URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan meninjau kesiapan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Sabtu (14/2/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan keselamatan dan pelayanan optimal melalui evaluasi SDM, harga tiket, sistem layanan, serta ramp check armada guna menjamin keamanan penumpang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pastikan Lebaran Tanpa Cela, Dirjen Perhubungan Darat Pantau Terminal Tingkir Salatiga

Pastikan Lebaran Tanpa Cela, Dirjen Perhubungan Darat Pantau Terminal Tingkir Salatiga

Pastikan Lebaran Tanpa Cela, Dirjen Perhubungan Darat Pantau Terminal Tingkir Salatiga

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan meninjau kesiapan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Sabtu (14/2/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan keselamatan dan pelayanan optimal melalui evaluasi SDM, harga tiket, sistem layanan, serta ramp check armada guna menjamin keamanan penumpang.
Foto dok IST
Kepala Terminal Tipe A Tingkir Vicky Candra Yanuar saat menemani Direktur Jendral Perhubungan Darat kementrian Perhubungan saat melakukan peninjauan langsung di Terminal
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Meski arus mudik belum terasa, tapi persiapannya sudah digelar. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menjejakkan kaki di Terminal Tipe A Tingkir, Sabtu (14.2.2026) . Pihaknya ingin memastikan satu hal, yakni angkutan Lebaran 1447 Hijriah berjalan tanpa cela.

Kunjungan kerja itu menyisir aspek yang kerap luput dari perhatian publik. Bukan hanya soal bus yang berangkat dan datang, melainkan kesiapan sumber daya manusia, pengendalian harga tiket, hingga sistem pelayanan di dalam terminal. Pemeriksaan dilakukan langsung di lapangan, melihat denyut operasional yang kelak menanggung lonjakan penumpang.

Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar, menyebut agenda tersebut sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh.

“Kunjungan Kerja Dirjen Perhubungan Darat di Terminal Tipe A Tingkir untuk memastikan kesiapan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah dan meninjau secara langsung sarana dan prasarana yang ada di terminal, baik dari kesiapan sumber daya manusia, harga tiket bus, maupun sistem pelayanan yang ada di terminal,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima rasikafm.com.

Pemeriksaan tak berhenti di ruang pelayanan. Dirjen juga meninjau pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan umum. Setiap armada dicek kelaikan jalannya, kelengkapan administrasi kendaraan, hingga kesiapan awak bus.

“Selain itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat juga meninjau pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan umum guna memastikan aspek keselamatan, kelaikan jalan armada, serta kelengkapan administrasi kendaraan dan awak bus agar masyarakat semakin aman dan nyaman pada saat bepergian menggunakan transportasi darat,” kata Vicky.

Sementara itu bagi pengelola terminal, kunjungan itu menjadi penegasan bahwa standar keselamatan tak bisa ditawar.

“Harapannya dengan kegiatan kunjungan kerja ini, Terminal Tipe A Tingkir dapat selalu menjaga dan selalu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan operasional angkutan, serta memberikan rasa aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna jasa transportasi darat,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah bersama komunitas musisi jalanan Kota Salatiga yang biasa tampil di area terminal. Di tengah urusan teknis dan angka-angka kesiapan, suasana hangat itu menjadi penutup, mengingatkan bahwa terminal bukan sekadar titik transit, melainkan ruang perjumpaan.

BACA JUGA :

Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo