Iqbal mengatakan, rencana Polda Jateng meluncur program Mageri Segoro tersebut mendapat respon positif dari berbagai kalangan.
“Respon positif kami terima dari akademisi dan WALHI. Ada juga respon masyarakat yang menyatakan siap memberikan bantuan teknis maupun bantuan sosial untuk masyarakat setempat, terkait dengan Polda Jateng Mageri Segoro tersebut,” bebernya.
Tentu saja, respon dan tawaran bantuan yang tulus dari masyarakat itu akan menjadi masukan positif bagi kelangsungan program Polda Jateng Mageri Segoro.
“Program ini kan tidak berhenti disini saja. Kita berencana menanam satu juta mangrove yang dilaksanakan secara berkala dan bertahap. Kedepan, tawaran bantuan teknis dan sebagainya itu bisa kami manfaatkan, semuanya untuk kepentingan pelestarian lingkungan bahari dan pemberdayaan ekonomi masyarakatnya,” imbuhnya.
Diketahui, program penanaman mangrove nantinya akan dipusatkan di Desa Bendono, Sayung Demak. Kegaiatan ini akan diikuti oleh 13 Polres di Jawa Tengah yang mempunyai daerah pesisir pantai.