[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengurus Daerah (PD) Al Khidmah Kabupaten Semarang menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-V untuk memilih Ketua PD Al Khidmah dan Ketua PD Ath Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Al Utsmaniyah Kabupaten Semarang. Acara ini dihadiri oleh Pengurus Wilayah (PW) Al Khidmah Jateng dan DIY, PD Al Khidmah dan PCNU Kabupaten Semarang, serta pejabat Pemkab Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Musda PD Al Khidmah Kabupaten Semarang, Ini Pesan Bupati Semarang

Musda PD Al Khidmah Kabupaten Semarang, Ini Pesan Bupati Semarang

Musda PD Al Khidmah Kabupaten Semarang, Ini Pesan Bupati Semarang

Pengurus Daerah (PD) Al Khidmah Kabupaten Semarang menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-V untuk memilih Ketua PD Al Khidmah dan Ketua PD Ath Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Al Utsmaniyah Kabupaten Semarang. Acara ini dihadiri oleh Pengurus Wilayah (PW) Al Khidmah Jateng dan DIY, PD Al Khidmah dan PCNU Kabupaten Semarang, serta pejabat Pemkab Semarang.
(Foto/win)
Wakil Bupati Semarang Basari memberikan sambutan sekaligus membuka Musda Ke-V PD Al Khidmah dan Ath Thoriqoh Kabupaten Semarang di aula Cipto Mangunkusumo Balai Bahasa Provinsi Jateng di Ungaran, Kamis (1/6/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Pengurus Daerah (PD) Al Khidmah Kabupaten Semarang menyelenggarakan musyawarah daerah (Musda) ke-V untuk memilih Ketua PD Al Khidmah dan Ketua PD Ath Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Al Utsmaniyah Kabupaten Semarang.

Musda yang mengambil tema “Menuju Al Khidmah Oase Kabupaten Semarang” ini berlangsung di aula Cipto Mangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah di Ungaran, Kamis (1/6/2023) yang turut dihadiri oleh jajaran Pengurus Wilayah (PW) Al Khidmah Jateng dan DIY, segenap PD Al Khidmah dan PCNU Kabupaten Semarang, serta jajaran pejabat Pemkab Semarang.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Semarang Basari mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Musda ke-V dan Rakerda PD Al Khidmah dan Ath Thoriqoh Kabupaten Semarang yang diselenggarakan rutin setiap empat tahun sekali.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang juga selalu mendukung berbagai kegiatan positif, termasuk kegiatan keagamaan berupa dzikir dan shalawat yang selama ini digaungkan oleh jemaah Al Khidmah,” ujarnya.

Dikatakannya, pelaksanaan Musda dan Rakerda ini merupakan agenda kegiatan yang sangat penting, baik dalam rangka mengevaluasi program kerja dan kegiatan yang telah dilaksanakan, maupun untuk merumuskan program kerja dan kegiatan yang akan dijalankan ke depannya. Selain itu, majelis ini juga bisa dijadikan sebagai ajang silaturahim satu sama lain, bertukar pikiran, bertukar pandangan, visi dan misi.

“Oleh karena itu, saya berharap ini dapat menjadi evaluasi sekaligus fondasi awal, dalam pembentukan program kerja dan kepengurusan untuk periode yang baru. Sehingga dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi pengurus, anggota dan jemaah PD Al Khidmah dan Ath Thoriqoh, serta dapat selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Pada bagian akhir, orang nomor satu di Kabupaten Semarang ini juga berpesan agar siapapun ketua dan pengurus yang terpilih dapat membawa Al Khidmah menjadi lebih berkembang, tetap solid, guyub rukun sesuai dengan visi dan misi organisasi.

“Semua itu semata-mata guna kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Semarang. Semoga hal ini menjadi motivasi bagi ketua terpilih nantinya, agar senantiasa amanah dan dapat mempertahankan apa yang sudah diraih serta meningkatkan kinerja dari sebelumnya,” urainya.

Wakil Bupati Basari dalam kesempatan ini juga menyampaikan suatu organisasi akan nyaman jika di dalamnya tidak ada konflik, terlebih dalam hal siapa yang akan menjadi pimpinannya.

“Alangkah indahnya kalau dalam Musda itu tidak ada yang nyalon ketua. ‘Haram’ hukumnya tunjuk jari (mencalonkan diri). Tapi jika diberikan amanah, mau tidak mau harus melaksanakan dengan baik,” selorohnya.

Sementara Ketua PW Al Khidmah Jateng dan DIY Teguh Prihmono menyampaikan keberadaan organisasi Al Khidmah di tengah-tengah masyarakat agar membawa warna dan ketenteraman. Oleh karena itu dibuatlah sistem, langkah-langkah yang efektif dan efisien agar tidak mubazir melalui tiga komponen yakni struktural, substansi dan kultural.

“Musda yang kita laksanakan hari ini termasuk komponen struktural. Sebab akan dihasilkan suatu kepengurusan yang akan bekerjasama dan bersinergi dengan komponen yang lain,” terangnya.

Kepada pengurus yang terpilih ia menekankan untuk dapat menjalankan amanah secara ‘estu’ dan istiqomah sesuai tuntunan dan bimbingan pendiri Al Khidmah KH. Ahmad Asrori Al Ishaqy.

“Semoga keberadaan Al Khidmah di Kabupaten Semarang semakin diterima masyarakat dan dapat berkembang pesat,” harapnya.

Sebagai informasi, hasil Musda kali ini menetapkan Supriyono sebagai Ketua PD Al Khidmah Kabupaten Semarang melanjutkan periode sebelumnya dengan masa khidmah 2023-2027, sedangkan Ketua PD Ath Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah Al Utsmaniyah Kabupaten Semarang dijabat oleh KH. Muhammad Zainuri menggantikan Ikhsanudin dengan masa khidmah yang sama. (win)

 

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px