RASIKAFM.COM | UNGARAN — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para siswa untuk mengerjakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan jujur, percaya diri, dan penuh kegembiraan. Ia menegaskan bahwa TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan untuk mengukur kemampuan akademik masing-masing.
“Kerjakan sesuai kemampuan, dengan penuh sukacita dan percaya diri. Tidak usah takut, karena ini bukan untuk menentukan lulus atau tidaknya, tetapi untuk mengetahui kemampuan kalian sampai di mana,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan TKA di SMP Plus Al Ittihad Poncol, Desa Popongan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, penentuan kelulusan tetap menjadi kewenangan masing-masing sekolah. Karena itu, siswa diminta tetap semangat mengikuti proses pembelajaran hingga selesai.
“Masih ada pembelajaran yang harus diikuti di kelas masing-masing sampai selesai. Tetap semangat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA tingkat SMP berjalan lancar tanpa kendala berarti. Selanjutnya, pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dijadwalkan mulai pada 20 April mendatang.
“Alhamdulillah TKA untuk SMP hampir semuanya selesai dan berjalan lancar. Tidak ada kendala. Untuk SD akan mulai tanggal 20,” jelasnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan dari pihak sekolah dan yayasan, khususnya di lingkungan Pesantren Al-Ittihad, yang telah menyukseskan pelaksanaan TKA.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil TKA memiliki beberapa fungsi, di antaranya sebagai bahan evaluasi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Selain itu, hasil TKA juga akan menjadi salah satu komponen dalam proses penerimaan peserta didik baru.
“Hasil TKA menjadi masukan bagi kami untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. Sebagian hasilnya juga akan digunakan dalam seleksi masuk ke jenjang berikutnya, bersama nilai rapor,” pungkasnya. (win)