KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Amankan Sholat Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah Kota Salatiga

Polres Salatiga Amankan Sholat Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah Kota Salatiga

Polres Salatiga Amankan Sholat Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah Kota Salatiga

Suasana saat Warga Muhammadiyah Salatiga Berlebaran melaksanakan sholat Idul Fitri di halaman parkir Mall Ramayana Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh PD Muhammadiyah Kota Salatiga. Jumat, 21/04/2023.

Salatiga – Meskipun pemerintah mengumumkan penetapan 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Sabtu tanggal 22 April 2023, namun tidak melarang bagi umat muslim yang merayakannya pada hari ini. Hal ini terlihat pada saat ribuan jamaah melaksanakan sholat Idul Fitri di halaman parkir Mall Ramayana Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh PD Muhammadiyah Kota Salatiga. Jumat, 21/04/2023.

Pengamanan sholat Idul Fitri hari ini dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga AKBP FERIA KURNIAWAN, S.I.K. didampingi Wakapolres KOMPOL IMAN SUDIYANTORO, S.H., M.H. dan Kabag Ops KOMPOL MOCHAMAD ZAZID, S.H., M.H. serta personel pengamanan sejumlah 75 orang.

Bertindak sebagai Imam Sholat adalah Drs. Abdul Rochim, M. Ag dan Khotib adalah Ustadz Dr. Sutrisna, M. Pd. Selain itu, nampak pula hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua PD Muhammadiyah Kota Salatiga Prof. Dr. Imam Sutomo, M. Ag, serta beberapa Pengurus Daerah dan Cabang Muhammadiyah Kota Salatiga yang diikuti oleh sekitar 3000 (tiga ribu) jamaah.

Dalam khotbah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1444 H, Khotib Ustadz Dr. Sutrisna, M. Pd, menyampaikan pesan dengan tema “Idul Fitri Dalam Dimensi Teologis dan Sosiologis.”

Dimensi Teologis (Hablu Minallah) megajak manusia untuk bertaqwa, menjalankan fungsi kehambaan dan pengabdian sampai akhir hayat, menyembah Allah SW, tidak mempersekutukan dengan suatu apapun, menunaikan perintahnya dan menjahui laranga -Nya, sebagi wujud kesalihan individual.

Sementara dimensi Sosiologis (Hablu Minannas) adalah kodrat manusia sebagai mahluk Tuhan yang bersifat monodualistik selain sebagai makhluk individu dia juga sebagai makhluk sosial.

Oleh karena itu umat Islam harus berkontribusi positif untuk kebaikan diri dan lingkunganya, bersinergi menciptakan harmoni menjaga dan memelihara hubungan baik, saling tolong menolong dan bekerjasama dengan sesama manusia atas dasar prinsip kebaikan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dihubungi di sela kegiatan pengamanan, Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Feria Kurniawan, S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan sholat Idul Fitri ini merupakan kewajiban anggota Polri untuk hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah.

Polres Salatiga telah melaksanakan pengamanan ibadah sholat Idul Fitri hari ini yang dilaksanakan di halaman parkir Mall Ramayana. Karena lokasinya yang berada di pusat kota dan disekitar pusat perekonomian, untuk pengamanan kita fokuskan pengalihan jalur lalu lintas, sehingga masyarakat yang akan beraktifitas tidak terganggu dan jamaah Sholat Idul Fitri juga dapat khusyuk dan khidmad dalam pelaksanaannya.

Kapolres Salatiga AKBP Feria KurniawanSaat memantau pengamanan sholat Idul Fitri di Salatiga
Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan Saat memantau pengamanan sholat Idul Fitri di Salatiga

Selain ratusan personil Polres Salatiga juga dibantu rekan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan serta Mitra Kamtibmas lainnya, hal ini guna memastikan Kamtibmas kondusif dan arus lalu lintas dapat segera di cairkan pada saat selesai ibadah tadi, tidak sampai 30 menit arus lalu lintas sudah kembali normal. ” Beber AKBP Feria Kurniawan, S.I.K.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H bagi umat muslim semuanya, mohon maaf lahir dan batin.” Tutup Kapolres.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
[pekok2]