URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Suasana meriah tersaji dalam acara penutupan Pekan Special Olympics Nasional (PeSOnas) 2022 di Holy Stadium Kota Semarang, Kamis (7/7). Ratusan atlet berkebutuhan khusus yang bertanding di event itu berkumpul bersama untuk merayakan puncak acara event perlombaan penyandang disabilitas intelektual pertama di Indonesia itu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pesan Ganjar ke Orang Tua Atlet PeSOnas: Jangan Pernah Menyerah Menjaga Titipan Tuhan yang Istimewa

Pesan Ganjar ke Orang Tua Atlet PeSOnas: Jangan Pernah Menyerah Menjaga Titipan Tuhan yang Istimewa

Pesan Ganjar ke Orang Tua Atlet PeSOnas: Jangan Pernah Menyerah Menjaga Titipan Tuhan yang Istimewa

Featured Image

SEMARANG – Suasana meriah tersaji dalam acara penutupan Pekan Special Olympics Nasional (PeSOnas) 2022 di Holy Stadium Kota Semarang, Kamis (7/7). Ratusan atlet berkebutuhan khusus yang bertanding di event itu berkumpul bersama untuk merayakan puncak acara event perlombaan penyandang disabilitas intelektual pertama di Indonesia itu.

Sejumlah tarian dan pertunjukan seni disajikan dalam pesta penutupan acara itu. Suasana semakin heboh, saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan istri, Siti Atikoh tiba-tiba datang ke acara penutupan dan berbaur bersama para peserta. Para peserta baik atlet, pelatih maupun official langsung berhamburan untuk mendekat dan bersalaman.

“Pak foto pak, saya dari Riau pak. Saya dari Sumbar pak, pengen salaman,” teriak mereka.

Ganjar dengan ramah melayani para peserta untuk bersalaman dan foto bersama. Sambil sesekali, Ganjar mengacungkan jempolnya tanda apresiasi pada para atlet yang sudah berjuang dan menjadi pemenang.

“Selamat ya, kamu hebat. Dapat medali nggak? Pak gubernur boleh minta medalinya nggak ya,” canda Ganjar.

Ganjar terlihat berdialog dengan sejumlah atlet difabel. Selain itu, saat Ganjar pidato di panggung, beberapa atlet naik ke atas panggung dan ada yang tiba-tiba memeluk Ganjar. Ganjar cukup terkejut dengan hal itu dan mengatakan terharu.

“Saya terharu tapi sekaligus bangga karena bisa merasakan ghiroh dan semangat perjuangan dari anak-anak kita yang bertalenta khusus ini. Mereka semua hebat,” kata Ganjar.

Tak hanya memuji para atlet, Ganjar juga secara langsung mengucapkan terimakasih kepada orang tua atlet dan jajaran pelatih. Ganjar yang hadir secara langsung menyemangati para atlet PeSOnas saat bertanding, merasakan betul betapa hebat perjuangan orang tua dan tim pelatih.

“Buat orang tua yang mendampingi anak-anak kita. Anda semua orang tua luar biasa. Anda orang tua hebat sekali, karena memberikan suport kepada anak-anak bertalenta khusus ini. Jangan pernah menyerah menjaga titipan Tuhan yang hebat-hebat ini,” kata Ganjar disambut tepuk tangan bergemuruh dari para peserta.

“Kepada para pelatih dan pendamping, saya juga ucapkan terimakasih banyak. Saya lihat sendiri bagaimana pelatih memotivasi mereka agar betul-betul siap. Saya sendiri tidak mungkin sanggup, karena ada teknik, perasaan serta getaran batin yang dikirim ke anak-anak agar mereka siap bertanding,” imbuhnya.

Ganjar menegaskan, PeSOnas 2022 bukan hanya ajang lomba dan mencari medali. Bahkan Ganjar mengatakan, medali bukanlah hal yang utama dalam perhelatan itu.

“Yang paling penting itu memberikan ruang bagi mereka para atlet berkebutuhan khusus untuk berekspresi, berkumpul dan bertemu sekaligus menunjukkan talentanya. Itu yang menurut saya jauh lebih penting. Dan saya terimakasih, karena panitia memberikan medali pada semua atlet, sehingga mereka punya rasa kebanggaan luar biasa dan hari ini mereka bisa bertemu dengan teman-teman seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Salah satu orang tua atlet PeSOnas asal Jawa Barat, Rukman mengatakan sangat bangga bisa melihat anaknya tampil di event nasional. Meski mengalami keterbelakangan, namun anaknya bisa tampil maksimal.

“Suatu kebanggaan yang tidak ternilai, tidak bisa diukur dg materi. Bangga sekali,” katanya.

Rukman juga sepakat dengan Ganjar untuk selalu menjaga anaknya. Ia sempat meneteskan air mata, saat Ganjar memperlakukan anak-anak berkebutuhan khusus itu dengan begitu cintanya.

“Pak Ganjar betul, bahwa kita tidak boleh menyerah. Bagaimanapun itu anak saya, yang harus saya rawat dan bimbing agar terus maju. Saya sempat meneteskan air mata, karena haru dan bangga dengan pengakuan pak Ganjar. Kalau di kampung, anak seperti itu jarang diperhatikan, tapi di sini sangat dihargai dan diperhatikan, jadi saya sangat gmbira sekali,” pungkasnya.

BACA JUGA :

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.567.660 tabung di Jawa Tengah dan DIY menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H serta libur panjang akhir Mei 2026. Tambahan stok melalui skema fakultatif dan extra dropping dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga, menjaga ketersediaan energi di pangkalan resmi, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas selama libur dengan nyaman.
Tenang, Libur Idul Adha Pertamina Tambah 1,5 Juta Lebih Tabung LPG 3kg di Jateng DIY
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Balai Pelayanan Veteriner Jawa Tengah memperketat pengawasan hewan kurban di sejumlah lapak dan pasar hewan menjelang Iduladha 2026. Pemeriksaan dilakukan di Kabupaten Semarang pada 25 Mei 2026 untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, bebas PMK, layak disembelih, serta memenuhi ketentuan kesehatan dan syariat dengan melibatkan 306 petugas pengawas.
Jelang Iduladha, Dinas Pertanian Kabupaten Semarang Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, lapak kambing kurban musiman di Jalan Ahmad Yani, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terlihat sepi pembeli. Didit, pedagang kambing asal Desa Nyatnyono, mengaku hanya membawa 60 ekor kambing atau kurang dari separuh stok tahun lalu akibat lesunya permintaan yang diduga dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Hingga H-2 Iduladha, baru 21 ekor kambing berhasil terjual.
Penjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang Kambing di Ungaran Mengeluh Sepi Pembeli
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.567.660 tabung di Jawa Tengah dan DIY menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H serta libur panjang akhir Mei 2026. Tambahan stok melalui skema fakultatif dan extra dropping dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga, menjaga ketersediaan energi di pangkalan resmi, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas selama libur dengan nyaman.
Tenang, Libur Idul Adha Pertamina Tambah 1,5 Juta Lebih Tabung LPG 3kg di Jateng DIY
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.567.660 tabung di Jawa Tengah dan DIY menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H serta libur panjang akhir Mei 2026....
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Rupiah Borobudur Playon 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang. Kegiatan lari 5K dan 10K ini menargetkan 10.000 peserta dan pengunjung untuk meningkatkan literasi Rupiah, mendorong transaksi digital, mendukung pariwisata serta UMKM, sekaligus menyalurkan seluruh hasil pendaftaran sebagai donasi bagi masyarakat sekitar Borobudur.
Peluncuran Kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026: Lari Untuk Berbagi
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Rupiah Borobudur Playon 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Taman Lumbini, Candi Borobudur,...
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Balai Pelayanan Veteriner Jawa Tengah memperketat pengawasan hewan kurban di sejumlah lapak dan pasar hewan menjelang Iduladha 2026. Pemeriksaan dilakukan di Kabupaten Semarang pada 25 Mei 2026 untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, bebas PMK, layak disembelih, serta memenuhi ketentuan kesehatan dan syariat dengan melibatkan 306 petugas pengawas.
Jelang Iduladha, Dinas Pertanian Kabupaten Semarang Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Balai Pelayanan Veteriner Jawa Tengah memperketat pengawasan hewan kurban di sejumlah lapak dan pasar hewan menjelang Iduladha 2026. Pemeriksaan...
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, lapak kambing kurban musiman di Jalan Ahmad Yani, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terlihat sepi pembeli. Didit, pedagang kambing asal Desa Nyatnyono, mengaku hanya membawa 60 ekor kambing atau kurang dari separuh stok tahun lalu akibat lesunya permintaan yang diduga dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Hingga H-2 Iduladha, baru 21 ekor kambing berhasil terjual.
Penjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang Kambing di Ungaran Mengeluh Sepi Pembeli
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, lapak kambing kurban musiman di Jalan Ahmad Yani, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terlihat sepi pembeli. Didit, pedagang kambing asal Desa Nyatnyono, mengaku...
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan...
Muat Lebih

POPULER

DPRD Kota Salatiga menolak rencana penerapan parkir berbayar di puskesmas dan meminta Pemerintah Kota Salatiga menunda kebijakan tersebut. Anggota Komisi A Agus Warsito menilai tarif parkir akan memberatkan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi mayoritas pengguna layanan puskesmas sehingga perlu kajian mendalam, termasuk dasar hukum dan aspek pelayanan sebelum diterapkan.
Dewan Tolak Parkir Berbayar di Puskesmas, Kebijakan harus Dikaji Ulang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Jembatan Kalikuto di ruas jalan Tol Semarang Batang
Destinasi Wisata Jateng Diburu Saat Long Weekend, Trafik Tol Kalikangkung Meningkat