[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kontes ikan koi perdana di Kota Salatiga diikuti oleh puluhan penghobi ikan koi dari berbagai kota di Pulau Jawa. Sebanyak 854 ekor ikan Koi beradu kecantikan dan kualitas dalam mini kontes koi yang diselenggarakan di Lapangan Tennis Indoor Kridanggo Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Meski Perdana, Namun Kontes Koi di Salatiga dipadati Ratusan Peserta

Meski Perdana, Namun Kontes Koi di Salatiga dipadati Ratusan Peserta

Meski Perdana, Namun Kontes Koi di Salatiga dipadati Ratusan Peserta

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Kontes ikan koi perdana yang di gelar di Kota Salatiga langsung menyedot antusias puluhan penghobi ikan koi dari berbagai kota di Pulau Jawa. Sebanyak 854 ekor ikan yang juga disebut sebagai lambang kesuksesan itu beradu kecantikan dan kualitas.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga Henny Mulyani menyebut mini kontes koi menjadi yang pertama. Pihaknya mendorong kontes ini untuk menggali potensi Kota Salatiga.

“Kita kan tidak punya laut. Untuk perikanan yang bisa diangkat adalah ikan hias. Salah satunya ikan Koi. Alhamdulillah peserta luar biasa 854 itu sebuah angka besar,” ungkap Henny Minggu (5/3/2023).

Kontes yang digelar di Lapangan Tennis Indoor Kridanggo Salatiga itu diikuti oleh peserta dari berbagai kota di Pulau Jawa. Menurut Henny kontes ini juga akan meningkatkan perekonomian Salatiga.

“Ini berapa hotel, berapa kuliner, belum yang lainnya. Tentang piala, transportasi. Artinya multi efeknya kan banyak,” terang dia.

Senada dengan Henny, Ketua Umum Asosiasi Pecinta Koi Indonesia Santoso kontes Koi memang bisa menumbuhkan perekonomian. Sebab banyak peserta yang datang dari berbagai kota. Menurutnya kontes pertama di Salatiga ini animonya sangat luar biasa.

“Salatiga baru pertama kali mengadakan kontes sudah bisa menembus 850an,” terang pria yang juga dewan juri mini kontes koi Salatiga ini.

Dijelaskan Santoso penilaian kontes ini, ikan Koi dinilai berdasarkan kualitas tubuh ikan, kemudian kulit, dan pola yang ada ditubuh ikan.

“Jadi yang bagus, body yang gemuk tapi perutnya tidak buncit. Terus kalau kulit yang shining yang mengkilap dan rapi. Terus baru pola letak warnanya itu,” bebernya.

Dijelaskan untuk kontes kali ini ada 21 jenis ikan Koi. Sementara untuk kategorinya terbagi menjadi lima kelas. Yaitu Ghosanke, Melati, Anggrek, Cempaka, dan Kamboja. Pembagian kelas ini sesuai dengan corak warna dan jenis ikan.

“Paling banyak diminati kelas Ghosanke. Tapi untuk tren akhir-akhir ini karena ikan polosnya Indonesia atau kelas Kamboja cukup bagus, sekarang peserta Ghosanke dan Kamboja ini hampir sama,” ungkap dia.

Sementara itu salah seorang peserta kontes asal Wonosobo Inuk mengaku bersama teman-temannya membawa 80 ekor ikan Koi untuk kontes kali ini.

“Hampir semua kelas ikut. Hampir semua ukuran kita bawa,” terangnya.

Inuk membeberkan kontes di Salatiga ini dirinya membawa tiga ikannya yang sudah menjadi langganan juara. Dikatakan secara perawatan ikan kontes memang sudah berbeda sejak pemilihan indukan.

“Perawatan body, warna harus kita push lah biar bagus,” ungkapnya.

Diakui jika ikan sudah pernah juara kontes harganya bisa naik berkali-kali lipat. Bahkan harganya sesuai dengan keinginan pemilik ikan.

“Ya kalau sudah pernah juara gitu si bahasanya kalau harga se-ngomongnya orang yang punya ikan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga Henny Mulyani

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px