RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Penerimaan Pajak di UPPD Salatiga Awal Tahun Turun. Apa yang Terjadi?

Penerimaan Pajak di UPPD Salatiga Awal Tahun Turun. Apa yang Terjadi?

Penerimaan Pajak di UPPD Salatiga Awal Tahun Turun. Apa yang Terjadi?

Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Salatiga tetap ramai meski muncul protes kenaikan opsen pajak, Rabu (18/2/2026). Kepala UPPD Amar Ustadi Abdullah menyebut penerimaan Januari 2026 turun 7 persen. Edukasi, penagihan door to door, dan razia dilakukan untuk menjaga kepatuhan wajib pajak.
foto Arief Rasika
Suasana kantor UPPD Salatiga masih ramai, Rabu (18.2.2026)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pasca ramainya pemberitaan soal kenaikan pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah memantik beragam sikap warga, tak terkecuali di Salatiga. Sejumlah unggahan bernada protes. Namun, pelayanan pembayaran pajak tetap berlangsung ramai.

Kepala UPPD Salatiga, Amar Ustadi Abdullah, mengakui adanya respons negatif tersebut. “Di medsos memang ada komentar-komentar,” kata Amar saat ditemui diruang kerjanya. rabu (18.2.2026)

Ia menilai isu itu berdampak, tetapi tidak signifikan. “Ada pengaruhnya, tapi sedikit,” ujarnya.
Bahkan, menurut dia, antusiasme wajib pajak masih terlihat. “Wajib pajak masih antusias membayar pajak,” terang Amar.

Data terbaru menunjukkan penerimaan Januari 2025 sebesar Rp 6,5 miliar. Pada Januari 2026 turun menjadi Rp 6,2 miliar. Dirinya menyebut ada koreksi penerimaan. “Memang di Januari 2026 ada penurunan sekitar Rp 308 juta,” kata Amar.

Penurunan itu sekitar 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, ia belum menyimpulkan penyebabnya. “Belum bisa memastikan apakah ini karena pengaruh isu itu atau ada faktor lain,” ujarnya.

Komposisi objek pajak di Salatiga didominasi sepeda motor, sekitar 87 persen. Penunggakan terjadi baik pada roda dua maupun roda empat. Amar juga menyinggung kendaraan listrik yang bebas pajak. “Kendaraan listrik pajaknya 0,” katanya.

Tercatat sekitar 50 unit roda dua listrik. “Secara jumlah objek meningkat, tapi secara penerimaan pajak kita turun,” ujar Amar.

Untuk capaian 2025, realisasi penerimaan melampaui target. “Masih memenuhi 112 persen,” kata Amar.
Namun tren awal 2026 menjadi perhatian. “Ini menjadi warning untuk kita,” ujarnya.

Sementara itu, upaya yang dilakukan antara lain edukasi dan sosialisasi. “Penagihan door to door kepada wajib pajak yang menunggak,” kata Amar yang didampingi Kanit Reg Ident IPDA Widodo.

Juga razia bersama kepolisian. “Untuk kepatuhan berkendara maupun kepatuhan bayar pajak,” ujarnya.

Di sisi lain, warga tetap datang membayar pajak.

Ahmad Sahroni Seorang wajib pajak mengatakan, “Harus seharusnya kan bayar pajak itu mengikuti aturan pemerintahnya,” katanya.

Ia mengaku tidak mengetahui detail kenaikan. “Nggak tahu naik berapa, yang penting bayar pajak itu,” bebernya.

Menurut warga Pabelan ini , pihaknya memilih patuh. “Mau gimana lagi ya, Mas, nggak ada pilihan lain,” katanya.

Meski demikian, ia berharap kebijakan ke depan lebih ringan. “Semoga nggak naik terus,” ujarnya.

Sementara itu Pantauan Rasika FM dikantor Unit Penggelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Salatiga, Rabu (18.2.2026) masih banyak warga yang tetap datang ke kantor dan membayar pajak,
meskipun di medsos ajakan boikot pajak dan gerakan tidak bayar pajak cukup masif

Amar Ustadz Abdulah saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana