URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Perkenalkan lingkungan TNI pada anak usia dini untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, ratusan anak dari TK Al Husna kota Salatiga mengunjungi Markas Korem 073/Makutarama dan mengenal berbagai profesi dan tugas TNI, serta program ketahanan pangan di wilayah Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Anak TK di Salatiga Serbu Korem Makutarama. Ada Apa?

Ratusan Anak TK di Salatiga Serbu Korem Makutarama. Ada Apa?

Ratusan Anak TK di Salatiga Serbu Korem Makutarama. Ada Apa?

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Ratusan anak dari TK Al Husna kota Salatiga mengunjungi Markas Korem 073/Makutarama. Salatiga. Rabu. (22/02/2023).

Beberapa cara sederhana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada anak usia dini adalah dengan memperkenalkan berbagai kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) diantaranya, mengenalkan berbagai profesi, tugas-tugas TNI, peralatan yang digunakan TNI, pengenanalan ketahanan pangan serta wisata sejarah.

Kedatangannya anak-anak yang didampingi oleh para guru disambut hangat oleh Kasiter Letkol Arh Nur Sutiyasno dan Pasikomsos Mayor Inf Bani.

Dalam sambutanya Nur Sutiyasno mengatakan, selamat datang dan terima kasih kepada Ibu Niken Widiyastuti,, beserta rombongan.

Korem 073/Makutarama mempunyai 9 satuan teritorial yang berada di wilayah Kabupaten, kota eks Karisidenan Semarang dan Pati serta 1 Batalyon Infanteri 410/Alugoro yang berkedudukan Blora, yang semuanya itu mempunyai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Tentara adalah warga negara yang dipersiapkan dan dipersenjatai untuk tugas- tugas pertahanan, guna menghadapi ancaman militer maupun ancaman bersenjata,”ucap Letkol Nur.

“Disamping tugas pokok, TNI juga bekerjasama dengan Instansi terkait guna mengatasi masalah anak Stunting dengan cara memberikan makanan tambahan kepada mereka serta melaksanakan program ketahanan pangan di wilayah jaran Korem,”pungkasnya.

Niken Widiyastuti, kepala sekolah mengucapkan, terimaksih kepada Korem 073/Makutarama dengan diterimanya TK Al Husna kota Salatiga untuk dapat memperkenalkan lingkungan TNI kepada anak-anak, sehingga mereka semakin mencintai TNI sejak dini.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar anak-anak mengerti apa itu TNI dan bagaimana kegiatannya, jadi kalau mereka ketemu bapak-bapak TNI tidak merasa takut, ternyata TNI itu ramah, asyik dan menyenangkan,”ujar Niken.

BACA JUGA :

PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting