URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
RST DKT dr. Asmir Salatiga, menggelar bakti sosial khitanan massal, pengobatan gratis dan vaksin Covid 19 di rumah Kades Boto Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, Sjaichul Hadi, (25/6/2022). Dalam Kegiatan yang diikuti 36 anak tersebut juga dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis dan vaksin Covid 19.

Mbak Google

KABAR RASIKA

RST DKT Salatiga, Gelar Bakti Sosial Khitanan Massal, dan Vaksin Covid 19 di Rumah Kades Boto

RST DKT Salatiga, Gelar Bakti Sosial Khitanan Massal, dan Vaksin Covid 19 di Rumah Kades Boto

RST DKT Salatiga, Gelar Bakti Sosial Khitanan Massal, dan Vaksin Covid 19 di Rumah Kades Boto

Sejumlah anak usai dikhitan dirumah Kades Boto Sjaichul Hadi (Poto dok ist)
Sejumlah anak usai dikhitan dirumah Kades Boto Sjaichul Hadi (Poto dok ist)
featured-img

RST DKT dr. Asmir Salatiga, menggelar bakti sosial khitanan massal, pengobatan gratis dan vaksin Covid 19 di rumah Kades Boto Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, Sjaichul Hadi, (25/6/2022). Dalam Kegiatan yang diikuti 36 anak tersebut juga dilakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis dan vaksin Covid 19.

Kepada media, Kades Boto kecamatan Bancak, H. Sjaichul Hadi, S. Pt. mengatakan jika pihaknya mendukung kegiatan bakti sosial tersebut. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada RST DKT dr. Asmir Salatiga, Forkompincam Bancak, Puskesmas Bancak, Korwil Pendidikan Kec Bancak dan pihak-pihak terkait lainnya atas terselenggarakannya bakti sosial tersebut.

“Harapan kami ke depan, RST DKT dr. Asmir Salatiga akan menindaklanjuti kegiatan Bakti Sosial ini setiap pada setiap bulan di berbagai wilayah Kabupaten Semarang, Kota Salatiga dan sekitarnya,”ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Komandan Rayon Militer (Danramil) Bringin, Kodim 0714 Salatiga, Kapten Inf Agung Kartika, saat mengungkapkan bahwa kegiatan baksos pengobatan gratis dan sunatan massal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Boto dan sekitarnya.

“Apalagi pasca pandemi ini dapat menjawab keinginan warga dalam mengkitanankan putra-putranya,”ungkapnya.

Kapten Agung menambahkan, fasilitas gratis atau baksos ini diselenggarakan bekerjasama dengan TNI Denkes DKT Salatiga. Untuk pelaksanaan khitanan menggunakan teknologi laser, sehingga para peserta atau anak anak tidak merasa sakit.

“Dengan teknologi laser, anak yang ikut khitan tidak merasakan sakit dan bahkan bisa langsung membonceng sepeda motor orangtuanya,”tambahnya.

Disampaikan Kapten Agung, sebenarnya masih banyak anak yang ingin ikut khitanan, namun karena keterbatasan tenaga medis dan faktor lainnya, maka untuk peserta dibatasi

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Yayasan Jallu Nusantara Indonesia (YJNI) dan PC Fatayat NU Kota Salatiga menandatangani nota kesepahaman di Salatiga pada 7 Juli 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender....
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah...
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemerintah Kabupaten Semarang memproyeksikan pendapatan daerah 2027 sebesar Rp1,92 triliun, turun Rp399,89 miliar dari APBD 2026 akibat berkurangnya pendapatan asli daerah dan transfer pemerintah. Bupati...
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"