URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
DPC Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar konsolidasi dengan ratusan kader dari tingkat kota, kecamatan, hingga ranting di Hotel Front One Gosyen, Minggu (15/9/2024), untuk mempersiapkan Pilkada 2024. Acara ini dihadiri oleh bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin, serta Ketua DPD Demokrat Jateng, Rinto Subekti.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mengaku Punya Hutang kepada Warga, Robby Terjun ke Politik untuk Melanjutkan Pengabdian

Mengaku Punya Hutang kepada Warga, Robby Terjun ke Politik untuk Melanjutkan Pengabdian

Mengaku Punya Hutang kepada Warga, Robby Terjun ke Politik untuk Melanjutkan Pengabdian

DPC Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar konsolidasi dengan ratusan kader dari tingkat kota, kecamatan, hingga ranting di Hotel Front One Gosyen, Minggu (15/9/2024), untuk mempersiapkan Pilkada 2024. Acara ini dihadiri oleh bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin, serta Ketua DPD Demokrat Jateng, Rinto Subekti.
Foto dok IST
Jelang Pilkada Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga rapatkan barisan di Hotel Front One Gosyen 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – DPC Partai Demokrat Kota Salatiga mengumpulkan ratusan kadernya dari tingkat kota, kecamatan, sampai ranting dan anak ranting, Minggu (15/9/2024). Bertempat di Hotel Front One Gosyen ratusan kader partai berlambang mercy itu sebagai bentuk pemanasan menghadapi Pilkada 2024.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga Diah Sunarsasih mengatakan, konsolidasi internal kader Partai Demokrat agar siap untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) yang diusung dalam Pilkada 2024 yakni dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin.

“Ini juga upaya bagaimana mesin siap bekerja mengawal Robby-Nina. Selain diikuti ratusan kader juga hadir Pak Robby dan Mbk Nina serta Ketua DPD Demokrat Jateng Rinto Subekti,” terangnya Minggu (15/9/2024)

Ia menambahkan, pada Pilwakot Salatiga 2024 Partai Demokrat mematok target kemenangan. Sehingga, pengumpulan kader struktural dinilai penting agar memiliki pemahaman sama serta membagi tugas-tugas dalam memenangkan Robby-Nina.

Diah menyampaikan, untuk sementara Tim Pemenangan Robby Nina bergerak menguatkan internal masing-masing partai koalisi. Untuk komunikasi antar partai dalam koalisi dipastikan solid.

“Nanti, akan ada deklarasi terbentuknya Tim Pemenangan. Kemudian, kami juga secara internal akan melakukan survei agar bisa mengetahui posisi paslon,” katanya

Pihaknya bercerita, untuk sementara kerja-kerja politik guna memenangkan Robby-Nina masing-masing partai menggarap basisnya sendiri. Secara niat, semua partai sama menginginkan kemenangan.

Bakal Calon Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menegaskan, majunya dirinya dalam Pilwakot Salatiga tidak lain untuk pengabdian lebih luas kepada masyarakat.

“Saya ini dikenal sebagai dokter spesialis kandungan selama 30 tahun. Selama ini, saya hanya mengurusi dan melayani ibu-ibu. Untuk ke depan saya berharap bisa melayani lebih luas,” ujarnya

Robby bercerita, secara personal juga merasa memiliki hutang besar kepada masyarakat Salatiga yang membesarkan namanya. Sehingga, langkah terjun ke politik tidak lain untuk melanjutkan serta memperluas pengabdian.

“Saya sadar apa yang sudah saya dapat lebih dari cukup bahkan bisa hanya hidup nyaman. Tapi, saya lihat masih banyak saudara saya warga Salatiga belum sejahtera, maka saya berpikir kalau saya cuma menjadi dokter tentu saya tidak bisa bantu. Untuk mengabdi dan mensejahterakan warga Salatiga maka saya harus jadi Wali Kota,” jelasnya

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved