URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Program Parsel Lebaran kembali diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jateng, Bank Indonesia, OJK, ASPOO, dan BliBli.com menjelang Ramadan. Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM dan memberikan manfaat kepada mereka. Respons masyarakat sangat positif sejak program ini diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada tahun 2021.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemprov Jateng Gelar Program Parsel Lebaran untuk Mendukung UMKM

Pemprov Jateng Gelar Program Parsel Lebaran untuk Mendukung UMKM

Pemprov Jateng Gelar Program Parsel Lebaran untuk Mendukung UMKM

featured-img

SEMARANG – Menjelang Ramadan, Pemprov Jateng berkolaborasi dengan Bank Indonesia, OJK, Asosiasi Pengusaha Oleh-Oleh (ASPOO) dan BliBli.com kembali mengadakan program Parsel Lebaran. Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan memberikan kebermanfaatan kepada mereka.

“Program penjualan produk UMK dalam bentuk parsel Lebaran yang diinisiasi Bapak Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sejak tahun 2021, mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat,” kata Kepala Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jateng, Ema Rachmawati ditemui di lokasi acara di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks kantor Gubernur Jateng di Semarang, Selasa (7/3/2023).

Dari catatannya, pada tahun ini diperkirakan respons masyarakat akan jauh lebih besar. Ditargetkan, hasil penjualan program Parsel Lebaran tahun ini mencapai Rp 5 miliar.

Mengaca pada dua tahun lalu, hasilnya cukup besar. Pada 2021 penjualan dari program Parsel Lebaran mencapai Rp 2,1 miliar, dan pada 2022 penjualan mencapai Rp 4,18 miliar.

Dia menerangkan, tahun ini produk dari UMKM yang ikut dalam Program Parsel Lebaran lebih bervariasi. Selain produk makanan-minuman, juga ada craft, pakaian, dan juga sembako. Seluruh produk tersebut telah melalui kurasi.

Tahun ini jumlah UMKM yang dilibatkan sebanyak 125 UMKM, lebih banyak jika dibanding tahun lalu sebanyak 80 UMKM. Para UMKM yang ikut tahun ini berasal dari 34 kota dan kabupaten di Jawa Tengah. Hanya Kabupaten Grobogan yang tidak ikut terlibat. “Ini berlangsung sekarang sampai nanti menjelang Lebaran,” terangnya.

Adapun untuk pemesanannya, kata Ema, bisa melalui katalog yang dapat diunduh melalui link bit.ly/KatalogParcelJateng-2023. Pemesanan juga bisa melalui call center ASPOO. Sedangkan bagi masyarakat umum, baik dari dalam maupun luar provinsi yang ingin membeli juga bisa memesan melalui marketplace BliBli.

“Tahun lalu juga melalui BliBli, juga ada yang beli dari Kalimantan. Bahkan ada juga pemesanan dari Jakarta, Bandung. Hanya tahun lalu kami belum siap armada. Jadi enggak bisa. Mudah-mudahan tahun ini, teman-teman ASPOO bisa siap armada, jadi kalau ada pemesan luar daerah, bisa,” beber Ema lebih lanjut.

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno menambahkan, momen ini merupakan bentuk upaya pemberdayaan UMKM di Provinsi Jateng. Sumarno juga mendorong ASN utamanya untuk berpartisipasi membeli dagangan UMKM yang ikut dalam program Parsel Lebaran.

“Teman UMKM juga kami mohon bisa menjaga kualitas barangnya, produknya. Kemarin juga sudah dikurasi dari teman-teman. Tolong itu dijaga. Menjaga kualitas ini menjadi kunci untuk keberlanjutan,” kata Sumarno.

Dengan demikian, dia berpesan agar UMKM tidak mengurangi kualitas hanya gegara orderannya melimpah. Maka UMKM mutlak harus menjaga kualitas demi mempertahankan keberlanjutan pembelian produk UMKM.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra mengatakan bahwa program tersebut merupakan wujud sinergi antarstakeholder untuk mengembangkan UMKM di daerah, khususnya di Jateng.

Dalam acara launching Parsel Lebaran produk UMKM dan parsel produk desa dampingan tahun 2023 juga dilakukan rangkaian kegiatan road to “Gayeng Expo” ditandai dengan mini expo. Sebanyak sepuluh stan berdiri di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara