URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komunitas Kopi Kabupaten Semarang ikut andil dalam aksi kemanusiaan penggalangan dana kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Komunitas Kopi Kabupaten Semarang Sumbangkan 100 Persen Hasil Penjualan bagi Korban Gempa Cianjur

Komunitas Kopi Kabupaten Semarang Sumbangkan 100 Persen Hasil Penjualan bagi Korban Gempa Cianjur

Komunitas Kopi Kabupaten Semarang Sumbangkan 100 Persen Hasil Penjualan bagi Korban Gempa Cianjur

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komunitas Kopi Kabupaten Semarang ikut andil dalam aksi kemanusiaan penggalangan dana kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur. Mereka menyediakan minuman kopi gratis sambil berjualan berbagai produk kopi Gunung Kelir di halaman. Seluruh hasil penjualan produk didonasikan bagi penyintas gempa Cianjur.

Sriyanto, salah seorang pemilik Kopi Kenthir (kenthel tur ireng) sekaligus perwakilan Komunitas Kopi Kabupaten Semarang mengatakan sebenarnya rencana donasi ini sudah digagas tak lama setelah gempa Cianjur terjadi. Saat itu Pihaknya telah mengusulkan hal ini kepada Bupati Semarang.

“Alhamdulillah Bupati Semarang setuju dan langsung mengajak eksekusi,” ujarnya saat ditemui di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang bertepatan dengan acara pembagian bantuan sepeda motor operasional bagi seluruh kades dan lurah se-Kabupaten Semarang baru-baru ini.

Sriyanto sengaja memanfaatkan momentum acara itu untuk mengajak para peserta memberikan niat tulus mereka dengan membeli kopi dagangannya.

“Siapa tahu dari kades dan lurah yang hari ini mendapatkan bantuan sepeda motor, mau menyisihkan sedikit rejekinya untuk disumbangkan kepada saudara kita yang sedang ditimpa musibah,” sambungnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan turut berempati terhadap musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur yang terjadi beberapa waktu lalu. Pihaknya juga turut mengumpulkan donasi bagi korban gempa, baik yang bersumber dari APBD, Baznas, PMI dan masyarakat.

“Alhamdulillah donasi berupa uang tunai yang kita kumpulkan mencapai Rp 421 juta, sedangkan untuk beras terkumpul 3 ton. Rencana akan kita salurkan langsung ke Cianjur melalui BPBD yang akan diberangkatkan Senin (12/12/2022) mendatang,” ucapnya. (win)

 

BACA JUGA :

Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan