[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pemuda meninggal dunia usai usai hanyut saat berenang di Sungai Serayu, Kabupaten Banjarnegara. Korban berinisial RMA berusia 15 tahun itu ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (7/7/2022) s

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemuda 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Hanyut Saat Berenang Di Sungai Serayu Banjarnegara

Pemuda 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Hanyut Saat Berenang Di Sungai Serayu Banjarnegara

Pemuda 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Hanyut Saat Berenang Di Sungai Serayu Banjarnegara

Tim SAR Gabungan saat proses evakuasi pemuda 15 tahun yang meninggal dunia usai hanyut di Sungai Serayu, Kabupaten Banjarnegara.

Seorang pemuda meninggal dunia usai usai hanyut saat berenang di Sungai Serayu, Kabupaten Banjarnegara. Korban berinisial RMA berusia 15 tahun itu ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (7/7/2022) sekira pukul 11.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menjelaskan awal mula kejadian pada Selasa (5/7/2022) sekira pukul 16.00 WIB saat warga Desa Kedawung, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara itu bersama tiga temannya pulang dari kegiatan mengaji. Sebelum pulang ke rumahnya masing-masing, keempat pemuda itu menuju ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu tepatnya di Desa Kedawung, Banjarnegara untuk mandi dan berenang.

Namun pada saat mereka asyik bermain, tiba-tiba arus Sungai menjadi deras. Ketiga anak mampu berenang dan berhasil menepi dalam keadaan selamat sedangkan korban hanyut terbawa arus lalu tenggelam.

“Diduga RMA tidak bisa berenang akhirnya terbawa arus tidak bisa memyelamatkan diri akhirnya tenggelam,” ujarnya.

Mendapat laporan itu, pihaknya langsung berencana melakukan pencarian dengan dibagi menjadi 2 Search Rescue Unit (SRU). SRU 1 penyisiran menggunakan perahu karet titik kejadian sampai dengan depo pasir Pelumutan bawah dan SRU 2 penyisiran menggunakan LCR dari Pelumutan bawah sampai dengan jembatan Banyumas.

“Korban berhasil ditemukan di aliran sungai Serayu jarak dari tempat kejadian kurang lebih 13 KM tepatnya di Desa Plana Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas dalam keadaan meninggal dunia,” paparnya.

“Kondisi aliran sungai Serayu berkelok dan berbaru kedalaman sungai kurang lebih 4 meter lebar mencapai 25 meter,” katanya.

Dengan ditemukanya jasad korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim yang terlibat kembali kesatuannya masing- masing. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

Disisi lain, Heru menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati pada saat melakukan aktivitas khususnya di lokasi yang berair seperti sungai dan laut. Hal itu agar tidak terjadi kejadian fatal yang bisa merenggut nyawa.

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px