URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Siswa SMP Stella Matutina di Kota Salatiga menggelar kampanye peduli lingkungan dan perubahan iklim dengan cara unik, yaitu membawa monster sampah berbentuk naga dan berkeliling dari Jalan Diponegoro hingga Bundaran Ramayana, Senin (28/10/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Sumpah Pemuda, SMP Stella Matutina Salatiga Kampanye Bawa Monster Sampah

Peringati Sumpah Pemuda, SMP Stella Matutina Salatiga Kampanye Bawa Monster Sampah

Peringati Sumpah Pemuda, SMP Stella Matutina Salatiga Kampanye Bawa Monster Sampah

Siswa SMP Stella Matutina di Kota Salatiga menggelar kampanye peduli lingkungan dan perubahan iklim dengan cara unik, yaitu membawa monster sampah berbentuk naga dan berkeliling dari Jalan Diponegoro hingga Bundaran Ramayana, Senin (28/10/2024).
Foto Arief Rasika
siswa SMP Stella Matutina saat sampaikan pernyataan sikap melawan sampah di Bundaran Tamansari Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Cara unik dilakukan siswa SMP Stella Matutina, Kota Salatiga untuk mengkampanyekan gerakan peduli lingkungan dan perubahan iklim. Salah satu caranya adalah membuat monster sampah dengan bentuk naga dan berkeliling dari Jalan Diponegoro hingga Bundaran Ramayana, Kota Salatiga, Senin (28/10/2024).

Tak hanya berkeliling ratusan siswa SMP tersebut juga memungut sampah di sepanjang Jalan Diponegoro sampai dengan Bundaran Salatiga.

Humas SMP Stella Matutina, Theresia Erma maengatakan, aksi bersama dengan membawa monster sampah ini bertujuan untuk mengajak siswa dan warga Salatiga peduli lingkungan.

“Kita ingin mengajak anak-anak ini untuk peduli lingkungan. Karena nantinya yang memiliki bumi adalah anak-anak ini. Kalau tidak dijaga mulai sekarang, mereka akan mendapatkan gunungan sampah,” terang Erma.

Diakuinya, permasalahan sampah juga terjadi di Kota Salatiga. Mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngeronggo, Salatiga saat ini menerima 50 truk sampah yang masuk perhari. Namun hanya dua truk yang bisa diolah kembali.

“Ini mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik yang semakin menumpuk di Salatiga,” jelasnya.

Dijelaskan, dalam aksi tersebut siswa berjalan kaki dan memungut sampah botol, plastik, dan puntung rokok.

Sampah tersebut nantinya akan dihitung dan akan dilaporkan pada dinas terkait untuk menjadi bahan edukasi dan evaluasi.

Sementara itu, siswa SMP Stella Matutina, Bona mengaku banyak mendapatkan puntung rokok yang dibuang sembarangan. Dengan kegiatan ini menjadi kesadaran siswa untuk menjaga kebersihan.

“Ya ini untuk menjaga kebersihan dan juga untuk mengurangi potensi penyakit yang bakal terjadi kalau lingkungan kotor,” kata Bona.

Pantauan wartawan di lokasi, dalam acara tersebut siswa SMP Stella Matutina juga melakukan deklarasi peduli lingkungan di Bundaran Salatiga.

Hal itu dilakukan juga sebagai peringatan hari sumpah pemuda. Sekaligus untuk mengajak pemuda agar peduli dan sadar terhadap lingkungan.

Humas SMP Stella Matutina, Theresia Erma

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved