URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Setelah melakukan penyelidikan, Kompol Hengky menyebut, penyebab kejadan ambruknya wahana disebabkan oleh kelalaian dari pengelola yang mengakibatkan beberapa orang terluka hingga syok.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Jelaskan Perkembangan Ambruknya Wahana Ontang-Anting di Jolutondo Semarang

Polisi Jelaskan Perkembangan Ambruknya Wahana Ontang-Anting di Jolutondo Semarang

Polisi Jelaskan Perkembangan Ambruknya Wahana Ontang-Anting di Jolutondo Semarang

featured-img

SEMARANG – Masyarakat digegerkan dengan kejadian ambruknya wahana ontang-anting milik Vella Ria yang berada di Jolotundo, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari pada Jumat (3/6/2022) malam.

Dalam insiden itu, ada dua orang dari delapan penumpang yang mengalami luka setelah robohnya wahana permainan itu. Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengki Prasetyo mengatakan dua korban yang pertama adalah seorang anak berusia 10 tahun bernama Karisma Ayu Dewi warga Tembalang mengalami luka memar pada betis kanan. Kemudian korban yang kedua yaitu Ahmad Firdaus (19) warga Gayamsari mengalami luka lecet pada kaki kiri.[irp posts=”38075″ name=”Wahana Permainan di Semarang Ambruk, Polisi Lakukan Penyelidikan”]

Dirinya menjelaskan, kejadian robohnya wahana itu terjadi pada pukul 20.45 WIB. Setelah ia mendaptkan laporan tersebut, kemudian pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pengamanan lokasi wahana itu.

Setelah melakukan penyelidikan, Kompol Hengky menyebut, penyebab kejadan ambruknya wahana disebabkan oleh kelalaian dari pengelola yang mengakibatkan beberapa orang terluka hingga syok.

“Untuk kejadian karena lalainya dari pihak pengelola terutama dibagian operator mengakibatkan robohnya suatu permainan tersebut,” jelasnya saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Senin (6/6/2022).

“Penyebabnya karena labilnya tanah yang sudah beberapa kali digunakan pada waktu itu informasi beberapa hari tidak ada masalah. Namun setelah hujan akhirnya tanahnya agak lembap intinya seperti itu. Sudah digunakan sebanyak 3 kali dalam beberapa tahun sebelumnya,” tambahnya.

Saat ini, lanjut Hengky, pihaknya telah mengamankan tiga orang yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Ketiga orang tersebut masing-masing bernama Sukasno warga Kaligawe, Kecamatan Gayamsari Semarang. Pria berusia 53 tahun itu adalah pemilik wahana ontang-anting.

Lalu yang kedua adalah pria berusia 18 tahun bernama Ervan Setiawan warga Kaligawe, Kecamatan Gayamsari sebagai operator wahana. Dan yang terkahir adalah Suradi warga Sambirejo, Kecamatan Gayamsari sebagai pengurus wahana.

“Pihak pengelola sudah menemui keluarga korban untuk mengganti rugi biaya pengobatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hengky menerangkan bahwa berdirinya wahana permainan itu sudah memiliki beberapa izin dari Dinas. Namun, untuk izin ke kepolisian hanya sebatas pemberitahuan saja.

“Izin ada dari Pariwisata kemudian turun ke RT,RW dan Kelurahan. Kemudian pemberitahuan ke tempat kita (Polsek Gayamsari) hanya sebatas pemberitahuan saja sifatnya,” paparnya.

Sementara itu, operator wahana ontang-anting, Ervan mengatakan kejadian bermula saat ontang-anting itu mulak ia gerakan. Lalu setelah beberapa ia matikan alat konrolnya karena pada saat itu tanah yang menyangga wahana tersebut ikut goyang hingga ambruk.

“Saya langsung tolong semua yang naik. Kira-kira ada delapan orang,” katanya.

Ia menambahkan, sebelum buka pada pukul 17.00 WIB, dirinya melakukan pemeriksaan terhadap wahana secara rutin. Pihaknya menyebut kejadian itu baru pertama kali terjadi setelah 10 tahun berjalan.

“Baru pertama kali ini. Sudah 10 tahun terkahir tidak pernah terjadi apa-apa,” imbuhnya.

Saat ini kepolisian menerapkan Pasal 360 ayat 2 KUHP dengan sanksi penutupan seluruh area wahana tersebut dengan memberikan garis police line.

BACA JUGA :

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar