URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mendesak otoritas pendidikan untuk meninjau kembali kebijakan full day school yang diterapkan di satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, dengan alasan dampak negatif bagi peserta didik. Desakan ini disampaikan dalam rapat pleno pertama PWNU Jateng tahun 2025 yang berlangsung di aula Gedung NU Jateng, Semarang, pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PWNU Jateng Desak Evaluasi Full Day School, Soroti Dampak bagi Peserta Didik

PWNU Jateng Desak Evaluasi Full Day School, Soroti Dampak bagi Peserta Didik

PWNU Jateng Desak Evaluasi Full Day School, Soroti Dampak bagi Peserta Didik

Sejumlah pengurus PWNU Jawa Tengah menghadiri rapat pleno pertama tahun 2025 di Aula Gedung NU Jateng, Semarang, pada Sabtu, 22 Maret 2025. Dalam pertemuan ini, PWNU Jateng mendesak otoritas pendidikan untuk meninjau kembali kebijakan full day school yang dinilai berdampak negatif bagi peserta didik,
Sejumlah pengurus PWNU Jawa Tengah menghadiri rapat pleno pertama tahun 2025 di Aula Gedung NU Jateng, Semarang, pada Sabtu, 22 Maret 2025. Dalam pertemuan ini, PWNU Jateng mendesak otoritas pendidikan untuk meninjau kembali kebijakan full day school yang dinilai berdampak negatif bagi peserta didik,
Featured Image

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mendesak kepada otoritas pendidikan agar meninjau kembali kebijakan full day school yang dalam beberapa tahun lalu diterapkan di satuan-satuan pendidikan (satpen) tingkat dasar dan menengah (Dasmen).

Desakan itu mengemuka dalam rapat pleno pertama PWNU Jateng tahun 2025 yang berlangsung di aula Gedung NU Jateng, Jl Dr Cipto 180 Semarang, Sabtu (22/3/2025). Peserta rapat pleno yang terdiri dari unsur mustasyar, syuriyah, tanfidziyah, a’wan , ketua-ketua badan otonom dan lembaga tingkat wilayah Jateng itu menyampaikan berbagai alasan agar kebijakan full day school itu dihentikan.

Ketua PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin yang memimpin rapat pleno bersama rais PWNU Jateng, KH Ubaidullah Shodaqoh mengatakan full day school atau sekolah sepanjang hari yang berlangsung selama lima hari dalam seminggu dengan durasi 8 jam tiap hari (pagi-sore) itu telah memunculkan sisi-sisi negatif bagi peserta didik khususnya.

“Terutama peserta didik di satuan pendidikan yang tidak mampu menyediakan fasilitas ibadah sholat, luas tempat ibadah sholat tidak luas, sementara peserta didiknya sangat banyak, sehingga ibadah sholat dzuhur harus antri hingga beberapa gelombang,” kata Gus Rozin usai sidang pleno pertama PWNU Jateng.

Menurutnya, ini berpotensi menjadikan peserta didik jenuh menunggu giliran sholat dzuhur berjamaah, karena antreannya lama, sehingga lama-lama mereka tidak menjalankan sholat dzuhur, karena durasi waktu masa tunggunya habis namun belum sempat menjalankan sholat.

Kasus semacam ini, lanjutnya, terjadi di banyak tempat, terutama di sekolah-sekolah di luar pesantren sebagaimana diinformasikan peserta pleno, karena itu kebijakan full day school perlu ditinjau kembali.

Dia menambahkan, sebagai gantinya, dikembalikan pada kebijakan sebelumnya yakni enam hari sekolah dalam seminggu, waktu sekolah tidak sampai sore.
Dengan kembali ke sistim lama itu, peserta didik memiliki waktu yang cukup untuk sholat dzuhur.

Selain itu, ujarnya , madrasah-madrasah diniyah yang diselenggarakan pada siang hingga sore kembali bisa semakin berkembang. Karena peserta didik bisa pulang lebih awal atau tidak sampai sore, maka memiliki kesempatan untuk mengikuti pembelajaran agama di madrasah diniyah pada siang hingga sore harinya sebagaimana sebelumnya ketika full day school belum diterapkan.

Selain mendesak agar full day school digantikan dengan sistem sebelumnya, PWNU Jateng juga meminta kepada pemerintah agar dalam melaksanakan kebijakan efisiensi anggaran pada sektor pendidikan terutama pada besaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP) pada satuan pendidikan dibawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasnen) dan yang berada dibawah Kementerian Agama (Kemenag) tidak dkbeda-bedakan.

Dikatakan , saat ini yang terjadi ada selisih besaran BOP antara satuan pendidikan dibawah Kemendikdasmen dengan Kemenag, selisih besarannya antara Rp 400 ribu sampai Rp 450 ribu per peserta didik.

Pembedaan ini harus diakhiri alias disamakan, tidak boleh ada diskriminasi, karena semuanya sama-sama anak bangsa, orang tua peserta didik pada satuan pendidikan dibawah Kemenag atau madrasah-madrasah juga pembayar pajak sebagaimana warga yang lain.

“Kami sangat berharap dalam menindaklanjuti kebijakan efisiensi tidak ada perbedaan besaran BOP antara peserta didik dibawah Kemendikdasmen dengan Kemenag,” ujarnya (did)

BACA JUGA :

Tika Post Modeling Unjuk Kebolehan di Ajang International Gema Raya Putrajaya
Tika Post Modeling Unjuk Kebolehan di Ajang International Gema Raya Putrajaya
Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas
Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas
Pembatasan operasional truk sumbu tiga ke atas diingatkan Satlantas Polrestabes Semarang kepada pengusaha angkutan barang di sejumlah titik Kota Semarang mulai 13–29 Maret 2026 guna memprioritaskan kelancaran kendaraan pribadi dan penumpang selama arus mudik, melalui pengawasan dan penyekatan di jalur masuk kota.
Pembatasan Truk Berlaku 13–29 Maret, Polisi Minta Pengusaha Taat Demi Kelancaran Mudik
Tambahan pasokan lebih dari 9 juta tabung LPG 3 kilogram disiapkan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah di wilayah Jawa Tengah dan DIY selama Ramadan hingga Idulfitri 2026, melalui penyaluran fakultatif dan extra dropping guna menjaga ketersediaan energi saat arus mudik dan libur panjang.
Mudik & Lebaran Tenang, Pertamina Tambah 9 Juta Lebih Tabung LPG di Jateng–DIY

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Tika Post Modeling Unjuk Kebolehan di Ajang International Gema Raya Putrajaya
Tika Post Modeling Unjuk Kebolehan di Ajang International Gema Raya Putrajaya
Penampilan model asal Salatiga Asitya Ndaru Mustikarini bersama model binaannya Agnes Sarisha Saraswati mewarnai Gema Raya Putrajaya Fashion Week di Putrajaya International Convention Centre, Malaysia,...
Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas
Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas
Peningkatan volume kendaraan terjadi di ruas Tol Semarang Seksi A, B, C yang dipantau PT Jasamarga Transjawa Tol melalui sejumlah gerbang tol wilayah Semarang pada 13–14 Maret 2026, seiring meningkatnya...
Dua ekor ular jenis sanca dan ular kopi dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga dari rumah warga di kawasan Kembang Arum, Sidomukti, Senin (16/3/2026) pagi, setelah pemilik rumah melapor melalui WhatsApp Mako Damkar, kemudian ular diamankan dan dilepas kembali ke habitat yang jauh dari permukiman.
Warga Kembang Arum Panik, Dua Ular Masuk Rumah, Damkar Salatiga Langsung Evakuasi
Dua ekor ular jenis sanca dan ular kopi dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga dari rumah warga di kawasan Kembang Arum, Sidomukti, Senin (16/3/2026) pagi, setelah pemilik rumah melapor melalui...
Penemuan jasad bayi perempuan menggegerkan warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (16/3/2026), setelah anak-anak menemukan bungkusan berisi kaleng roti di aliran sungai, lalu melaporkannya kepada warga hingga polisi melakukan olah TKP dan penyelidikan.
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kaleng Roti, Dibuang Di Bawah Jembatan Leyangan Ungaran
Penemuan jasad bayi perempuan menggegerkan warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (16/3/2026), setelah anak-anak menemukan bungkusan berisi kaleng roti di aliran sungai,...
Penambahan wahana wisata dilakukan Pemkab Semarang di Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026), dengan menghadirkan permainan air, aviary, playground, dan gokart guna menarik kunjungan wisatawan serta memberikan destinasi rekreasi ramah keluarga saat libur Idulfitri.
Wahana Baru Bukit Cinta Siap Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran
Penambahan wahana wisata dilakukan Pemkab Semarang di Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026), dengan menghadirkan permainan air, aviary, playground, dan gokart guna menarik kunjungan...
Muat Lebih

POPULER

Pengecekan kesiapan ruas Tol Jogja–Bawen Seksi VI Bawen–Ambarawa dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kabupaten Semarang, Selasa (10/3/2026), guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan memfungsionalkan jalur secara terbatas, menyiapkan pos layanan, derek, ambulans, serta koordinasi pengamanan lalu lintas.
Mudik Lebaran 2026, Tol Jogja–Bawen Seksi Bawen–Ambarawa Dibuka Terbatas Pukul 06.00–17.00
Pemberlakuan skema operasional khusus ruas tol fungsional Bawen–Ambarawa dilakukan Polres Semarang di Kabupaten Semarang mulai 13 Maret 2026 untuk mendukung arus mudik Lebaran, dengan membatasi kendaraan Golongan I, pengaturan jam operasional 06.00–17.00 WIB, serta rekayasa lalu lintas di Exit Tol Bawen dan Kota Ambarawa.
Tol Fungsional Bawen–Ambarawa Hanya untuk Kendaraan Golongan I, Crossing di Exit Tol Bawen Ditiadakan
Penemuan jasad bayi perempuan menggegerkan warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin (16/3/2026), setelah anak-anak menemukan bungkusan berisi kaleng roti di aliran sungai, lalu melaporkannya kepada warga hingga polisi melakukan olah TKP dan penyelidikan.
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kaleng Roti, Dibuang Di Bawah Jembatan Leyangan Ungaran

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved