KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pertama di Korwil Tengaran, “SDN Sruwen 03 Bersholawat”, Jito Berharap Tidak Ada Kasus Kekerasan Pada Anak

Pertama di Korwil Tengaran, “SDN Sruwen 03 Bersholawat”, Jito Berharap Tidak Ada Kasus Kekerasan Pada Anak

Pertama di Korwil Tengaran, “SDN Sruwen 03 Bersholawat”, Jito Berharap Tidak Ada Kasus Kekerasan Pada Anak

Acara "SDN Sruwen 03 Bersholawat" bersama Gus Wahid Syarifudin Ahmad dari Yogyakarta. Foto dok Agus SD Sruwen 02

RASIKAFM. COM | TENGARAN – Ada kegiatan luar sekolah yang patut diapresiasi, ditengah maraknya isu perundungan dan kasus kekerasan yang terjadi dilingkungan pendidikan, namun berbeda dengan apa yang dilakukan oleh SDN Sruwen 03, kecamatan Tengaran kabupaten Semarang, kamis (5/10/2023) malam.

Ya…………………..
Sekolah yang berada ditengah dusun Duren Sawit desa Sruwen kecamatan Tengaran ini justru melakukan kegiatan positif.

Pihak Sekolah mengandeng masyarakat dan Alumni menggelar “SDN Sruwen 03 Bersholawat” bersama Gus Wahid Syarifudin Ahmad dari Yogyakarta.

Kepada rasikafm.com, Kepala Sekolah SDN Sruwen 03, Siti Toyibah mengatakan tujuan utama digelarnya Sholawatan ini adalah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H.
Selain itu Sekolah ingin menunjukkan bahwa keberadaanya masih ada, ditengah ketatnya persaingan saat ini , “kami sengaja mengelar acara ini agar masyarakat tahu sekolah kami masih ada, buktinya dengan dukungan semua pihak acara ini bisa kita gelar” ujar Toyibah.

Sejumlah guru dan KS berfoto bersama dengan Ketua Komisi D dan Kepala Korwilcambiddik Kecamatan Tengaran, sesaat usai acara.  Foto Arief Rasika

Dirinya menambahkan jika sampai saat ini di lingkungan sekolahnya tidak ada kasus kekerasan pada anak didik, sehingga orang tua tidak perlu ragu dan khawatir saat menitipkan anak mereka.

Kepala Korwilcambiddik Kecamatan Tengaran, Eko Lesmono mengatakan jika kegiatan sholawatan ini baru di SD Sruwen 03 yang mengadakan “Baru di Sruwen berhasil menggelar kegiatan keagamaan, dengan jumlah jamaah yang hadir ribuan, Korwil mengapresiasi pihak sekolah” ujar Eko bangga.

Sementara itu kegiatan dimalam jumat tersebut juga dihadiri oleh kades, camat dan ketua komisi D DPRD, Kabupaten Semarang, Pujo Pramujito.

Dalam sambutanya, Pujo Pramujito meminta agar sekolah terus melakukan inovasi dan promosi agar dalam ppdb mendapatkan siswa baru, selain itu juga untuk mencegah munculnya kasus kekerasan, sekolah membentuk team anti kekerasan. “selaku ketua komisi D saya berharap dikabupaten Semarang tidak ada kasus kekerasan, kami juga apresiasi pada SD Sruwen karena telah mengadakan kegiatan positif” ujar Jito panggilan akrab Pujo Pramujito.

Dalam sholawwatan yang dibawakan Wahid Syarifudin Ahmad, atau yang lebih dikenal dengan Gus Wahid. Kyai yang menjadi menjadi ikon kalangan remaja masa kini. Mampu menyedot perhatian ribuan warga sekitar Tengaran. Apalagi sosoknya tidak asing bagi para Syekhermania atau pecinta Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Bahkan setiap kali diadakan majlis sholawat dan doa bersama Al Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Gus Wahid selalu hadir di tengah-tengah jamaah. Kesederhanaan dan kerendahan hatinya membuat ribuan orang terpesona saat mendengarkan suara indahnya dalam melantunkan sholawat bersama Habib Syech dan Syekhermania.

– Kepala Sekolah SDN Sruwen 03, Siti Toyibah saat diwawancara Rasika FM
– Suasana saat Ribuan Syekhermania hadiri sholawatan di halaman  SDN Sruwen 03

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]