URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ribuan jamaah menghadiri sholat Idul Fitri di Mall Ramayana Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh PD Muhammadiyah Kota Salatiga dan dijaga oleh polisi dan personel pengamanan. Dalam khotbah sholat, Ustadz Dr. Sutrisna, M. Pd, membahas dimensi teologis dan sosiologis dari Idul Fitri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Amankan Sholat Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah Kota Salatiga

Polres Salatiga Amankan Sholat Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah Kota Salatiga

Polres Salatiga Amankan Sholat Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah Kota Salatiga

Suasana saat Warga Muhammadiyah Salatiga Berlebaran melaksanakan sholat Idul Fitri di halaman parkir Mall Ramayana Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh PD Muhammadiyah Kota Salatiga. Jumat, 21/04/2023.
featured-img

Salatiga – Meskipun pemerintah mengumumkan penetapan 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Sabtu tanggal 22 April 2023, namun tidak melarang bagi umat muslim yang merayakannya pada hari ini. Hal ini terlihat pada saat ribuan jamaah melaksanakan sholat Idul Fitri di halaman parkir Mall Ramayana Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh PD Muhammadiyah Kota Salatiga. Jumat, 21/04/2023.

Pengamanan sholat Idul Fitri hari ini dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga AKBP FERIA KURNIAWAN, S.I.K. didampingi Wakapolres KOMPOL IMAN SUDIYANTORO, S.H., M.H. dan Kabag Ops KOMPOL MOCHAMAD ZAZID, S.H., M.H. serta personel pengamanan sejumlah 75 orang.

Bertindak sebagai Imam Sholat adalah Drs. Abdul Rochim, M. Ag dan Khotib adalah Ustadz Dr. Sutrisna, M. Pd. Selain itu, nampak pula hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua PD Muhammadiyah Kota Salatiga Prof. Dr. Imam Sutomo, M. Ag, serta beberapa Pengurus Daerah dan Cabang Muhammadiyah Kota Salatiga yang diikuti oleh sekitar 3000 (tiga ribu) jamaah.

Dalam khotbah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1444 H, Khotib Ustadz Dr. Sutrisna, M. Pd, menyampaikan pesan dengan tema “Idul Fitri Dalam Dimensi Teologis dan Sosiologis.”

Dimensi Teologis (Hablu Minallah) megajak manusia untuk bertaqwa, menjalankan fungsi kehambaan dan pengabdian sampai akhir hayat, menyembah Allah SW, tidak mempersekutukan dengan suatu apapun, menunaikan perintahnya dan menjahui laranga -Nya, sebagi wujud kesalihan individual.

Sementara dimensi Sosiologis (Hablu Minannas) adalah kodrat manusia sebagai mahluk Tuhan yang bersifat monodualistik selain sebagai makhluk individu dia juga sebagai makhluk sosial.

Oleh karena itu umat Islam harus berkontribusi positif untuk kebaikan diri dan lingkunganya, bersinergi menciptakan harmoni menjaga dan memelihara hubungan baik, saling tolong menolong dan bekerjasama dengan sesama manusia atas dasar prinsip kebaikan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dihubungi di sela kegiatan pengamanan, Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Feria Kurniawan, S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan sholat Idul Fitri ini merupakan kewajiban anggota Polri untuk hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah.

Polres Salatiga telah melaksanakan pengamanan ibadah sholat Idul Fitri hari ini yang dilaksanakan di halaman parkir Mall Ramayana. Karena lokasinya yang berada di pusat kota dan disekitar pusat perekonomian, untuk pengamanan kita fokuskan pengalihan jalur lalu lintas, sehingga masyarakat yang akan beraktifitas tidak terganggu dan jamaah Sholat Idul Fitri juga dapat khusyuk dan khidmad dalam pelaksanaannya.

Kapolres Salatiga AKBP Feria KurniawanSaat memantau pengamanan sholat Idul Fitri di Salatiga
Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan Saat memantau pengamanan sholat Idul Fitri di Salatiga

Selain ratusan personil Polres Salatiga juga dibantu rekan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan serta Mitra Kamtibmas lainnya, hal ini guna memastikan Kamtibmas kondusif dan arus lalu lintas dapat segera di cairkan pada saat selesai ibadah tadi, tidak sampai 30 menit arus lalu lintas sudah kembali normal. ” Beber AKBP Feria Kurniawan, S.I.K.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H bagi umat muslim semuanya, mohon maaf lahir dan batin.” Tutup Kapolres.

BACA JUGA :

M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar