URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 51 personel Polres Salatiga menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Kenaikan dipimpin Kapolres Salatiga AKBP Veronica di Lapangan Bhayangkara, Rabu, 31 Desember 2025. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kinerja, sekaligus menegaskan peningkatan tanggung jawab dan profesionalisme pelayanan kepolisian.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penghujung Tahun 2025, Puluhan Polisi Polres Salatiga Naik Pangkat

Penghujung Tahun 2025, Puluhan Polisi Polres Salatiga Naik Pangkat

Penghujung Tahun 2025, Puluhan Polisi Polres Salatiga Naik Pangkat

Sebanyak 51 personel Polres Salatiga menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Kenaikan dipimpin Kapolres Salatiga AKBP Veronica di Lapangan Bhayangkara, Rabu, 31 Desember 2025. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kinerja, sekaligus menegaskan peningkatan tanggung jawab dan profesionalisme pelayanan kepolisian.
Foto dok IST
Kapolres Salatiga AKBP Veronica, beri ucapan selamat atas kenaikan pangkat anggotanya
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Sebanyak 51 personel polres Salatiga menerima Kenaikan Pangkat yang dipimpin Kapolres Salatiga AKBP Veronica, bertempat di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Rabu (31/12/2025).

Ke 51 personel Polres Salatiga resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi sebagai bentuk apresiasi institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas.

Dalam upacara tersebut, dua personel menyandang pangkat perwira menengah dengan melati di pundak, yakni Kompol M. Arifin Suryani, S.Sos., M.H., Kabaglog Polres Salatiga, serta Kompol Mulyadi, yang menjabat sebagai Kanit Intelkam Polsek Tingkir.

Selain itu, terdapat tiga personel yang naik pangkat dari Iptu menjadi AKP, tiga personel lainnya naik dari Ipda menjadi Iptu, sementara selebihnya merupakan personel golongan bintara yang juga menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Kapolres Salatiga dalam amanatnya menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan simbol kepangkatan, melainkan konsekuensi atas tanggung jawab yang semakin besar.

“Kenaikan pangkat adalah amanah. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres berharap seluruh personel yang naik pangkat dapat menjadi teladan bagi rekan kerja serta terus menjaga citra Polri yang presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur, sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Polres Salatiga di akhir Tahun 2025 dan penyemangat memasuki Tahun 2026.

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved