KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Nasi Goreng dan Kopi Biji Salak Makanan Unik Dari Salatiga yang Kini Diburu Pecinta Kuliner

Nasi Goreng dan Kopi Biji Salak Makanan Unik Dari Salatiga yang Kini Diburu Pecinta Kuliner

Nasi Goreng dan Kopi Biji Salak Makanan Unik Dari Salatiga yang Kini Diburu Pecinta Kuliner

Ingin mencicipi makanan dan minuman yang berbeda dari biasanya? Cobalah Nasi Goreng Salak dan Kopi Biji Salak yang kini tengah viral di Salatiga. Laili Musyarofah, seorang warga Salatiga, Jawa Tengah, berhasil mengolah biji salak yang biasanya dibuang menjadi minuman serbuk yang nikmat dan aman bagi lambung, serta membuat Nasi Goreng Salak dengan campuran potongan buah salak yang segar.
Foto: Arif
Nasi goreng salak, salah satu menu spesial di warung Kebon Salak di Jl Srikandi, Grogol, Salatiga.

Salatiga – Nasi goreng mungkin sudah menjadi kuliner yang biasa. Namun siapa sangka, saat ini ada makanan jenis baru yang sedang viral di Salatiga, yaitu Nasi Goreng Salak dan Kopi Biji Salak.

Salak biasanya hanya dijadikan limbah karena tidak bisa dikonsumsi. Namun, Laili Musyarofah, warga Kota Salatiga, Jawa Tengah, berhasil mengolah biji salak menjadi minuman serbuk yang nikmat, yang ia sebut sebagai “Kopi Biji Salak”.

Kopi  ini tidak mengandung kafein sehingga aman dikonsumsi bagi lambung, penderita hipertensi, dan asam urat. “Kopi biji salak ini kami jual seharga Rp 5.000 per gelas. Ada juga dalam bentuk kemasan atau bubuk isi 30 gram, setara dengan 6 porsi,” ujar Laili.

Kopi Biji Salak dapat dinikmati di Warung Kebon Salak (WKS) yang berlokasi di Jalan Srikandi, Kelurahan Grogol, Kota Salatiga. Warung Kebon Salak memang benar-benar berada di tengah-tengah ribuan pohon salak yang tumbuh subur di kebun miliknya.

Selain kopi salak, WKS juga menyajikan menu lainnya yang berbahan salak, yakni nasi goreng salak. Nasi goreng salak ini tidak jauh berbeda dengan nasi goreng pada umumnya, namun yang sedikit berbeda adalah terdapat potongan buah salak di dalamnya. “Salaknya langsung kita ambil dari pohon, jadi masih fresh. Satu porsi nasi goreng salak ini dijual seharga Rp 8.000,” tambah Laili.

Menurut Laili, ide untuk membuat kopi dan nasi goreng salak ini datang dari hasil browsingnya. Melalui uji coba, kedua menu tersebut mulai dijajakan di warungnya sejak Januari 2015 silam dan mendapat respon yang baik dari konsumen.

Proses pembuatan kopi biji salak juga cukup mudah. Biji salak yang sudah dibersihkan dijemur terlebih dahulu kemudian diolah menjadi serbuk.

Selain itu, Laili juga berharap bahwa dengan membuat kopi  ini, dia dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para petani salak di desanya. Hal ini dikarenakan ketika panen raya salak tiba, harga buah dari jenis pohon palma ini anjlok sehingga para petani sangat dirugikan.

Kini, pasangan makanan dan minuman berbahan salak tersebut kini semakin ngetop dan menjadi viral bagi pecinta kuliner di Salatiga. ( rief)

Laili sedang memperagakan bagaimana cara masak nasi goreng salak dikebunnya

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
[pekok2]