KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Gandeng Perusahaan Beri Bantuan Pipa Saluran Air Terdampak Kebakaran TNGMb

Pemkab Semarang Gandeng Perusahaan Beri Bantuan Pipa Saluran Air Terdampak Kebakaran TNGMb

Pemkab Semarang Gandeng Perusahaan Beri Bantuan Pipa Saluran Air Terdampak Kebakaran TNGMb

Bupati Semarang menyerahkan bantuan instalasi air bersih berupa pipa bagi warga terdampak karhutla TNGMb di halaman kantor Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/11/2023). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memberikan bantuan instalasi saluran air bersih berupa pipanisasi bagi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb).

Bantuan itu diberikan langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada warga di delapan dusun yang tersebar di tiga desa yakni Tajuk, Batur dan Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang di halaman kantor Kecamatan Getasan, Sabtu (18/11/2023).

Usai penyerahan, Ngesti menyampaikan bantuan itu berasal dari Pemkab Semarang senilai Rp412 juta, serta Perumdam Tirta Bumi Serasi dan pihak swasta masing-masing senilai Rp100 juta.

“Bantuan ini diberikan karena saluran pipa air bersih di kawasan TNGMb terbakar, sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Ngesti.

Ngesti menyebut, kerusakan pipa saluran air bersih akibat karhutla TNGMb itu mencapai 16.000 meter persegi. Sehingga selama pipa belum diperbaiki, Pemkab Semarang memberikan bantuan berupa dropping air bersih kepada warga terdampak.

“Bantuan akan terus diberikan sampai instalasi air bersih rampung dipasang,” ujarnya.

Pemasangan pipa tersebut, imbuh Ngesti, akan dilakukan mulai pekan ini. Nantinya akan melibatkan BPBD Kabupaten Semarang bersama warga sekitar secara gotong royong.

“Semoga segera bisa selesai dan warga bisa kembali menikmati air bersih dengan lancar,” tambahnya.

Seperti diketahui, karhutla melanda TNGMb pada Jumat (27/10/2023). Selain mengakibatkan kerusakan pada area hutan, sejumlah satwa dikabarkan mati terbakar dan instalasi air bersih warga berupa pipa di lereng TNGMb rusak total. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
[pekok2]