URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan tempat relokasi baru bagi para pedagang Pasar Johar yang terdampak pasca kebakaran pada, Rabu (2/1) kemarin. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pembangunan tempat relokasi itu akan menggunakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) dari APBD.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasca Kebakaran Relokasi Pasar Johar, Walikota Semarang Akan Gunakan BTT Untuk Siapkan Relokasi Baru

Pasca Kebakaran Relokasi Pasar Johar, Walikota Semarang Akan Gunakan BTT Untuk Siapkan Relokasi Baru

Pasca Kebakaran Relokasi Pasar Johar, Walikota Semarang Akan Gunakan BTT Untuk Siapkan Relokasi Baru

featured-img

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan tempat relokasi baru bagi para pedagang Pasar Johar yang terdampak pasca kebakaran pada, Rabu (2/1) kemarin.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pembangunan tempat relokasi itu akan menggunakan
anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) dari APBD.

“Dan tadi malam dari teman – teman pedagang saya mendengarkan mereka memerlukan tempat relokasi, sehingga akan kita bangun mengunakan BTT dari APBD,” ujar pria yang akrab disapa Hendi itu kepada wartawan, Kamis (3/1).

Hendi pun telah memerintahkan kepada Dinas Perdagangan untuk mendata berapa jumlah pedagang yang terdampak. Meski, ia sendiri belum menentukan lokasi relokasi pasar.

“Masih ada beberapa alternatif relokasi. Nanti tinggal teman-teman dinas perdagangan kita minta mengecek pedagang yang terkena dampak. Karena ini terkait dengan luasan, ukuran-ukuran yang memang kita harus melihat beberapa alternatif lokasi itu memungkinkan atau tidak,” bebernya.

Selain bantuan relokasi pasar, ia juga meminta Bank Jateng untuk bisa memberikan skema kredit dengan bunga renda kepada para pedagang pasar korban kebakaran.

“Bantuan paling tidak support dari APBD. Saya juga sudah minta kepada Bank Jateng untuk menyalurkan kredit bunga rendah. (Bantuan) yang lain-lainnya nanti coba dirundingkan. Tapi yang utama saya akan segera menemui kawan-kawan itu. Apa yang mereka inginkan, itu akan kita serap untuk kemudian jadi program kebijakan kami terutama untuk memberikan bantuan kepada mereka supaya cepat jualan,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Hendi meminta agar masyarakat tidak berspekulasi tentang penyebab kebakaran. Ia menegaskan, peristiwa ini tidak berhubungan dengan proses undian lapak Pasar Johar kawasan Kota Lama.

“Pesan saya tidak membuat berita hoax. Tidak ada korelasinya antara undian lapak dengan kebakaran ini, ya kita serahkan kepada teman – teman kepolisian saja,” kata Hendi.

Untuk diketahui, kebakaran hebat terjadi di relokasi Pasar Johar tepatnya di Zona E dan F. Api membakar ratusan kios pedagang di 16 blok di dua zona itu.

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?
Ribuan masyarakat memadati kawasan PRPP Semarang pada pembukaan Jateng Fair 2026, Jumat (26/6), yang diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mengusung tema Action for Transformation, ajang yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menghadirkan pameran pembangunan, inovasi, UMKM, investasi, seni budaya, serta hiburan dengan akses masuk gratis sebagai upaya mendorong transformasi ekonomi dan promosi potensi daerah.
Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target