempati terhadap musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur yang terjadi beberapa waktu lalu. Pihaknya juga turut mengumpulkan donasi bagi korban gempa, baik yang bersumber dari APBD, Baznas, PMI dan masyarakat.

“Alhamdulillah donasi berupa uang tunai yang kita kumpulkan mencapai Rp 421 juta, sedangkan untuk beras terkumpul 3 ton. Rencana akan kita salurkan langsung ke Cianjur melalui BPBD yang akan diberangkatkan Senin (12/12/2022) mendatang,” ucapnya. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]