KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

KPU Salatiga Gelar Evaluasi Pilkada, Paslon Juan Rama-Sri Wahyuni Minim Pelanggaran

KPU Salatiga Gelar Evaluasi Pilkada, Paslon Juan Rama-Sri Wahyuni Minim Pelanggaran

KPU Salatiga Gelar Evaluasi Pilkada, Paslon Juan Rama-Sri Wahyuni Minim Pelanggaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menggelar rapat evaluasi tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2024, yang berlangsung di Hotel Grand Wahid Salatiga pada Kamis (16/1/2025) sore.
Foto Arief Rasika
KPU Kota Salatiga menggelar rapat evaluasi pelaksanaan tahapan Pemilihan Wali Kota Salatiga dan Wakil Wali Kota Salatiga 2024 di Hotel Grand Wahid Salatiga, Kamis (16/1/2025).

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menggelar rapat evaluasi pelaksanaan tahapan Pemilihan Wali Kota Salatiga dan Wakil Wali Kota Salatiga 2024 di Hotel Grand Wahid Salatiga, Kamis (16/1/2025) sore.

Dalam paparanya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Salatiga Valentino Tanto Haribowo mengatakan paslon Robby-Nina ternyata melakukan pelanggaran.

“Berdasarkan catatan kami, pasangan Robby Hernawan-Nina Agustin melakukan pelanggaran sebanyak 2.174. Pelanggaran itu baik pemasangan umbul-umbul, baliho dan spanduk,” terangnya dihadapan peserta rapat evaluasi pelaksanaan tahapan kampanye kota Salatiga 2024.

Ia menambahkan pelanggaran juga dilakukan oleh pasangan calon Sinoeng N Rachmadi-Budi Santoso. Kemudian pasangan yang minim pelanggaran adalah pasangan calon Juan Rama-Sri Wahyuni.

“Rata-rata pelanggaran yang dilakukan masing-masing pasangan calon terkait sosialisasi melalui umbul-umbul, baliho dan spanduk banyak dipasang ditempat yang dilarang,” katanya

Valentino berharap, evaluasi yang dirangkum Bakesbangpol Kota Salatiga bisa menjadi bahan diskusi. Lebih jauh, perihal peraturan kampanye yang kurang update serta peraturan KPU di tingkat kota kurang mengakomodasi kearifan lokal.

“Banyak keluhan yang masuk ke kami, membatasi ruang gerak untuk mengenalkan pasangan calon. Artinya, pesta demokrasi berjalan tapi sepi,” ujarnya

Komisioner KPU Kota Salatiga Wahyu Budi Utomo menyampaikan kegiatan evaluasi ini untuk menampung aspirasi dan masukan terkait dengan pelaksanaan kampanye Pilkada kemarin.

“Secara umum, penyelenggarakan Pilkada, mulai dari proses hingga penetapan calon terpilih tidak ada kejadian atau insiden yang mengganggu proses Pilkada sehingga Pilkada berjalan lancar. Dari masukan- masukan itu, kita bisa evaluasi untuk perbaikan ke depannya,” jelasnya.

Suasana rapat evaluasi oleh KPU Salatiga

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
[pekok2]