KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Antisipasi Peningkatan Arus Mudik Lebaran 2024

Polres Salatiga Antisipasi Peningkatan Arus Mudik Lebaran 2024

Polres Salatiga Antisipasi Peningkatan Arus Mudik Lebaran 2024

Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 di Polres Salatiga akan menghadirkan perubahan khususnya dalam cara bertindak (CB), terutama terkait dengan penempatan personil dan pendirian Pos Pengamanan. Tactical Floor Game (TFG) digelar di Pendopo Polres Salatiga untuk mempersiapkan operasi tersebut yang berlangsung dari 4 hingga 16 April 2024.
FOTO ARIEF RASIKA
Kepolisian Resor Salatiga menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Pendopo Polres Salatiga dalam rangka Operasi Ketupat Candi (OKC)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 berbeda khususnya dalam cara bertindak (CB), yaitu terkait dengan penempatan personil maupun pendirian Pos Pengamanan. Untuk itulah polres Salatiga menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Pendopo Polres Salatiga dalam rangka Operasi Ketupat Candi (OKC) 2024, 4 – 16 April 2024 mendatang.

Dalam arahannya Kapolres Salatiga AKBP Aryuni menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksaaan Latpraops maupun TFG adalah untuk mewujudkan sitkamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 H di wilayah hukum Polres Salatiga.

“Hal tersebut didasari dengan meningkatnya aktifitas masyarakat baik pada saat pelaksaanaan ibadah, kegiatan ekonomi baik di pusat perbelanjaan maupun perbankan dan arus lalu lintas karena tradisi mudik, untuk itu Polri harus dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat dengan cara bertindak yang telah ditentukan dan nanti akan diperjelas melalui TFG” tambah AKBP Aryuni Novitasari.

Dari paparan TFG yang di pimpin Kabag Ops Kompol Mochamad Zazid, menjelaskan bahwa Pada Operasi Ketupat Candi 2024 akan ada hal berbeda khususnya dalam cara bertindak (CB), yaitu terkait dengan penempatan personil maupun pendirian Pos Pengamanan (Pos Pam), “Polres Salatiga akan mendirikan 2 Pos Pam Terpadu yaitu di Bundaran Tamansari dan Terminal Tingkir kemudian 1 Pos Pam Sinergitas di depan Mako Polres Salatiga dan 10 Pos Strong Point yang meliputi Pos SP Blotongan, Pos SP Kauman, Pos SP Simpang 4 Aulia, Pos SP Pasar Rejosari, Pos SP Bendosari, Pos SP Blauran, Pos SP, Bethany, Pos SP Simpang 3 ABC, Pos SP Cengek dan Pos SP Exit Tol Tingkir Salatiga.” jelas Kompol Mochamad Zazid.

Polres Salatiga akan melibatkan 314 personil dengan didukung oleh rekan TNI dan instansi terkait baik dari Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Banpol serta Ormas lainnya.

Pos Strong Point merupakan hal baru dalam Pola Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2024, akan ada cara bertindak (CB) baru saat mengatasi gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas, hal ini dimaksudkan agar petugas dapat sesegera mungkin mengatasi gangguan ataupun kemacetan yang ada dengan pengerahan personil yang di Pos Strong Point sehingga gangguan atau kemacetan tersebut segera dapat diurai.” jelas Kompol Mochamad Zazid

Diharapkan seluruh personil dapat memahami dan menjalankan perannya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Candi dapat berjalan lancar dan aman, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri secara aman dan nyaman, jaga kesehatan dan keselamatan serta berikan layanan yang humanis kepada masyarakat pada pelaksaaan OKC 2024,.

Kompol Mochamad Zazid saat memberikan keterangan media

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]