KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Rem Blong, Sepeda Motor ‘Terbang’ dan Tersangkut di Atap Rumah Warga Bandungan

Rem Blong, Sepeda Motor ‘Terbang’ dan Tersangkut di Atap Rumah Warga Bandungan

Rem Blong, Sepeda Motor ‘Terbang’ dan Tersangkut di Atap Rumah Warga Bandungan

Atap rumah warga di Bandungan rusak akibat tertimpa sepeda motor yang mengalami rem blong saat melewati turunan Ngipik, Rabu (1/5/2024). Foto: tangkapan layar video warga

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah sepeda motor matic terlibat kecelakaan tunggal di jalur Daya Tarik Wisata (DTW) Candi Gedongsongo, tepatnya di Dusun Ngipik, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (1/5/2024).

Diduga sepeda motor tersebut mengalami rem blong hingga meluncur tak terkendali saat melintas di turunan. Akibatnya, kendaraan sempat ‘terbang’ dan jatuh di atap rumah warga.

Berdasarkan penuturan Supawit (67), salah seorang saksi kejadian, peristiwa itu berawal saat sepeda motor melintas dengan kecepatan tinggi dari arah atas. Kontur jalan yang menurun mengakibatkan laju sepeda motor tak terkendali.

“Sampai di sini, nabrak tiang jemuran dan langsung bablas jatuh ke atap rumah,” ujarnya ditemui di lokasi, Kamis (2/5/2024).

Dua rumah yang ‘tertimpa’ sepeda motor tersebut adalah milik Jupri dan Adi Susanto. Bagian atap yang terbuat dari asbes hancur berantakan.

“Korban luka dua orang. Yang nyetir kaki sama punggungnya (luka). Kalau yang bonceng luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan,” ungkapnya.

Peristiwa rem blong ini bukan kali pertama terjadi. Oleh karenanya, warga meminta ada perhatian dari pemerintah untuk membuatkan sarana penyelamat di sekitar lokasi kejadian.

Sementara peristiwa ini berakhir dengan damai. Pihak keluarga sepakat mengganti kerusakan akibat kejadian ini. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
[pekok2]