URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 di Polres Salatiga akan menghadirkan perubahan khususnya dalam cara bertindak (CB), terutama terkait dengan penempatan personil dan pendirian Pos Pengamanan. Tactical Floor Game (TFG) digelar di Pendopo Polres Salatiga untuk mempersiapkan operasi tersebut yang berlangsung dari 4 hingga 16 April 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Antisipasi Peningkatan Arus Mudik Lebaran 2024

Polres Salatiga Antisipasi Peningkatan Arus Mudik Lebaran 2024

Polres Salatiga Antisipasi Peningkatan Arus Mudik Lebaran 2024

Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 di Polres Salatiga akan menghadirkan perubahan khususnya dalam cara bertindak (CB), terutama terkait dengan penempatan personil dan pendirian Pos Pengamanan. Tactical Floor Game (TFG) digelar di Pendopo Polres Salatiga untuk mempersiapkan operasi tersebut yang berlangsung dari 4 hingga 16 April 2024.
FOTO ARIEF RASIKA
Kepolisian Resor Salatiga menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Pendopo Polres Salatiga dalam rangka Operasi Ketupat Candi (OKC)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 berbeda khususnya dalam cara bertindak (CB), yaitu terkait dengan penempatan personil maupun pendirian Pos Pengamanan. Untuk itulah polres Salatiga menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Pendopo Polres Salatiga dalam rangka Operasi Ketupat Candi (OKC) 2024, 4 – 16 April 2024 mendatang.

Dalam arahannya Kapolres Salatiga AKBP Aryuni menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksaaan Latpraops maupun TFG adalah untuk mewujudkan sitkamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 H di wilayah hukum Polres Salatiga.

“Hal tersebut didasari dengan meningkatnya aktifitas masyarakat baik pada saat pelaksaanaan ibadah, kegiatan ekonomi baik di pusat perbelanjaan maupun perbankan dan arus lalu lintas karena tradisi mudik, untuk itu Polri harus dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat dengan cara bertindak yang telah ditentukan dan nanti akan diperjelas melalui TFG” tambah AKBP Aryuni Novitasari.

Dari paparan TFG yang di pimpin Kabag Ops Kompol Mochamad Zazid, menjelaskan bahwa Pada Operasi Ketupat Candi 2024 akan ada hal berbeda khususnya dalam cara bertindak (CB), yaitu terkait dengan penempatan personil maupun pendirian Pos Pengamanan (Pos Pam), “Polres Salatiga akan mendirikan 2 Pos Pam Terpadu yaitu di Bundaran Tamansari dan Terminal Tingkir kemudian 1 Pos Pam Sinergitas di depan Mako Polres Salatiga dan 10 Pos Strong Point yang meliputi Pos SP Blotongan, Pos SP Kauman, Pos SP Simpang 4 Aulia, Pos SP Pasar Rejosari, Pos SP Bendosari, Pos SP Blauran, Pos SP, Bethany, Pos SP Simpang 3 ABC, Pos SP Cengek dan Pos SP Exit Tol Tingkir Salatiga.” jelas Kompol Mochamad Zazid.

Polres Salatiga akan melibatkan 314 personil dengan didukung oleh rekan TNI dan instansi terkait baik dari Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Banpol serta Ormas lainnya.

Pos Strong Point merupakan hal baru dalam Pola Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2024, akan ada cara bertindak (CB) baru saat mengatasi gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas, hal ini dimaksudkan agar petugas dapat sesegera mungkin mengatasi gangguan ataupun kemacetan yang ada dengan pengerahan personil yang di Pos Strong Point sehingga gangguan atau kemacetan tersebut segera dapat diurai.” jelas Kompol Mochamad Zazid

Diharapkan seluruh personil dapat memahami dan menjalankan perannya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Candi dapat berjalan lancar dan aman, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri secara aman dan nyaman, jaga kesehatan dan keselamatan serta berikan layanan yang humanis kepada masyarakat pada pelaksaaan OKC 2024,.

Kompol Mochamad Zazid saat memberikan keterangan media

BACA JUGA :

Pemadaman listrik bergilir pada Rabu (24/6/2026) menyebabkan traffic light di Perempatan Jetis, Kota Salatiga, tidak berfungsi dan berpotensi memicu kemacetan serta kecelakaan lalu lintas. Menanggapi kondisi tersebut, Satlantas Polres Salatiga menerjunkan lima personel untuk melakukan pengaturan arus kendaraan secara manual, membantu penyeberang jalan, serta memberikan imbauan keselamatan hingga pasokan listrik kembali normal dan lampu lalu lintas beroperasi kembali.
Listrik Padam, Arus Lalin Terdampak, Anggota Satlantas Salatiga Amankan Jalanan dari Kemacetan
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging