URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang, Polisi Temukan Fakta Baru

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang, Polisi Temukan Fakta Baru

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang, Polisi Temukan Fakta Baru

featured-img
Chaesar Ricardo Bintang Samudra Tampubolon (23) Taruna asal Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Kota Semarang sedang memperagakan penganiayaan yang berujung maut.

RASIKAFM – Polrestabes Semarang melakukan rekonstruksi pembunuhan terhadap junior Taruna asal Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Kota Semarang yang meninggal usai dianiaya oleh para seniornya.

Dengan menghadirkan 15 saksi yang tak lain adalah korban atau teman seangkatan korban, para kelima tersangka melakukan 20 reka adegan secara urut memperagakan penganiayaan yang berujung maut itu. Kegiatan tersebut dilakukan di Mapolrestabes Semarang pada Kamis (16/9/2021).

Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, AKP Agus Supriyadi mengatakan, dalam rekonstruksi ini, penyidik menemukan fakta baru terkait meninggalnya junior Taruna PIP Semarang bernama Zidan Muhammad Faza ( 21).

Fakta yang ditemukan terhadap meninggalnya Warga Kabupaten Jepara itu, korban tak hanya dipukul beberapa kali menggunakan tangan, namun pelaku bernama Chaesar Ricardo Bintang Samudra Tampubolon (23) warga Surakarta juga menendang korban menggunakan lutut kemudian alami kesakitan hingga akhirnya meninggal dunia.

“Pada saat kejadian pertama kali, pelaku mengaku hanya melakukan pemukulan sekali yaitu dengan menggunakan tangan. Namun dengan rekonstruksi hari ini bahwa ada tambahan pukulan menggunakan kaki dan lutut sehingga pada korban meninggal dunia,” kata Agus usai kegiatan.

“Ada (pemukulan) dibagian perut, dada dan paha juga,” tambahnya.

Dalam pengamatan rekonstruksi, peristiwa penganiayaan itu bermula pada Senin, (6/9/2021) para tersangka bernama Aris Riyanto (25) warga Grobogan, Andre Arsprilla (25) warga Demak, Albert Jonathan (23) warga Semarang, dan Budi Darmawan (22) warga Semarang mengajak ke 15 juniornya termasuk korban ke tempat tinggalnya di mess Indoraya, Kecamatan Candisari.

Ajakan tersebut mulanya dimaksutkan untuk merayakan kelulusan para tersangka yang diketahui pada Sabtu (11/9/2021) lalu akan mengikuti wisuda.

Namun, setelah para saksi atau teman seangkatan korban tiba di lokasi, mereka malah disuruh berbaris berpola letter U yang kemudian para tersangka memukuli para juniornya secara bergantian.

Dalam barisannya ini, korban bernama Zidan Muhammad Faza berbaris di urutan ke delapan. Saat penganiayaan, diketahui para tersangka tak semuanya memukul rata para juniornya dan adapula yang hanya menyentuhnya saja.

Tersangka Budi dalam pengamatan rekonstruksi, hanya tiga kali melakukan pemukulan kepada tiga juniornya. Lalu Tersangka Aris dan Andre melakukan pemukulan terhadap semua juniornya. Selanjutnya tersangka Albert diketahui dalam rekonstruksi hanya menyentuh para korban.

Sementara tersangka Caesar melakukan pemukulan terhadap semua adik kelasnya dan juga melakukan penendangan menggunakan lutut terhadap dua adik kelasnya yang tak lain salah satunya adalah Zidan.

Setelah menganiaya Zidan, Caesar kemudian melanjutkan kekerasan tersebut kepada para juniornya. Namun, pada saat penganiayaan urutan ke sepuluh, Zidan terjatuh dan tak sadarkan diri hingga kelala korban terbentur dan pelipisnya mengalami pendarahan.

Setelah terjatuh, para mahasiwa itu merasa panik dan berusaha untuk membangunkan Zida dengan dibantu nafas buatan oleh salah satu teman korban berinisal BS.

Karena tak segera sadarkan diri, kemudian korban diantar oleh dua rekannya menggunakan sepeda motor untuk menuju ke Rumah Sakit Roemani agar diberikan tindakan medis. Namun, saat perawatan, nyawa Zidan tak tertolong lantaran diduga mengalami rusak dibagian organ vital usai dipukul Chaesar.

Sementara Niam Firdaus, Kasupsi Kejaksaan Negeri Semarang berharap fakta-fakta baru yang ditemukan saat rekonstruki tersebut bisa menjadi bukti jelas saat persidangan nanti.

Terkait rekayasa alasan yang dibuat pelaku, ia minta pihak penyidik Polrestabes Semarang untuk dapat lebih dalam lagi melakukan penyelidikan.

“Itu nanti diperjelas lagi dalam pemeriksaan dari saksi nanti. Setelah kita dapat berkasnya bagaimana kejadian sebenarnya dan ada yang dibilang fakta, mungkin ada fakta baru lain lagi nantinya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved