URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Ingin mencicipi makanan dan minuman yang berbeda dari biasanya? Cobalah Nasi Goreng Salak dan Kopi Biji Salak yang kini tengah viral di Salatiga. Laili Musyarofah, seorang warga Salatiga, Jawa Tengah, berhasil mengolah biji salak yang biasanya dibuang menjadi minuman serbuk yang nikmat dan aman bagi lambung, serta membuat Nasi Goreng Salak dengan campuran potongan buah salak yang segar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Nasi Goreng dan Kopi Biji Salak Makanan Unik Dari Salatiga yang Kini Diburu Pecinta Kuliner

Nasi Goreng dan Kopi Biji Salak Makanan Unik Dari Salatiga yang Kini Diburu Pecinta Kuliner

Nasi Goreng dan Kopi Biji Salak Makanan Unik Dari Salatiga yang Kini Diburu Pecinta Kuliner

Nasi goreng salak, salah satu menu spesial di warung Kebon Salak di Jl Srikandi, Grogol, Salatiga.

Foto: Arif

Nasi goreng salak, salah satu menu spesial di warung Kebon Salak di Jl Srikandi, Grogol, Salatiga.
Featured Image

Salatiga – Nasi goreng mungkin sudah menjadi kuliner yang biasa. Namun siapa sangka, saat ini ada makanan jenis baru yang sedang viral di Salatiga, yaitu Nasi Goreng Salak dan Kopi Biji Salak.

Salak biasanya hanya dijadikan limbah karena tidak bisa dikonsumsi. Namun, Laili Musyarofah, warga Kota Salatiga, Jawa Tengah, berhasil mengolah biji salak menjadi minuman serbuk yang nikmat, yang ia sebut sebagai “Kopi Biji Salak”.

Kopi  ini tidak mengandung kafein sehingga aman dikonsumsi bagi lambung, penderita hipertensi, dan asam urat. “Kopi biji salak ini kami jual seharga Rp 5.000 per gelas. Ada juga dalam bentuk kemasan atau bubuk isi 30 gram, setara dengan 6 porsi,” ujar Laili.

Kopi Biji Salak dapat dinikmati di Warung Kebon Salak (WKS) yang berlokasi di Jalan Srikandi, Kelurahan Grogol, Kota Salatiga. Warung Kebon Salak memang benar-benar berada di tengah-tengah ribuan pohon salak yang tumbuh subur di kebun miliknya.

Selain kopi salak, WKS juga menyajikan menu lainnya yang berbahan salak, yakni nasi goreng salak. Nasi goreng salak ini tidak jauh berbeda dengan nasi goreng pada umumnya, namun yang sedikit berbeda adalah terdapat potongan buah salak di dalamnya. “Salaknya langsung kita ambil dari pohon, jadi masih fresh. Satu porsi nasi goreng salak ini dijual seharga Rp 8.000,” tambah Laili.

Menurut Laili, ide untuk membuat kopi dan nasi goreng salak ini datang dari hasil browsingnya. Melalui uji coba, kedua menu tersebut mulai dijajakan di warungnya sejak Januari 2015 silam dan mendapat respon yang baik dari konsumen.

Proses pembuatan kopi biji salak juga cukup mudah. Biji salak yang sudah dibersihkan dijemur terlebih dahulu kemudian diolah menjadi serbuk.

Selain itu, Laili juga berharap bahwa dengan membuat kopi  ini, dia dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para petani salak di desanya. Hal ini dikarenakan ketika panen raya salak tiba, harga buah dari jenis pohon palma ini anjlok sehingga para petani sangat dirugikan.

Kini, pasangan makanan dan minuman berbahan salak tersebut kini semakin ngetop dan menjadi viral bagi pecinta kuliner di Salatiga. ( rief)

Laili sedang memperagakan bagaimana cara masak nasi goreng salak dikebunnya

BACA JUGA :

Kuliner sate kronyos menjadi daya tarik khas di Pasar Raya I Salatiga, disajikan oleh Asih Suminem sejak era 1950-an. Hidangan berbahan lemak dan jeroan ini diminati karena cita rasa unik, harga terjangkau, serta pengalaman makan autentik di tengah suasana pasar tradisional.
Sate Kronyos Khas Salatiga, Kuliner yang Bikin Kangen Harga Merakyat
Kuliner BUMBUM Dimsum hadir di Kota Salatiga dengan konsep dimsum sebagai lauk praktis bergizi. Dikelola Chilia, usaha ini berlokasi di Gendongan dan buka setiap hari. Mengutamakan bahan segar dengan dominasi daging ayam, BUMBUM Dimsum menawarkan menu variatif, siap santap dan frozen, untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.
BUMBUM Dimsum Hadir di Salatiga, Siap Manjakan Pecinta Kuliner asal Tiongkok
Tren olahraga padel hadir di Salatiga melalui Beans Padel yang memadukan permainan padel dan wisata durian Musang King di JLS Salatiga. Konsep ini menarik pengunjung lokal hingga luar kota. Inovasi ini dihadirkan pemilik usaha untuk menawarkan pengalaman olahraga sekaligus kuliner premium dalam satu lokasi dengan tarif sewa lapangan dan harga durian tertentu.
Tren Baru Olahraga di Salatiga, Main Padel Sambil Makan Durian
Makan siang di Pawon Tlogo, kawasan Horison Resort Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan pengalaman kuliner tradisional. Pengunjung menikmati masakan Jawa yang dimasak langsung di atas tungku kayu bakar pada Januari 2026, demi menjaga cita rasa autentik dan menghadirkan sensasi nostalgia melalui proses memasak cara lama.
Resep Rahasia di Atas Tungku, Manjakan Penikmat Kuliner di Pawon Tlogo Tuntang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi...
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan...
Muat Lebih

POPULER

Ratusan warga Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang mendatangi kantor desa pada Selasa (19/5/2026) untuk menuntut transparansi penyaluran bansos PKH yang diduga disalahgunakan perangkat desa. Warga menilai bantuan tidak diterima penuh setelah kartu ATM penerima disebut dikumpulkan oleh oknum perangkat.
Diduga Selewengkan Dana Bansos, Warga Mlilir Tuntut Kades dan Kadus Mundur
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved