URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap Semarang Night Carnival atau SNC dapat menjadi atraksi seni dan pariwisata tahunan yang berbeda dan luar biasa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya tamu dari luar negeri dan delegasi kabupaten kota yang hadir pada SNC tahun ini. Dia berharap melalui SNC, Semarang dapat lebih dikenal dan menjadi contoh bagi kota atau kabupaten lainnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kota Semarang Siap Gelar Semarang Night Carnival 2023 dengan Tema The Luxury

Kota Semarang Siap Gelar Semarang Night Carnival 2023 dengan Tema The Luxury

Kota Semarang Siap Gelar Semarang Night Carnival 2023 dengan Tema The Luxury

featured-img

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap agar Semarang Night Carnival (SNC), yang merupakan atraksi seni dan pariwisata tahunan yang rutin diadakan oleh Pemerintah Kota Semarang, menjadi lebih spesial tahun ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Diharapkan SNC tahun ini jadi sebuah program yang luar biasa, mengingat nanti ada tamu dari delegasi-delegasi kabupaten kota, bahkan dari luar negeri,” ungkap Walikota. Bahkan pihaknya berharap melalui SNC, Semarang menjadi lebih dikenal dan dapat menjadi contoh bagi kota atau kabupaten lain.

Wanita yang akrab dipanggil Ita ini juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang yang telah mempersiapkan penyelenggaraan SNC 2023 sejak dini, termasuk Workshop Pengenalan Tema SNC 2023.

“Ini adalah workshop persiapan selama 3 hari dalam rangka SNC 2023. Harapannya ada kesesuaian tema yang ditetapkan dengan penampilan para peserta,” terang Ita.

Dalam workshop tersebut, panitia juga telah merilis sejumlah detail kostum prototype seperti karakter Keris, Chandelier, Kipas, dan Lotus yang menjadi bagian tema besar SNC 2023, yakni The Luxury.

Pelaksanaan SNC sendiri sedianya berlangsung pada 18 Mei 2023 di kawasan Kota Lama Semarang, dan masih satu rangkaian dengan peringatan Hari Jadi yang ke-476 Kota Semarang. “Ini merupakan rangkaian HJKS ke-476 sehingga menjadi satu rangkaian menutup HJKS yang bisa memberikan hiburan dan edukasi bagi masyarakat,” lanjutnya.

Dirinya berpesan secara khusus kepada Disbudpar untuk terus mematangkan sejumlah persiapan. “Ini persiapannya masih panjang, jadi nanti bisa di-meetingkan betul-betul,” imbuh Ita.

Salah satunya yakni faktor kenyamanan bagi penonton dan peserta defile. “Lebih baik jaraknya pendek tapi nyaman, sehingga keindahan dari SNC ini kelihatan. Karena selama ini banyak yang merasa tak nyaman dan estetikanya kurang,” pesan Ita.

Sementara itu Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso dalam unggahan Instagramnya berharap SNC 2023 tidak hanya menjadi mahakarya, namun juga pembinaan kesenian Semarang. “Saya menekankan pada jajaran jika SNC tahun ini tidak hanya sebuah mahakarya namun juga pembinaan dan pengarahan agar muda mudi kota semarang mampu hidup dari hasil karya dan kelak menjadi seniman besar dunia,” pungkas Wing.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia