KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Panik Ular Masuk Rumah, Warga di Salatiga ini Malah Telpon Ojek Online

Panik Ular Masuk Rumah, Warga di Salatiga ini Malah Telpon Ojek Online

Panik Ular Masuk Rumah, Warga di Salatiga ini Malah Telpon Ojek Online

Seorang ibu rumah tangga di Kota Salatiga, Bulan Detrisa, mengalami kepanikan saat ular masuk ke dalam rumahnya, di Jalan Siti Projo, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, pada Jumat (3/5/2024). Ketika sedang memasak, Bulan terkejut melihat ular jatuh ke dapur dan bergerak ke arah tumpukan kardus.
Foto dok Jeggboy
Anggota Jeggboy saat menangkap ular yang masuk kerumah Warga.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Panik karena ada ular masuk ke rumah, seorang ibu rumah tangga di Kota Salatiga meminta tolong ke driver ojek untuk menangkap dan membunuhnya.

Adalah Bulan Detrisa,
Warga Jalan Siti Projo Kelurahan Kutowinangun Kecamatan Tingkir Kota Salatiga ini mengaku kaget, saat sedang memasak, tiba-tiba ada ular yang terjatuh. “Tidak tahu dari mana, ada suara jatuh di area dapur itu. Saya lihat ada ular seukuran jempol orang dewasa dan lumayan panjang,” ujarnya, Jumat (3/5/2024).

Ular tersebut lalu bergerak ke arah tumpukan kardus. “Terus terang saya ketakutan, karena di rumah hanya ada saya, ibu, dan anak-anak. Ada ular begitu kan panik dan takut, tapi terpenting anak-anak keluar dulu saya sambil melihat gerak-gerik ularnya, mengawasi,” kata Bulan.

Dalam kondisi panik dan takut tersebut, Bulan langsung menelpon operator nomor yang dikasih temannya. “Bilangnya bisa menolong mengatasi ular, saya langsung telpon agar cepat mengusir ular tersebut,” paparnya.

Tak sampai lima menit, dua driver ojek online lokal dari kota Salatiga Jeggboy datang ke rumah Bulan. “Cepat sekali, tak berapa lama setelah telpon itu datang driver Jeggboy. Setelah saya kasih tahu lokasi ularnya, mereka membongkar-bongkar kardus tempat ular,” kata Bulan.

“Ular yang di dalam kardus lalu di bawa ke luar rumah, lalu dibunuh mereka dimasukkan plastik dan dibawa untuk dibuang,” ujarnya.

Bulan mengatakan, membayar kedua driver tersebut sesuai tarif yang berlaku. “Tarifnya satu driver itu Rp 10.000, dua orang jadi Rp 20.000. Karena sudah menolong, ya saya tambahi untuk ongkos bensin, yang penting rumah aman,” kata dia.

“Spontan saja tadi telpon Jeggboy itu, karena saya juga punya usaha bakpao karakter, jadi sering menggunakan jasa ojek lokal untuk antar-jemput pesanan,” ungkap Bulan.

Terpisah Pengelola Jeggboy & Girl, Sri Sahono, mengaku tidak kaget atas layanan unik yang diberikan anggotanya, “Iya menang saat ini jeggboy dalam melayani warga Salatiga, tidak hanya soal transportasi semata, tapi juga keluhan lain seperti memasang gas, ambil barang dan uang serta jasa pendamping saat ada acara pesta termasuk mengambil jemuran saat hujan” ujar Sahono.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]